
Tunggu Jadwal 00.00, 06.00, 12.00, 18.00 yah 😂 up 5 episode kita
Bella naik lift menuju ke apartemen Kris untuk memberikan sedikit makanan yang dibawa dari rumah Caca. Setelah itu, Bella langsung meninggalkan tempat itu dan pergi menuju ke kota C.
Kriss yang baru pulang dari sekolah seperti biasanya membersihkan dirinya lalu membuka kulkas untuk memasak makan siang. Saat Kriss membuka kulkasnya terdapat banyak makanan matang. Seperti rendang daging, soto ikan, dan sebagainnya.
Kriss terkejut dengan kulkasnya yang yang berisi penuh dengan makanan matang. Ia melihat ada sepucuk kertas yang ada di atas makanan tersebut.
"Kakak membagi makanan yang di buat oleh Bunda, mungkin kau merindukan masakan dari Bunda sehingga aku meninggalkannya di sini. Makan yang banyak dan jaga kesehatan. Dari kakakmu yang paling cantik dan yang paling baik. Bella." Isi kertas yang ada di atas makanan dibaca oleh Kriss lalu membuatnya tersenyum.
"Walaupun dia seperti itu, dia tetap Kakak paling baik sedunia." Jawab Kriss dalam hati lalu mengambil masakan soto untuk dipanaskan kembali dan mengambil risol yang tinggal digoreng saja.
Kriss yang sedang menggoreng risol sambil menelepon Kyler dan Farel untuk makan siang bersama dengannya. Tidak berapa lama Kyler dan Farel sudah di depan pintu apartemen Kriss. Kriss membuka pintu apartemennya lalu kembali lagi untuk mengangkat risol yang masih digoreng oleh dirinya.
Kyler dan Farel masuk kedalam apartemen B Kris langsung duduk di meja makan. Sedangkan Kriss mengambil risol yang sudah diangkat olehnya untuk diletakkan diatas meja.
"Masakan Bunda Caca?" tanya Kyler dan Farel secara bersamaan melihat hidangan yang ada di depan mata mereka.
"Iya." Jawab Kriss yang menarik kursi lalu duduk.
"Kapan kau ke sana?" Tanya Farel
"Atau bunda Caca yang mengantarkannya?" tanya Kyler.
"Tidak, Kakak Bella yang membawakan ini untuk kita sebagai permohonan maaf karena telah menyiksa kita sedikit karena hatinya sedang tidak enak." Kriss yang selalu membela Bella karena suasana hatinya yang galau akan mengakibatkan tidak baik bagi dirinya, Farel dan Kyler.
"Kakak Bella memang terbaik. Walaupun dia seperti itu." Jawab Kyler dengan jujur.
"Sudah jangan di bahas, makan saja sekarang." Jawab Kriss yang mengambil nasi putih di atas piring.
Mereka menikmati makan siang itu dari hidangan makanan yang dibawa oleh Bella dari rumah Caca.
"Masakan Bunda Caca memang tiada duanya." Jawab Farel.
"Kau benar." Jawab Kyler.
"Kalian tidak ingin menambah nya lagi?" tanya Kriss.
"Bukan tidak mau hanya saja perutku sudah terisi penuh." Jawab Farel.
"Aku juga." Jawab Kyler.
"Baiklah, aku akan habiskan sendiri." Jawab Kriss yang menghabiskan sedikit lagi soto dan juga risol.
Setelah semua makanan yang ada di di meja makan telah habis, mereka bertiga benar-benar kenyang menikmati makanan.
"Kalian cuci piring dan bereskan." Jawab Kriss.
"Ais." Jawab mereka berdua dengan menghembuskan napas sambil duduk.
Walaupun begitu tetap saja dilaksanakan oleh mereka berdua. Kriss hanya duduk di sofa sambil menonton televisi.
"Kalian sudah siap?" tanya Kriss yang sedang menonton televisi dan melihat Kyler dan Farel duduk di posisi kanan dan kiri Kriss.
"Ada yang aku katakan kepada kalian berdua." Jawab Kriss yang tiba-tiba mematikan televisi nya selalu memulai pembicaraan kepada mereka berdua.
"Ada apa?" tanya Kyler.
"Paman Billy berada di Kota B? Maka hubungi Paman Billy untuk membantuku mencari tahu tentang seseorang yang bernama Ho." Jawab Kriss.
