Junior Sandreas

Junior Sandreas
Aku Mencintai Mu Bella



Episode Bella Sandreas


Semua kembali mengerjakan tugasnya untuk mengambil beberapa adegan dimana ada Ros dan juga Dailon. Mereka ingin sekali mendapatkan jawaban dari Bella siapa pria yang datang tiba-tiba itu tetapi sutradara memerintah mereka semua untuk segera menyelesaikan syuting hari ini agar semuanya selesai. Syuting drama hari ini harus selesai untuk membuat 3 episode drama yang harus selesai.


Sedangkan di posisi lainnya Bella dan Feng sedang berlari ke dalam hutan. Feng terus menarik tangan Bella ke dalam hutan.


"Lepaskan, apa yang kau lakukan disini? Jawab." Jawab Bella yang melepaskan tangan Feng dengan kasar lalu berhenti melangkah mengikuti Feng berjalan.


"Maaf, iya maafkan aku. Aku yang salah. Aku kemari ingin meminta maaf." Jawab Feng memulai pembicaraan.


"Kesalahan apa membuat mu meminta maaf?" tanya Bella.


"Iya aku salah telah bersikap kasar, maaf aku membuat mu tertidur di sofa menunggu ku. Maaf aku tidak bisa di temui di rumah sakit. Maaf aku yang datang tiba-tiba ke sini. Maaf yah mencium mu di depan banyak orang. Maaf telah menyakiti tangan mu saat aku bawa." Jawab Feng yang menjawab semua kesalahannya yang menurutnya itu adalah kesalahan.


"Baguslah kalau kau menjadi pria yang peka sekarang daripada menjadi pria dingin kutub Utara." Jawab Bella.


"Jadi kau memaafkan ku?" tanya Feng.


"Ada satu kesalahan lagi yang belum kau akui." Jawab Bella.


"Apa itu?" tanya Feng memulai mengingat kembali apa yang telah dilupakan oleh ya.


"Kau lupa bahwa kau selalu tidak menyukai profesi ku." Jawab Bella.


"Soal itu semua demi kebaikan mu." Jawab Feng.


"Kebaikan apa yang kau maksud? Kau tidak menghargai setiap keinginan orang lain? Kau tidak menerima yang di sukai orang lain? Oh, contohnya begini saja biar kau pahami. Apa yang kau lakukan jika aku tidak menyukai kau menjadi dokter?" tanya Bella


"Maka aku akan mencari profesi yang kau sukai." Jawab Feng dengan gampangnya.


"Kau mengubur dalam-dalam semua pengorbanan mu dari awal untuk mencapai profesi sebagai dokter hanya untuk aku?" tanya Bella bertanya kembali untuk menyakinkan jawaban dari Feng.


"Tentu." Jawab Feng.


"Kau benar-benar gila. Apa kau tidak pernah memiliki tujuan dalam hidup untuk mempertahankan apa yang kau miliki dari sebuah perjuangan? Dan apakah kau tidak berfikir bahwa setiap proses yang kau lewati itu adalah hal yang tidak bisa di lupakan begitu saja?" tanya Bella .


"Tentu saja ada. Tujuan hidup ku melindungi mu dan setiap proses yang aku lewati itu sudah aku capai menjadi seorang dokter terbaik. Lalu jika ada yang membuat ku lebih bahagia aku akan melepaskannya." Jawab Feng dengan tegasnya tanpa ada jeda dalam menjawab pertanyaan Bella.


"Kau..."ucap Bella yang tidak habis fikir atas jawaban yang di berikan oleh Feng.


"Yang harus di pertanyakan adalah kenapa aku tidak menyukai profesi mu? Selalu ada alasan dari segala sesuatu." Jawab Feng dengan memegang kedua bahu Bella dan memandang wajahnya.


"Maksud mu?" tanya Bella.


"Sudah aku bilang semua itu demi kebaikan mu. Aku belum bisa menjawab dengan memberikan penjelasan yang utuh. Tapi aku katakan bahwa aku tidak ingin kau dalam bahaya." Jawab Feng mengatakan dengan serius di hadapan Bella tanpa ada keraguan sedikit pun di ekspresi wajahnya.


"Bahaya apa?" tanya Bella.


