
Feng yang sudah tiba di dalam apartemen langsung masuk. Priscilla yang sudah duduk di meja makan melihat Feng yang datang.
"Kakak sudah pulang." Tanya Priscilla yang langsung menyambut Feng.
"Iya." Jawab Feng yang sedang membuka sepatunya dan mengganti dengan sandal.
"Kita makan dulu." Jawab Priscilla.
"Sepertinya Kakak ingin membersihkan diri dulu setelah itu menunggu Bella untuk datang." Jawab Feng.
"Bella?" tanya Priscilla.
"Iya." Jawab Feng.
"Oh. Tadi dia kemarin mencari Kakak." Jawab Priscilla.
"Apa? Dia sudah datang kemari?" tanya Feng.
"Iya." Jawab Priscilla berjalan kearah dapur meninggalkanmu Feng.
"Tunggu? Adek tidak ada mengatakan hal apapun kan ketika dia datang dan membuatnya salah paham?" tanya Feng yang menahan Priscilla untuk mengatakan apa yang terjadi ketika Bella datang.
"Tidak. Aku hanya menjawab bahwa Kakak sedang berada di rumah sakit." Jawab Priscilla.
"Kau yakin hanya itu yang kau jawab dan tidak ada lagi hal yang lain?" tanya Feng.
"Iya. Kakak tidak percaya apa yang aku katakan?" tanya Priscilla.
"Percaya. Tapi ingat jangan jahil." Jawab Feng yang tidak mau memperpanjang masalah ini.
"Baguslah. Mungkin saja wanita kakak yang tidak mempercayai Kakak sehingga dia pergi begitu saja ketika aku sudah mengatakan hal itu." Jawab Priscilla lagi.
"Ha ... apa?" tanya Feng lagi.
"Aku bilang bahwa Kakak masih berada di rumah sakit. Tapi sepertinya wajahnya menunjukkan ekspresi yang lain ketika aku yang membuka pintu apartemen kakak." Jawab Priscilla.
"Hmm." Feng bergumam dan langsung masuk ke kamar untuk membersihkan dirinya dengan cepat agar bisa pergi menemui Bella.
"Hihi, seperti nya memang benar artis itu sudah membuat Kakak benar-benar menyukai ya. Baru pertama kali aku melihat wajah khawatir Kakak kepada wanita lain selain aku atau nenek." Jawab Priscilla dalam hati melihat Feng buru-buru masuk ke dalam kamarnya.
"Semoga dia tidak salah paham." Jawab Feng dalam hati sejak tadi masuk ke dalam kamar hingga saat ini akan keluar dari kamarnya setelah selesai mandi.
"Kakak mau kemana? Tidak makan dulu?" tanya Priscilla yang melihat Feng terburu-buru keluar dari kamar untuk keluar dari pintu apartemen menuju ke tempat Bella.
"Tidak." Jawab Feng.
"Hahahha. Semoga sukses Kakak." Jawab Priscilla dengan tertawa kecil karena telah mengerjai mereka berdua untuk meningkatkan kepercayaan mereka berdua.
Feng yang keluar dari apartemennya menuju ke ke apartemen milik Bella. Feng juga berusaha untuk menelponnya namun tetap tidak diangkat oleh sejak ia selesai mandi hingga saat ini ia berada di depan apartemen.
"Baiklah jika tidak ingin mengangkatnya dan juga tidak ingin membukanya maka aku akan masuk sendiri." Jawab Feng dalam hati.
Feng yang sudah mengetahui password apartemen berlangsung masuk ke dalam apartemen Bella dengan menggunakan password yang dia miliki. Dan ternyata saat itu Bella sudah berada di depan pintu apartemen dengan ekspresi yang urut dan melibatkan kedua tangannya juga dengan silang.
"Princess?" panggil Feng.
"Aku akan menjelaskan tentang apa yang princess lihat tidak seperti yang di bayangkan." Jawab Feng yang mengikuti Bella.
Feng yang melihat meja bela penuh dengan cup es krim dan juga kulit buah-buahan yang bertebaran di lantai sehingga membuat Feng menggelengkan kepalanya melihat hal ini.
