Junior Sandreas

Junior Sandreas
Makan siang di dalam mobil



Episode Bella Sandreas.


"Nona, gunakan ini." Ucap Melly memberikan topi dan masker kepada Bella


"Oke Bi." Jawab Bella yang menerima dan mengunakannya.


"Nona kembali lah dalam waktu 30 menit. Jangan terlalu lama, dan ini makan siang mu. Makanlah dengan cepat." Ucap Melly memberikan kotak makan kepada Bella.


"Iya, iya, Bibi cerewet sekali." Jawab Bella.


"Aku tidak ingin mengganggu kebahagian nona, tapi jika karena Feng anda sakit. Saya tidak akan pernah mengizinkan Anda bertemu dengannya lagi." Jawab Melly.


"Siap bibi." Jawab Bella memeluk Melly dan mengambil nasi kotak ya.


"Bentar, saya melihat dulu keadaan d luar." Ucap Melly yang berjalan ke pintu dan melihat keadaan di luar. Ternyata banyak orang yang lebih berkerumunan ke tenda kecil Dailon.


"Aman, Anda hati-hati." Jawab Melly yang menyuruh Bella untuk keluar dengan cepat.


Bella langsung keluar dan berjalan dengan cepat menuju mobil Feng. Beberapa langkah dari lokasi syuting dia sudah melihat mobil Feng. Bella langsung mendekati mobil itu dan Feng langsung membuka pintu untuk Bella.


"Ada apa kemari?" tanya Bella.


"Es cream untuk mu." Jawab Feng.


"Es cream?" tanya Bella yang menerima es cream itu setelah meletakkan bekal makan siang yang di berikan oleh Melly tadi.


"Belum makan siang?" tanya Feng.


"Hehe belum. Terima kasih sudah memberikan es cream untuk ku." Jawab Bella yang sangat bahagia melihat es cream itu.


"Jangan makan es cream ya dulu, makam siang dulu." Ucap Feng.


"Tidak apa-apa. Jika aku makan siang dulu, es cream ini akan mencair. Aku makan ini dulu." Ucap Bella setelah itu langsung memasukkan es cream ke dalam mulutnya.


"Aih, nanti perut mu sakit." Ucap Feng


"Tidak. Pagi tadi sudah sarapan dengan nasi jadi tidak apa-apa." Jawab Bella.


"Terserah mu." Jawab Feng yang sebenarnya dalam hati sangat senang melihat Bella menikmati es cream yang di bawa oleh ya untuk Bella.


"Jam berapa pulang syuting?" tanya Feng


"Mungkin sore." Jawab Bella.


"Oh." Jawab Feng yang sebenarnya dalam hati ingin bertanya tentang gosip yang telah terjadi di sosial media dan berita.


"Kenapa?" tanya Bella.


"Tidak apa-apa. Oh ya, sepertinya aku malam ini tidak bisa kembali ke apartemen lagi." Jawab Feng.


"Di rumah sakit mengurus pasien lagi?" tanya Bella.


"Tidak, aku ada urusan di luar kota untuk 2 hari. Sekitar dua jam lagi akan berangkat." Jawab Feng.


"Jadi kau datang hanya ingin memberitahu ku. itu?" tanya Bella yang sedang memegang sendok es cream dan masih memasukkannya di dalam mulutnya saat berbicara.


"Aku takut kau merindukan ku, jadi aku datang untuk bertemu dengan mu sebelum pergi." Jawab Feng dengan mengelus kepala Bella.


"Aku yang rindu atau kau yang rindu?" tanya Bella.


"Iya iya, aku yang rindu. Aku akan pergi dan tidak melihat mu beberapa hari. Jadi aku datang kemari untuk berpamitan dan juga melihat mu." Jawab Feng.


"Urusan apa? kenapa begitu lama?" tanya Bella.


"Oh." Jawab Bella.


"Sudah, jangan terlalu banyak makan es cream, makan bekal mu." Ucap Feng yang membuka kotak itu untuk di nikmati oleh Bella


"Oke." Jawab Bella dengan tersenyum kepada Feng dan menerima sumpit yang sudah di buka oleh Feng dan menerima kotak makanan itu.