"Ayah?" tanya Kyler.
"Ada apa dengan nama tersebut? bukankah dia salah satu desainer terkenal di kota B?" tanya Farel yang sedikit yang mengetahui tentang Ho.
"Ketika Aku sedang lari pagi di pinggir jalan jauh dari taman biasanya, aku melihat Ho dan juga Daniel. Mereka sedang bertemu di tempat itu seperti sedang bersembunyi-sembunyi. Daniel juga memberikan sesuatu kepada Ho. Setelah itu Ho pergi meninggalkan Daniel." Jawab Kriss dengan singkat tentang cerita pertemuan ia tanpa sengaja melihat Daniel dan Ho.
"Jadi menurut mu Ho ada hubungan yang erat dengan Daniel?" tanya Kyler.
"Aku sudah meminta Paman Robert untuk mengetahui identitas hubungan mereka berdua dan ternyata mereka adalah sepupu. Tapi yang aku inginkan adalah informasi yang lebih detail tentang Ho dari Iya sejak kecil hingga saat ini." Jawab Kriss.
"Maka itu kau memerintah ku untuk memberitahu Ayah tentang hal ini agar Ayah membantu mencari tahu segalanya." Jawab Kyler.
"Iya." Jawab Kriss.
"Jika memang hanya sekedar sepupu, Kenapa harus berjumpa di pinggir jalan kota?" tanya Farel.
"Entahlah, itulah yang membuatku sangat janggal. Di tambah aku mengetahui bahwa Daniel tidak pernah tinggal dengan Kayasi. Dan Ho tinggal di panti asuhan. Dan pernah di wayat kan bahwa Daniel juga tinggal di panti asuhan yang sama dengan Ho. Entahlah aku belum bisa menyimpulkannya dengan baik sebelum mendapatkan data yang lebih." Jawab Kriss.
"Kau benar, mengapa mereka harus bertemu di luar sedangkan bisa saja Ho datang berkunjung ke rumah Daniel." Jawab Kyler.
"Kayasi adalah adik dari ayah Ho. Kayasi juga sering datang ke panti asuhan di mana Ho tinggal ketika waktu itu. Tapi Ho tidak pernah berkunjung ke rumah Kayasi." Jawab Kriss.
"Aneh." Jawab Farel.
"Itulah, semuanya sangat aneh yang membuatku ingin lebih tahu tentang mereka sejak masih kecil hingga saat ini." Jawab Kriss.
"Di tambah dengan Ho adalah teman baik Abang Kenzo. Ho juga mengetahui tentang status Abang. Namun Iya tidak mengetahui keberadaan Daddy, bunda dan aku." Jawab Kriss lagi.
"Ho adalah teman baik Abang Kenzo?" tanya Kyler.
"Iya, dulu aku pernah melihatnya datang ke mansion Abang Kenzo. Namun, dia tidak mengetahui." Jawab Kriss.
"Kenapa tidak bertanya kepada Bang Kenzo bagaimana hubungan mereka yang sebenarnya." Jawab Kyler.
"Yang aku ketahui adalah Ho salah satu teman kuliah Abang Kenzo dan juga teman bisnis dirinya di kota B. Dan dia menjadi salah satu kepercayaan Abang Kenzo sebagai desainer yang merancang beberapa kantor cabang Sandreas." Jawab Kriss.
"Aku hanya ingin mengetahui bagaimana sifat aslinya. Apakah sama dengan sifat yang ia tunjukkan kepada Abang Kenzo atau ada tujuan terselubung dari kedekatannya dengan Abang Kenzo. Dan alasanku tidak ingin mengatakan ini adalah untuk menjaga perasaan abang Kenzo agar dia tidak salah menilai orang. Aku tidak ingin asumsi ini disalah arti oleh Abang Kenzo." Jawab Kriss.
"Aku paham. Aku akan minta bantuan Ayah untuk mencari tahu tentang Ho." Jawab Kyler.
"Iya lebih baik kita mencari tahu dulu informasi sekecil apapun tentang Ho sehingga kita mendapatkan kesimpulan yang diinginkan." Jawab Kyler.
Mereka bertiga mengangguk untuk menyetujui hal ini dalam meminta bantuan Billy.