"Apakah apa yang aku khawatirkan sejak tadi itu terjadi bawah Iya benar-benar salah paham tentang Priscilla." Jawab Feng dalam hati ketika di sofa.
"Apa saya ingin kau bicarakan kepadaku." Jawab Bella dengan sinis.
"Princess tentang orang yang ada di dalam apartemenku itu adalah adik ku yang bernama Priscilla Zou. Kami adalah saudara satu ibu dengan berbeda Ayah." Jawab Bella.
"Oh." Jawab Bella dengan ekspresi yang sedikit berubah dan mengingat wajah wanita yang dilihat di dalam apartemen Feng.
"Mirip sih." Jawab Bella dalam hati.
"Iya. Beberapa hari yang lalu ia masuk rumah sakit lagi karena kondisinya yang lemah sejak ia kecil hingga saat ini. Karena Aku ingin merawatnya makanya tinggal di sini setelah sembuh akan kembali lagi." Jawab Feng.
"Aku tidak ada bertanya." Bella kepada Feng dengan wajah yang tidak terlalu cemburu seperti tadi.
"Sepertinya suasana hatinya sudah mulai membaik dan aku berhasil membujuknya dengar penjelasanku yang langsung pada intinya."
"Tadi Priscila mengatakan bahwa kau datang ke apartemen dan membuka nya adalah dia. Karena hal itu aku berpikir bahwa princess akan salah paham tentang kehadirannya maka dari itu aku menjelaskannya lebih dulu sebelum salah paham." Jawab Feng.
"Tidak. Aku tidak ada berpikir apapun tentang hal itu. Siapa ingin mendengarkan penjelasan itu dari mu." Jawab Bella.
"Berarti kau benar-benar mempercayai ku sepenuhnya ?" tanya Feng.
"Apa hubungan dengan mempercayai dengan hal itu?" tanya Bella.
"Wanita ini memang ribet. Katanya tidak ingin penjelasan namun ketika dibilang bahwa ia mempercayai ku malah menyalakan ku kembali." Jawab Feng dalam hati.
"Oke. Sekarang pada intinya bahwa kedatangan ku kali ini adalah ingin meminta maaf padamu bahwa aku yang terlalu egois dan cemburuan terhadapmu." Jawab Feng yang mengalah kepada Bella dengan membujuknya dengan merendah.
"Sebenarnya Apa yang kau pikirkan ketika aku ingin bertemu denganmu dan kau tidak ingin bertemu denganku? Dan mengapa ponselmu bisa hancur seperti itu?" tanya Bella kepada friend untuk menjelaskan semua kejadian yang telah berlalu.
"Ia. Aku yang salah princess. Aku terlalu cemburu ketika warganet mengatakan hal tentangmu dan artis itu." Jawab Feng yang berjalan mendekati Bella selalu memegang tangannya.
"Maafkan aku yang terlalu pemburuan terhadap pekerjaan dan seharusnya aku lebih percaya padamu. Dan seharusnya aku harus bertanya kepadamu secara langsung daripada harus melihat komentar itu benar atau salah sebagai klarifikasi." Jawab Feng lagi dengan memegang tangan Bella dan memberikan ekspresi yang imut di hadapan Bella sehingga Bella tertawa melihat wajah Feng yang seperti itu.
"Tapi bukan karena semua itu merupakan hal yang wajar untuk orang yang sangat mencintaimu?" tanya Feng.
"Cemburu dengan melakukan hal yang seperti itu dan bersikap tidak dewasa?" tanya Bella.
"Iya iya aku salah. Janji kami tidak akan melakukan hal seperti itu lagi." Jawab Feng kepada Bella dengan mencium tangan Bella.
"Laki-laki ini benar-benar menggemaskan. Tapi jika kali ini aku maaf ini dengan cepat nanti dia akan melakukan hal yang sama kembali." Jawab Bella dalam hati.
"Princess maafkan aku. Ku mohon...." Jawab Feng dengan merengek kepada Bella.
"Aku agama maafkan jika kau mengatakan Yang sejujurnya saat menjemputku ke kota A." Jawab Bella.
"Maksudnya?" tanya Feng yang terkejut ketika Bella mengetahui bahwa ia pernah menyusul Bella hingga ke kota A.