Junior Sandreas

Junior Sandreas
Feng sudah Kembali.



Episode Bella Sandreas


Dengan berjalan seperti zombie yang tidak memiliki tenaga lagi dan semangat lagi. Bella yang sejak awal hari hanya berperilaku profesional dalam melakukan segala tanggung jawab yang di harus dilakukan olehnya pada profesi dirinya. Dan dari semua yang telah terjadi yang mengakibatkan beberapa skandal yang menjadi pencarian hot bagi pembaca dan juga para wartawan.


Bella tidak mempedulikan hal itu lagi karena baginya gosip seperti itu sudah menjadi bagian dari hidupnya. Namun karena terlalu lelah, Bella hanya diam saja sejak selesai semua jadwal dirinya hari ini. Bella dan Melly yang baru saja tiba di apartemen.


"Bi, pulanglah. Istirahat, bibi juga pasti lelah. Aku juga ingin istirahat cepat." Jawab Bella yang membaringkan tubuhnya di sofa.


"Bibi letak semua ini dulu dan membuatkan makan malam Nona." Jawab Melly.


"Tidak perlu Bi, setelah membereskan semua barang-barang itu bibi pulanglah." Jawab Bella.


"Tapi," jawab Melly yang sedang menyusun alat makeup Bella di lemari. Dan mengambil pakaian yang sudah di gunakan itu ke dalam keranjang baju kotor.


"Aku nanti bisa delivery saja jika lapar. Lagian tadi sudah makan di saat syuting." Jawab Bella.


"Baiklah jika Nona ingin seperti itu." Jawab Melly kepada Bella.


"Kunci pintunya Bi jika keluar, aku mau mandi." Jawab Bella yang berdiri dari sofa dan berjalan ke kamarnya.


"Oke nona." Jawab Melly kepada Bella.


Bella yang pergi bergegas membersihkan dirinya di kamar mandi sedangkan Melly masih sibuk dengan menata semuanya yang di bawa ke lokasi syuting tadi. Setelah itu, Melly pergi meninggalkan Bella yang masih di dalam kamar mandi.


Bella pertama-tama menghapus makeup ya dan mencuci wajahnya sesuai dengan urutan skincare yang digunakan olehnya sebelum mandi di depan cermin dan air wastafel yang mengalir. Di samping kaca yang telah berjajar berbagai produk wajah dan keperluan lainnya yang memang ada di dalam kamar mandi. Sambil menunggu air di bathtub cukup.


Bella yang menyiapkan bahan lainnya yang di campur pada air di dalam bathtub. Lalu dirinya membuka handuk dan memasukkan dirinya ke dalam bathtub. Berendam di dalam bathtub beberapa waktu sambil memejamkan mata dan memberikan perawatan tubuhnya menjadi rileks karena seharian telah bekerja.


"Memang seperti ini yang paling nikmat." Jawab Bella yang mengambil masker wajah yang di gunakan olehnya di wajahnya.


Melakukan perawatan untuk memanjakan dirinya sendiri. Setelah selesai merendam dan juga menggunakan masker wajah, Bella bergegas keramasan dan mandi seperti biasanya dengan air shower.


Kembali melakukan rutinitas perawatan diri pada wajah dan tubuhnya setelah mandi. Dan menggunakan hair dryer untuk mengeringkan rambutnya yang basah. Setelah semua itu selesai Bella yang berada di ruang tamu mendengar suara pintu di sebelah terbuka. Membuat dirinya bergegas berlari ke arah pintu dan melihat apakah Feng sudah kembali.


Bella membuka pintu apartemen dirinya dan mengeluarkan wajahnya secara sembunyi-sembunyi seperti sedang mengintai orang lain. Bella melihat apartemen Feng di mana angka pasword pada lampu itu menyala yang menandakan baru saja terbuka.


"Dia sudah kembali?" tanya Bella dalam hati dan berlari ke arah apartemen Feng.


Bella saya ingin menekan tombol Bel pada apartemen Feng, mengurungkan niatnya dan kembali masuk ke dalam apartemen dirinya.


