Junior Sandreas

Junior Sandreas
Desakkan Menikah : Kenzo Sandreas



Kenzo sudah berpikir bawah Jack dan juga Caca memerintahkannya dan juga Zhafira untuk datang karena hal tadi malam. Kenzo berpikir bahwa ada pembantu yang telah melaporkan hal itu kepada Jack. Namun ternyata pikiran Kenzo itu adalah salah.


Jack dan Caca yang mendengarkan penjelasan dari Kenzo tertawa dan semakin di disudutkan untuk segera menikah dengan Zhafira.


"Ah Daddy ada-ada saja. Kami ini lebih mengenal satu sama lain sebelum menjelang ke arah pernikahan." Jawab Kenzo.


"Kita dulu seperti apa MyLotus?" tanya Jack.


"Karena ulah Kenzo dan Bella yang ingin mempersatukan aku dengan hubby." Jawab Caca dengan jujur.


"Tapi juga karena aku juga yang sudah yakin untuk menikahimu dengan cepat." Jawab Jack.


"Iya. Itu juga. Bunda terpesona dengan Daddy mu karena keberaniannya yang ia tunjukkan langsung meminta Bunda ke Kakek mu." Jawab Caca.


"Iya. Karena yang terutama adalah restu dari kedua orang tua Bunda. Mereka adalah orang yang telah melahirkan, merawat dan membesarkan bundamu hingga seperti ini dan bertemu denganku. Tentu saja aku akan meminta Restu mereka terlebih dahulu sebelum mengatakan yang sebenarnya kepada Bunda mu." Jawab Jack.


"Sudah-sudah aku masih mengingatnya dengan jelas bagaimana Daddy berusaha untuk mendapatkan Bunda dan bagaimana Bunda yang ingin menolak Daddy namun akhirnya tetap menerima." Jawab Kenzo dengan kesal karena mendengar kemesraan yang dilakukan oleh Ayah dan Bundanya.


"Hahah." Jack dan Caca tertawa melihat ekspresi yang telah ditunjukkan oleh Kenzo.


"Terus saja menunjukkan kemesraan kalian berdua di hadapan anak-anak nya sejak dulu hingga sekarang tidak pernah berubah." Jawab Kenzo.


"Hahah, bukan kah itu bagus. Dengan begitu kita mendapatkan keluarga yang harmonis tanpa ada pertengkaran maupun hal-hal yang tidak baik." Jawab Jack.


"Iya iya." Jawab Kenzo.


"Kenzo, Bunda dan Daddy mengatakan yang sebenarnya bahwa kau dan juga Zhafira untuk disegerakan karena kami tidak ingin hal-hal yang tidak baik dibicarakan di luar dari keluarga kita." Jawab Caca.


"Aku ingin, kau menjaga Marwah keluarga ini dan juga menjaga Marwah Zhafira maupun dirimu sendiri." Jawab Jack.


"Aku tau Daddy." Jawab Kenzo.


"Maka tentukan tanggal kalian. Lebih cepat lebih baik, lagian memang sudah waktunya kau untuk memiliki seorang istri dan kami ingin mendapatkan orang cucu." Jawab Caca.


"Iya, aku sudah ingin sekali menggendong cucu." Jawab Jack.


"Iya iya, aku akan membicarakan ya kepada Zhafira nanti." Jawab Kenzo.


Yang secara kebetulan zafira yang tiba di rumah Jack dan Caca langsung masuk ke dalam rumah diantar oleh Riki. Dan di saat itu juga Kenzo mengucapkan hal tersebut sehingga membuat Zhafira mendengarkannya.


"Membicarakan apa?" tanya Zhafira yang baru saja datang di dalam ruang tamu.


"Kebetulan Zhafira tiba dengan cepat." Jawab Jack.


Zhafira yang mengetahui tradisi keluarga ini bahwa ia harus memberikan uluran tangan menyalami Kenzo dan Caca ketika bertemu. Zhafira menyalami Caca dan Jack kemudian ia duduk di sofa.


"Mereka menginginkan kita untuk segera menikah dan mencari tanggal yang baik untuk melangsungkan acara tersebut." Jawab Kenzo.


"Tentu saja, bukan kah kau menginginkan nya selama ini?" tanya Kenzo.


