Junior Sandreas

Junior Sandreas
Caca Mengetahui



Semua orang kembali ke kamar masing-masing tetapi anak-anak mereka sedang mengobrol di dalam.


"Jadi tentang latar belakang Daddy kami itu benar?" tanya Kyler dan Farel yang selama ini tidak mengetahui kebenarannya hanya sebuah cerita dari daddy masing-masing.


Hal ini dikarenakan kehidupan dunia gelap harus ditinggalkan untuk melindungi keluarga mereka masing-masing dan juga janji mereka kepada istrinya.


"Tentu saja benar. Jadi selama ini latihan kalian dengan kamu untuk apa? semuanya karena untuk melindungi keluarga kita dengan sejarah latar belakang yang menyeramkan." Jawab Bella dengan tersenyum.


"Pantas saja selama ini kita di latih lebih keras di bandingkan dengan latihan orang lain." Jawab Farel.


"Aku jadi ingin lebih tahu di mana saja tempat sejarah itu setelah lamanya hanya mendengar dari sebuah cerita dari Daddy." Jawab Kyler.


"Kalian pikirkan dulu baik-baik tentang keputusan apa yang akan kalian ambil sebelum terjun ke dunia yang seperti itu. Orang tua kalian menceritakan hal itu dan tidak memberikan bukti yang terlalu dalam tetapi melati kalian sejak kecil sebagaimana kekuatan, kecerdasan dan pertahanan yang mereka miliki diwariskan untuk kalian. Agar ketika kalian sudah memahami hal itu, kalian bisa memilih bagaimana takdir yang akan kalian ambil." Ucap Kenzo kepada Kyler dan Farel dengan menyentuh bahu Kyler dan Farel yang sedang berdiri dan berjalan keluar ruangan.


Kyler dan Farel hanya terdiam sambil berfikir keputusan apa yang akan mereka ambil tentang hal yang sudah diketahui oleh mereka tadi. Kriss hanya diam dan mengikuti venzo untuk keluar dari ruangan kerja Max.


"Ingat kalau kalian masih terlalu kecil jangan berani-berani untuk mengambil keputusan ini tapi kalau kalian sudah menganggap dewasa maka kalian sudah memilih jalan kalian dengan pemikiran yang benar-benar matang." Jawab Bella dengan mengelus kepala mereka berdua sebelum meninggalkan ruangan itu.


******


"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Caca yang baru saja melihat Jack masuk ke kamar dengan wajah yang suram.


"Tidak apa-apa." Jawab Jack dengan singkat.


"Katakanlah dengan jujur. Aku mengetahui bahwa ada yang tidak beres tentang kematian ibu dan ayah." Jawab Caca.


Jack yang tidak bisa menyembunyikan rahasia apapun lagi dari Caca menjawab pertanyaan Caca dengan menceritakan semua hal yang ia ketahui.


"Apakah kau memiliki musuh lama?" tanya Caca.


"Entahlah. Setelah menikahimu, aku tidak pernah mencari permusuhan lagi dan juga bersembunyi dari dunia luar maupun gelap. Kita hanya tinggal di pulau di tengah-tengah laut dan hutan selama 16 tahun belakangan ini. Dan hanya berpergian ke luar negeri denganmu setiap kamu menginginkannya." Jawab Jack.


"Ehmm, benar juga. Bagaimana dengan yang lain?" Tanya Caca.


"Mereka juga sama dengan diriku. Tapi...." Jack yang menghentikan jawabannya untuk tidak sengaja mengungkapkan bahwa Kenzo yang menggantikan dirinya.


"Tapi apa? Kenzo menggantikan mu?" jawab Caca.


"Bagaimana kau mengetahui itu?" tanya Jack dengan wajah melotot terkejut memandangi Caca yang tersenyum.


Caca tersenyum dan menyentuh pipi Jack lalu berkata "Aku sudah lama hidup denganmu. Tidak ad satu rahasia pun yang tidak aku ketahui dari mu."


"Jadi kau tidak marah dan kecewa?" tanya Jack.


