
Episode Kenzo Sandreas
Hayo di periksa dulu, udah di like dan di komentari belum episode sebelumnya? Jika beli yok yok jangan lupa ya🙏🙏🙏🙏❤️
"Kalian terlalu pandai dalam berakting. Tapi maaf, aku hanya ingin kebebasan wanita ku. Putuskan segala hubungan kalian padanya. Aku tidak ingin kejadian di masa lalu akan terjadi lagi. Aku juga mengetahui bahwa kau membutuhkan ini untuk perusahaan mu dalam mengelola dan proyek yang telah kalian korupsi." Jawab Kenzo.
"Anggap saja ini adalah permintaan ku sebagai calon suami Zhafira untuk membayar kebebasannya. Aku tidak ingin melihatnya menderita lagi." Jawab Kenzo yang mengeluarkan aura membunuh yang membuat orang lain takut menatapnya.
"Kalian tidak mungkin menolak semua ini. Jangan terlalu munafik. Tapi ingat, setelah ini jangan pernah mengganggu ya atau kalian tau akibatnya. Dan segera menjauh dari kehidupan ya." Ucap Kenzo yang memerintah dengan lantang.
"Aku juga tidak akan memperhitungkan apa yang terjadi di masa lalu." Jawab Kenzo yang pelan terdengar oleh Ceysi.
"Dan aku tidak akan menarik kembali apa yang aku berikan kepada orang lain." Jawab Kenzo kepada mereka.
"Kau mau ikut aku atau tetap di sini? Aku tunggu sepuluh menit di mobil. Jika tidak datang jangan harap kembali pada ku." tanya Kenzo kepada Zhafira dengan berbisik dan Kenzo pergi dari ruang tamu itu.
"Ibu, Ayah, Ceysi. Maaf jika permintaan Kenzo keterlaluan." Jawab Zhafira yang lembut.
"Tapi apa yang di katakan Kenzo itu benar. Terima kasih telah merawat selama ini. Dan aku juga datang kemari hanya untuk mengatakan hal itu. Mulai sekarang jangan anggap kita keluarga karena selama ini juga kalian tidak menganggap aku ada." Jawab Zhafira lagi dengan pelan.
"Zhafira? Apakah ini yang kau katakan atas apa yang ayah lakukan selama ini kepada mu?" tanya Gion yang melangkah ke arah Zhafira dan memegang tangan Zhafira.
"Terima kasih atas perlakukan mu. Tapi apa yang di katakan Kenzo benar ayah. Aku hanya ingin mengambil keputusan apa yang ingin aku lakukan dan membuat ku bahagia. Jadi untuk kali, izinkan aku memutuskan hubungan dengan kalian." Ucap Zhafira.
"Kau anak durhaka." Ucap Cai yang menunjuk kepada Zhafira.
"Kau tega meninggalkan aku?" tanya Gion sekali lagi.
"Ayah, apa yang menjadi milik ku akan selalu menjadi milik ku. Dan apa yang tidak menjadi milik ku akan tidak menjadi milik ku." Jawab Zhafira.
"Apa yang kau maksud Zhafira?" tanya Gion.
"Ayah, terima kasih telah menjadi ayah ku selama ini. Tapi cukup sampai disini, aku tidak mau menyakiti lebih banyak lagi." Jawab Zhafira yang melepaskan tangan Gion dari tangannya.
"Dan Ibu Cai aku sudah memaafkan apa yang telah kau lakukan pada ku. Tapi aku akan selalu ingat apa yang telah kau lakukan pada ku." Jawab Zhafira.
"Ceysi, aku sudah mengikhlaskan Damico bersama mu. Aku tidak akan mengganggu mu dengannya lagi. Dan aku akan datang saat pesta pertunangan mu dengan Damico sebagai pertemuan kita terakhir kalinya sebagai keluarga." Jawab Zhafira kepada Ceysi.
"Dan di saat itu aku ingin kalian benar-benar bisa melepaskan aku. Izinkan aku menemukan kebahagian ku sendiri tanpa ada rasa dendam apapun kepada keluarga ini." Jawab Zhafira.
"Maaf dan terima kasih." Jawab Zhafira yang ingin pergi namun tiba-tiba bibi pelayan datang.