"Aku cemburu melihat mu di pandangi oleh banyak lelaki lain. Kau itu adalah wanita ku. Siapa yang berhak memandang mu dengan intens selain aku? Seperti pria itu tadi?" tanya Feng yang hampir keceplosan untuk mengatakan kejadian yang berada di pesta.


"Jadi semua ini karena dia cemburu? Jadi dia benar-benar sudah mencintai ku seutuhnya? Jadi Feng sudah menyukai ku dalam waktu singkat ini?" tanya Bella dalam hati sambil melihat wajah Feng dengan serius.


"Kau mencintai ku?" tanya Bella dengan wajah yang butuh jawaban dengan segera.


"Aku mencintai mu." Jawab Feng tanpa berfikir lagi.


"Kau benar-benar mencintai ku? Sejak kapan?" tanya Bella dengan memegang wajah Feng dengan kedua tangannya.


"Maksudnya?" tanya Bella.


"Aku akan menjelaskan semuanya nanti ketika di apartemen. Jadi sekarang kau sudah memaafkan aku?" tanya Feng.


"Nona, nona." Panggil Melly yang baru mengetahui bahwa ada seorang lelaki yang datang dan menarik Bella. Melly baru saja keluar dari tenda.


"Aku akan memutuskannya saat di apartemen." Jawab Bella yang memberikan keputusan kepada bank untuk sementara karena mendengar Melly yang memanggil dirinya.


"Aku di sini Bi." Jawab Bella yang berteriak, Melly pun berlari mendatangi sumber suara.


"Nona, nona baik-baik saja?" tanya Melly yang habis berlari dengan napas yang tidak teratur.


"Feng?" Panggil Melly yang melihat Feng berada di depan Bella.


"Jadi yang di gosipkan mereka adalah Feng?" tanya Melly.


"Bibi, jadwal kita sudah tidak ada kan?" tanya Bella.


"Iya." Jawab Melly.


"Buatkan izin ku kepada Sutradara dan yang lainnya. Aku akan kembali sekarang juga." Jawab Bella.


"Baik nona." Jawab Melly.


"Pergi mengunakan mobil ku." Ucap Bella kepada Feng.


"Oke." Jawab Feng.


"Bibi ambilkan kunci mobil dan tas ku." Jawab Bella.


"Baik nona." Jawab Melly.


Melly mengambil kunci dan tas Bella yang berada di dalam tenda kemudian mengantarkan Bella dan juga Feng masuk mobil untuk pergi meninggalkan lokasi syuting.


"Saya akan katakan kepada sutradara dan yang lainnya. Nona berhati-hatilah dan beri kabar ketika sudah sampai." Ucap Melly yang berada di kaca depan luar mobil setelah membukakan pintunya untuk Bella masuk.


"Iya." Jawab Bella dan tersenyum kepada Melly.


Feng menyetir mobil Bella menuju apartemen. Beberapa waktu mereka dalam perjalanan hanya diam tanpa kata. Bella juga tertidur di dalam mobil hingga sampai. Karena tidak tega melihat Bella yang tertidur untuk di bangunkan. Feng menggendong Bella dari mobil hingga apartemen. Tapi Bella terbangun ketika lift terbuka di depan lorong apartemen mereka.


"Turunkan." Ucap Bella.


Feng mengikuti permintaan Bella dan mereka berdua masuk ke dalam apartemen Feng. Bella duduk di sofa dan Feng mencari beberapa hal untuk di tunjukkan kepada Bella. Feng membawa photo kecilnya, membawa photo Bella yang pertama kali menang kontes putri kecantikan. Dan Feng juga memberikan sebuah mainan kunci berbentuk persegi seperti kristal bening dimana di dalamnya itu terdapat emas berbentuk love.


"Photo ku di koran ketika kecil?" tanya Bella yang melihat.


"Lalu ini photo?" tanya Bella.


" Apakah kau tidak menginginkan lelaki itu?" tanya Feng.


"Sepertinya tidak asing. Sebentar aku ingat." Ucap Bella.


"Lalu dengan ini?" tanya Feng yang memberikan mainan kunci kepada Bella.


"Ini mainan ku, kau dapat dari mana?" tanya Bella yang langsung mengambil ya dari tangan Feng.