"Untuk apa aku ke sana? Seharusnya jika memang dia sudah kembali dia akan datang padaku. Kita tunggu saja." Jawab Bella yang tersenyum di balik pintu.


Sedangkan Feng yang baru pulang dari rumah sakit langsung masuk ke dalam kamar mandi dan meletakkan semua pakaian kotornya Di dalam keranjang baju. Feng membersihkan dirinya dan memakai sweater berwarna hitam dan juga celana panjang yang berwarna hitam.


"Kenapa tidak ada memberi kabar, bahkan tidak ada datang ke sini. Padahal apartemen berdekatan."Jawab Bella yang sedang duduk dan memeluk bantal sedang bertanya-tanya.


Feng ingin membuat makanan pergi ke dapur dan melihat isi kulkas yang kosong dan membuat dirinya berinisiatif untuk keluar mencari makanan. Sedangkan Bella yang sedang beradu pada prinsipnya untuk tidak terlebih dahulu mendatangi Feng.


"Kau itu wanita, seharusnya kau menunggu dia yang datang duluan."


"Tidak apa-apa, biasanya kau selalu lebih dulu mendatangi ya."


"Kalau kau merindukannya untuk apa harus menahannya, tidak masalah jika wanita lebih berinisiatif."


"Aaaaaaa, sudah kalian terlalu berisik. Biar aku yang menentukannya." Ucap Bella yang menjerit di sofa dan melemparkan bantal yang di pelukan ya tadi.


Namun, tetap saja dirinya beranjak dari sofa dan pergi keluar untuk menekan bel pintu apartemen Feng. Bella yang sudah berada di depan pintu apartemen Feng sangat ragu-ragu untuk menekannya.


"Tekan."


"Jangan."


"Tekan."


"Jangan."


"Tekan."


"Aaam sudah tekan saja." Ucap Bella yang sudah mengangkat jari telunjuknya ke arah tombol bel yang ada di depannya.


Namun, tiba-tiba pintu terbuka dan membuat Bella terbengong berdiri dihadapan bank yang sudah membuka pintu.


"My princess?" panggil Feng yang terkejut.


"Ooh." Ucap Bella memejamkan matanya ketika melihat Feng.


Sedangkan Feng melihat Bella yang ingin menekan tombol bel pintu apartemen dirinya.


"Sedang apa?" pura-pura Feng yang bertanya tentang apa yang sedang di lakukan oleh Bella.


Sedangkan Bella langsung menarik tangannya dan berbalik badan membelakangi Feng. Bella yang ingin kabur dari Feng di tahan oleh Feng dengan memeluk Bella dari belakang tubuh Bella. Tangan Feng menahan tangan Bella dan membuatnya melangkah dan melingkarkan kedua tangannya ke tubuh Bella.


"Mau ke mana?" tanya Feng yang sudah memeluk Bella.


"Lepaskan." Ucap Bella.


"Tidak." Jawab Feng.


"Lepaskan Feng." Ucap Bella lagi.


"Tidak. Aku akan melepaskan mu asal kau mengakui bahwa kau merindukan ku sehingga datang ke apartemen dan memeriksa apakah aku sudah kembali atau tidak." Jawab Feng.


"Kau terlalu PD, lagian aku tadi sudah melihat mu kembali. Hanya saja kenapa tidak langsung mencari ku?" Jawab Bella sambil bertanya juga pada kalimat terakhir.


"Tunggu kau bilang kau melihat ku kembali?" tanya Feng yang meletakkan kepalanya di bahu kanan Bella dan semakin memeluk Bella dengan melingkarkan kedua tangannya di perut Bella.


"Iya." Jawab Bella yang melihat ke arah wajah Feng yang berada di bahu kanannya menyandar.


"Jadi kau sejak tadi menunggu ku untuk datang menemui mu sehingga kau tidak sabar dan langsung ingin mendatangi ku?" Tanya Feng dengan wajah ya yang tersenyum.


"Kenapa aku merasa laki-laki ini sengaja mengatakan semua itu seolah-olah tebak kan yang diberikan olehnya itu memang benar adannya. Atau dia berpura-pura bodoh?" tanya Bella dalam hati sambil terbengong melihat Wajah Feng.