"Tuan, Nyoya malam kita sudah siap." Jawab Bibi.
"Nona Zhafira kenapa pergi dengan cepat?"
"Bibi terima kasih selalu baik kepada ku. Selamat tinggal." Jawab Zhafira yang memeluknya kemudian pergi berjalan keluar. Sementara Kenzo segera melangkah ke mobilnya.
"Aku datang untuk balas dendam tapi hati aku menolak. Tapi saat Kenzo datang memberikan aku keberanian sedikit. Tapi aku tidak ingin menyakiti hati orang lain." Jawab Zhafira dalam hati.
"Tapi aku juga tidak ingin terus menerus di sakiti mereka. Mungkin ini sudah menjadi jalan yang benar. Aku tidak perlu balas dendam dan tidak perlu terus menerus ada di lingkaran mereka. Karena pada awalnya mereka ingin menyingkirkan aku." Jawab Zhafira yang kembali berjalan setelah bergumam dengan hati dan pikirannya.
Sejak tadi Kenzo mendengarkan apa yang di katakan oleh Zhafira.
"Dasar gadis bodoh." Jawab Kenzo yang melangkah pergi.
"Terlalu baik dan lembut juga tidak baik. Mau sampai kapan kau di sakiti oleh orang lain?" tanya Kenzo dalam hati saat masuk ke dalam mobil dan duduk.
"Pilihan yang tepat." Jawab Kenzo yang sedang duduk di dalam mobil dan berkata saat Zhafira yang masuk ke dalam mobilnya duduk di samping Kenzo.
Zhafira yang tidak menjawab apapun, ia hanya mengeluarkan air matanya terus menerus.
"Jalan Uncle." Ucap Zhafira lalu Kenzo menganggukkan kepalanya. Riki menghidupkan mobil dan langsung mengemudi mobil pergi meninggalkan rumah Shen.
Zhafira yang terus menerus menangis di dalam mobil membuat Kenzo tidak tega dan memberikan sapu tangannya kepada Zhafira. Zhafira yang mengambil sapu tangan yang di berikan Kenzo. Mengeluarkan ingus ya dan menangis kembali. Kenzo yang melihat itu mengeluarkan ekspresi yang jijik tapi kasian.
"Dasar gadis jorok." Jawab Kenzo.
"Diam lah Ken, semua ini gara-gara kau." Jawab Zhafira.
"Suruh siapa bilang pada ku ingin balas dendam tapi saat menghadapi mereka saja tidak bisa menjawab pertanyaan yang di berikan." Jawab Kenzo yang melihat Zhafira yang masih tersedu-sedu menangis.
"Lalu dengan begitu kau dengan mudahnya memotong pembicaraan dan datang ke sana?" tanya Zhafira yang menahan sedakkan tangisannya.
"Jadi aku salah?" tanya Kenzo dengan melihat Zhafira dan Zhafira melihatnya menatap dengan jelas.
"Tentu." Jawab Zhafira kemudian memalingkan wajahnya kepada Kenzo.
"Kalau begitu kenapa tidak memiliki kekuatan untuk menghadapi mereka?" tanya Kenzo menghilangkan kedua tangannya dan membalikkan pandangannya karena telah di balikkan juga oleh Zhafira.
"Bukan tidak ada keberanian. Walau setelah ap yang terjadi kepada ku. Mereka tetap satu-satunya keluarga yang aku punya." Jawab Zhafira.
"Kau masih menganggap mereka Keluarga setelah apa yang mereka lakukan pada mu? Apakah mereka pantas dengan itu? Jadi mereka itu adalah keluarga yang kau maksud?" tanya Kenzo.
"Aku tau, tapi hati kecil ku tidak tega." Jawab Zhafira yang terus menangis dan menjawabnya dengan jujur.
"Sudah-sudah jangan menangis lagi. Terlalu jelek dan terlalu lemah." Jawab Kenzo.
"Iya aku cengeng. Puas." Jawab Zhafira.
"Lakukan apa yang ingin kau lakukan." Jawab Kenzo yang memejamkan matanya untuk tertidur namun mendengarkan Zhafira yang terus menangis hingga di mansion Kenzo
Mereka terus berdebat di dalam mobil saat perjalanan sehingga membuat Riki membawa mereka ke mansion Kenzo.