"Tidak bawa minum?" tanya Feng dan Bella menggelengkan kepalanya karena mulutnya penuh dengan makanan.


Feng menoleh ke belakang dan mengambil botol air mineral di tempat minum yang berada di interior kulkas mini yang berada di tengah mobil Feng.


"aaak!" Ucap Bella dengan menyodorkan sumpit yang berisi makanan kepada Feng.


Feng menerima itu dengan membuka mulutnya dan melahap makanan itu.


"Makanlah yang banyak, aku bisa makan di luar. Dan ini minumnya." Ucap Feng yang memberikan botol minum air mineral yang sudah di buka tutup botolnya kepada Bella.


"Setidaknya kita makan di mobil." Jawab Bella.


"Sudahlah. Makan dengan kenyang karena akan syuting kembali. Jika kau tidak makan dengan benar, aku tidak akan di izinkan oleh Melly untuk bertemu dengan mu lagi." Jawab Feng.


"Ha?" tanya Bella.


"Dua jam yang lalu aku menelpon Melly karena pesan ku tidak di balas oleh mu. Lalu aku bertanya kepadanya dan...." Feng menceritakannya.


"Hahahaha, jadi bibi Melly mengancam mu dengan begitu?" tanya Bella.


"Iya, dia mengatakan bahwa majikannya akan memberikan ku pelajaran jika aku menyakiti mu." Ucap Feng.


"Tidak bisa menyalahkan bibi Melly juga, dia sangat sayang kepada ku dan patuh terhadap Daddy dan Bunda. Jadi ini adalah pekerjaannya yang harus melindungi dengan baik." Jawab Bella.


"Aku tidak menyalahkan bibi Melly. Tapi sosok dia mengingatkan aku dengan orang yang aku kenal. Tapi sudah lah jangan di fikirkan. Yang lebih ingin aku ketahui adalah bagaimana sebenarnya keluarga mu itu Bella?" tanya Feng.


"Keluarga ku?" tanya Bella.


"Iya, sejak kau kecil. Kau sudah di ikuti oleh pengawal pribadi. Sepertinya kau itu adalah tuan putri dan juga kenapa memilih menjadi artis yang penghasilannya tidak seberapa jika kau adalah seorang putri dari keluarga kaya." Jawab Feng ingin mencari tahu tentang keluarga Bella. Karena dia sudah berusaha juga untuk mencari tentang keluarga Bella namun tidak bisa mendapatkan sedikit pun informasi.


"Hanya dari keluarga yang biasa saja. Dan memilih menjadi artis hanyalah kesenangan ku saja." Jawab Bella.


"Hemmmm, lalu kapan aku bisa bertemu dengan keluarga mu untuk bisa lebih mengenal mereka agar mempermudah diri ku mendapatkan mu seutuhnya dengan cepat." Jawab Feng.


"Kau ingin bertemu dengan Daddy dan Bunda?" tanya Bella dengan tersedak makanan. Lalu Feng memberikan botol air mineral kepada Bella dan memberikan tisu kepada Bella.


"Iya " Jawab Feng.


"Hmmm, bukan aku tidak ingin mempertemukan mu dengan mereka tapi jadwal ku masih padat sehingga belum bisa kembali ke rumah." Jawab Bella yang masih saja makan dan hampir selesai menghabiskan bekalnya untuk memberikan alasan yang tepat kepada Feng.


"Oh. Bagaimana jika di mulai dengan mengenal keluarga ku dulu?" tanya Feng.


"Boleh. Tapi tidak sekarang, aku masih belum siap dan juga jadwal ku masih sibuk." Jawab Bella.


"Iya aku mengerti. Tapi jika terjadi sesuatu jangan sungkan untuk meminta bantuan ku." Jawab Feng.


"Tentu," jawab Bella dengan tersenyum.


"Aku akan menunggu mu sampai kau siap. Kita jalanin pelan-pelan dulu." Jawab Feng.


"Tentu." Jawab Bella yang meletakkan bekas bekal yang sudah selesai di makan olehnya.


"Ada bekas makanan di bibir mu." Ucap Feng yang langsung mengarahkan jempol tangannya ke sudut bibit kanan Bella dan mengelap bekas saus yang tertinggal.


Mereka saling bertatapan.