"Kenzo, pernyataan mu itu terlalu kasar kepada Zhafira. Apakah kau juga tidak ingin menikah dengan Zhafira? Kenapa harus memberikan pernyataan tersebut kepada Zhafira?" tanya Caca yang memperingatkan Kenzo.


"Tidak, bukan seperti itu Daddy, bunda." Jawab Kenzo nyanyi menjelaskannya namun tidak bisa lalu dipotong oleh Zhafira.


" Yang dikatakan oleh Kenzo itu benar bahwa selama ini yang sebenarnya mencintai lebih dulu adalah aku. Jadi soal pernikahan sudah pasti aku yang menginginkannya sejak dulu. Jadi Daddy dan juga bunda jangan marah kepada Kenzo." Jawab Zhafira.


"Kami tidak marah hanya saja memberikan peringatan kepada Nya untuk lebih sopan dan lembut lagi terhadap seorang wanita. Walaupun kau yang lebih dulu mencintai dia, tapi apa kau juga tidak berhak mendapatkan cintanya juga. Karena hal itu kami memberikan ajaran yang baik kepada Kenzo. Karena aku tidak pernah mendidik anak-anak ku tidak sopan dengan orang lain." Jelas Caca sambil tersenyum melirik kearah Kenzo yang membuat Kenzo sedikit takut.


"Maaf bunda." Jawab Kenzo sebelum melihat amarah dari wajah bundanya.


"Ternyata lelaki ini ini sangat takut kepada Bunda Caca. Aku benar-benar tidak menyangka bahwa Kenzo begitu menghormati Bunda nya dan juga bunda Caca yang mendidik anak-anaknya dengan baik kalaupun Kenzo itu adalah orang yang sangat dingin dan selalu berkata tanpa berpikir menyakiti hati orang lain atau tidak." Jawab Zhafira dalam hati melihat mereka.


"Sudah, sudah. Jadi kapan kalian akan melangsungkan acara pernikahan ini?" tanya Jack.


"Kami akan membicarakannya dengan nanti." Jawab Kenzo.


"Ia bunda. Kalau aku hanya akan mengikuti keputusan dari Kenzo karena aku juga tidak memiliki keluarga lagi didunia ini dan hanya satu-satunya orang yang masih peduli dan juga ada disaat aku membutuhkan." Jawab Zhafira.


"Dan saat ini, keluarga Kenzo. Baik bunda, Daddy dan Bella telah menerimaku dengan keadaan ku yang seperti ini adalah menjadi sebuah hadiah terindah yang Tuhan berikan untukku dalam menguatkan segala cobaan yang telah terjadi pada kehidupanku. Jadi aku hanya mengikuti saran yang paling baik menurut kalian saja." Jawab Zhafira yang merasa dirinya sendiri.


"Baiklah sudah diputuskan bahwa kami berdua yang akan menentukan tanggal pernikahan kalian berdua untuk segera mungkin dilaksanakan. Dan satu lagi, ingatlah Zhafira bahwa kau tidaklah sendirian, saat ini kau sudah memiliki keluarga yang itu di mana ada Aku, Jack Bella dan juga Kenzo." Jawab Caca.


"Terima kasih Bunda." Jawab Zhafira.


"Tentu. Jika Kenzo menyakitimu atau mengecewakannya masa katakanlah saja padaku maka aku akan sepenuhnya membelamu selain itu memang benar." Jawab Caca.


"Tentu Bunda." Jawab Zhafira.


"Sudah jangan cengeng. Begitu saja sudah menangis." Jawab Kenzo yang memberikan tisu kepada Zhafira yang sejak tadi sudah meneteskan air matanya.


"Ini anak." Jawab Caca yang melemparkan bantal yang ada di sofa kearah Kenzo untuk memperingatinya.


"Auuu, sakit bunda." Jawab Kenzo yang mendapatkan lemparan bantal dari Caca ke arah wajahnya.


"Tentu saja sakit. Tidak bisakah kau lembut sedikit dengan wanita?" tanya Caca.


"Iya, iya." Jawab Kenzo yang langsung mengambil tisu dan membantu Zhafira untuk mengusap air matanya yang sudah bercucuran di pipi.


"Terima kasih." Jawab Zhafira mau melihat kelembutan yang telah diberikan oleh Kenzo kepada dirinya melalui perintah Caca.


Caca dan Jack hanya sedang melihat bagaimana Kenzo dan Zhafira ya masih malu-malu di hadapan mereka untuk bermesraan.