"Hubby. Semua keputusan yang telah kau ambil sudah cukup untuk membuktikan bahwa kau benar-benar lelaki yang bertanggung jawab terhadap keluarga. Semua keputusan yang kau ambil semata-mata hanya untuk keselamatan keluarga kita."


"Kau memutuskan untuk meninggalkan semuanya demi aku dan keluarga kita, hal itu adalah ah ke suatu yang tidak ternilai bagiku."


" Di dunia ini memang bukan tempat surga dimana hanya ada kebaikan. Ini adalah dunia yang penuh dengan tipu daya dari orang-orang yang serakah."


"Kita bisa saja untuk baik tetapi terkadang untuk bertahan hidup kita juga harus melawan kejahatan yang terjadi di pada kehidupan kita."


"Hubby, saat ini dan selamanya aku adalah istrimu. Semua hal yang ada pada dirimu tidak harus kau saja yang menerimanya tapi juga diriku. Sepenuhnya aku mempercayaimu dan juga anak-anak kita." Jawab Caca yang memeluk Jack setelah banyak mengungkapkan pernyataan yang membuat Jack terdiam dan hanya melihat wajah Caca.


Jack tidak menyangka mendapatkan pernyataan dari Caca yang begitu dalam menyentuh hatinya. Ekspresi wajah haru yang ditampilkan oleh Jack hingga mata yang berkaca-kaca ketika dipeluk oleh Caca. Jack menahan sekuat tenaga untuk tidak meneteskan air mata dari apa yang membuat dia terharu.


"Mylotus." Panggil Jack.


Caca mengelus-elus punggung Jack dalam pelukkannya.


"Terimakasih sudah menjadi istri yang baik dan juga ibu yang baik bagi anak-anak kita. Aku tidak mengerti harus berkata apa lagi tentang apa yang sudah kau berikan kepadaku selama ini. Aku benar-benar beruntung mendapatkan seorang istri seperti dirimu." Jawab Jack.


"Aku mencoba yang terbaik untuk bisa mengerti bagaimana sejarah kehidupanmu di masa lalu dan mempercayai keputusan apa yang diambil oleh anak-anak kita." Jawab Caca yang melepaskan pelukannya dan menatap wajah Jack kembali.


Jack menganggukkan kepalanya dan mencium kening Caca dengan lembut lalu memeluknya dalam dekapannya.


"Sekuat apa sebenarnya hatimu yang bisa menerima aku Ca." Ucap Jack dalam hatinya.


"Kau sudah melakukan yang terbaik untuk menjadi suami idaman yang aku inginkan. Maka izinkan aku untuk menjadi istri idaman untuk mu juga Jack." Ucap Caca dalam hatinya.


Mereka beradu jawaban dalam hati masing-masing dalam dekapan pelukan itu.


Lalu, suara ketukan pintu terdengar dari kamar Jack dan Caca. Ternyata yang datang saat itu adalah Bella untuk memberikan makan malam kepada Caca dan juga Jack.


"Bunda, Daddy, kalian belum ada makan seharian. Makanlah sebelum tidur." Ucap Bella yang membawa makanan untuk mereka berdua dan pergi meninggalkan kamar mereka setelah memberikan makan.


*****


"Jadi Daddy, semua yang kau ceritakan itu nyata bukan fiktif belakang?" tanya Kyler yang mendatangi Billy di dapur.


"Tentu saja semuanya adalah kenyataan. Apa yang sudah di jawab oleh Kenzo dan juga Kris itulah kenyataannya." Jawab Billy yang sedang mengambil air mineral di kulkas.


"Jadi alasan Dedi mengirimkan aku Farel dan juga Kriss ke sekolah itu bukan hanya sekedar sekolah biasa dan menutupi identitas kita untuk melindungi Ella?"


"Iya." Jawab Billy singkat.


"Aku sekarang paham." Jawab Kyler dalam fikirannya.


"Semua keputusan ada di tanganmu." Jawab Billy sebelum meninggalkan Kyler.


Begitu juga dengan Farel yang memastikan hal itu dengan Jimmy. Ia mempertanyakan kebenaran yang baru saja diterima olehnya.