
Jangan Lupa Like ya dulu sebelum melanjutkan membaca 😂🙏❤️
"Apakah kalian sudah mengerti?" tanya host.
"Iya." Jawab mereka semua.
"Silahkan pilih angka yang mungkin akan membawa mu bersama dengan pasangan games hari ini." Jawab host di mana ada 2 orang yang datang membawa toples yang berisi dengan kertas.
Mereka yang menjadi pemain dalam permainan game ini memiliki angka mereka di dalam sebuah toples yang dibawa oleh dua orang yang memegang toples. Masing-masing pembawa toples ini memberi kepada pihak laki-laki dan juga pihak wanita.
Bella dan lainnya secara bergiliran memilih kertas yang berada di dalam toples lalu membuka isi dari kertas tersebut bertuliskan angka berapa setelah mendapat aba-aba dari host.
"Pegang saja dulu. Nanti kita buka sama-sama." Jawab Host yang melihat para peserta sudah mengambil masing-masing kertas di dalam toples tersebut.
"1.....2.....3.....Buka!" Ucap host yang memerintahkan semua orang untuk membuka kertas yang dipilih oleh mereka dari dalam toples tersebut.
"Lihatlah ke kamera." Ucap host pemerintah para peserta untuk memperlihatkan kertas yang dipilih oleh mereka ke arah kamera. Kamera mulai mengambil gambar dari setiap masing-masing peserta yang menunjukkan hasil angka yang didapat oleh mereka.
Melihat Dailon yang memiliki angka yang sama dengan Bella membuat Rose sangat kesal. Padahal ia telah mengharapkan bahwa ia dapat berpasangan dengan Dailon ketika dalam permainan ini. Berbeda dengan Bella yang biasa saja tetapi Dailon yang mengetahui dirinya memiliki angka yang sama dengan Bella membuatnya senang.
"Aku dengan Bella?" tanya Dailon yang melihat kertas dengan angka yang sama seperti dirinya diperlihatkan oleh Bella. Ekspresi ini membuat netizen bertanya-tanya. Dan juru kamera langsung mendapat perintah dari atasan untuk merekam mendekati arah ke wajah Delon yang menunjukkan ekspresi bahagia. Dan host mendapatkan perintah untuk mewawancarai hal itu.
"Bagaimana sudah mendapatkan pasangannya?" tanya host.
"Silahkan bergabung dengan tim ya. Oh ada apa dengan raut wajah Dailon yang begitu bahagia?" tanya host yang menghidupkan suasana permainan.
Ia berjalan menuju ke tempat mereka yang sudah berdiri sesuai dengan tim masing-masing. Host mewawancarai mereka satu persatu.
"Bagaimana semangat kalian untuk menang?" tanya Host memberikan pertanyaan kepada setiap orang.
"Kami pasti akan memenangkannya." Ucap Bella yang kebetulan awal di wawancarai.
"Ia. Kami akan menjadi tim pasangan yang akan mengalahkan tim pasangan yang lainnya " Jawab Dailon.
"Wah benar-benar menyeramkan. Kami menantikannya." Jawab Host kemudian melanjutkannya.
"Kami juga tidak akan kalah." Jawab Rose dengan tatapan sinisnya namun menjadi tersenyum pura-pura
"Kami juga."
"Kami tidak akan memberikan kesempatan kepada yang lain untuk menang."
"Iya pasti kami yang menang."
"Tentu kami yang akan menjadi juara."
"Kami akan berkolaborasi menjadi pasangan yang akan memenangkan permainan ini."
Itulah kalimat-kalimat yang terucapkan dari para peserta permainan ini.
Mereka masuk ke babak pertama yaitu permainan tebak kata. Host memberikan arahan kepada seseorang untuk membawakan nomor antrian siapa yang lebih dulu untuk menyelesaikan babak pertama ini.
Semua persiapan sudah ada. Papan tulisan yang berisi kata. Dan tempat untuk terjatuhnya peserta yang menebak kata. Di bawahnya terdapat kolam bola-bola. Host memberi aba-aba untuk memulai. Dan saat ini Rose memutuskan yang akan memegang kata sedangkan lelaki yang menjadi pasangan timnya menjadi menebak kata dan dia yang akan terjatuh jika Rose tidak dapat menebaknya.
Permainan di mulai, satu persatu tebakan di jawab dengan benar oleh Rose sehingga pasangannya tidak perlu untuk terjatuh di kolam bola. Mereka berhasil menyelesaikan 3 kata yang di beri dengan benar.
"Wah, pasangan pertama ini bener-benar hebat. Mereka berhasil dengan cepat tanpa kekurangan waktu. Apakah yang lain juga akan sehebat mereka?" tanya host yang menyemangati peserta lain dan para penonton yang saat ini melihatnya.
"Selamat atas keberhasilan tim pertama. Kalian memberikan hidangan pertama yang menakjubkan. Baiklah tim kedua masuk." Ucap Host.
"Tim ketiga masuk." Ucap host
"Tim ke empat masuk." Ucap host yang terus-menerus Membaca nomor urut dan mereka yang terakhir ini adalah Bella dan Dailon.
Kali ini, kali ini Dailon yang akan menjadi pemberi teka-teki dan Bella membawa papan dan juga menjawab. Mereka sudah memutuskan hal itu sejak awal.
"Biarkan aku yang akan menerima hukuman terjatuh itu jika kita tidak bisa menyelesaikan permainan ini " Ucap Dailon.
"Tapi, biar aku saja." Jawab Bella.
"Tidak. Sudah di putuskan adalah aku." Jawab Dailon.
"Hmmm baiklah, tapi jangan salahkan aku jika aku tidak bisa menyelesaikan tebakan ini. Karena aku memang tidak yakin bisa." Jawab Bella.
"Tidak apa-apa." Jawab Dailon dengan percaya diri.
"Aku serahkan kepada mu."Jawab Bella.
"Aku percaya pada mu." Jawab Feng tersenyum kepada Bella.
"Aku akan akan berusaha." Jawab Bella yang juga tersenyum.
Saat sudah datang urutan mereka untuk memulai permainan mereka berdua berpisah dan mengambil posisi yang sudah di sediakan pihak entertainment. Bella berjalan ke arah tempat untuk berdiri yang akan mengangkat papan kata yang sudah di sediakan oleh panita. Namun, Bella tidak akan mengetahui hal itu.
Dailon berjalan menaiki tangga di atas Titi kolam bola. Di mana ada pengontrol yang kan menjatuhkan dirinya ke kolam bola jika mereka berdua gagal dalam misi permainan. Mereka yang sudah bersiap dan menunggu host memberikan aba-aba kepada mereka.
"Mulai." Ucap Host
Panitia yang di dekat oleh Bella langsung memberikan papan kata itu. Papan kata itu di baca oleh Dailon kemudian Dailon memikirkan kalimat teka-teki yang mengarah akan jawaban kata yang tertulis di atas papan yang di angkat oleh Bella.
Satu kata berlangsung, padahal Dailon sudah memberikan teka-teki yang cukup jelas. Tapi Bella tetap tidak dapat menebak nya sehingga mereka gagal pada kata pertama. Selanjutnya, kata kedua juga sama. Dan kata ketiga juga sama namun Bella sudah menebak dengan benar. Karena waktu telah selesai sehingga mereka tidak di hitung menjawab pertanyaan.
Dailon langsung terjatuh di dalam kolam bola. Dan semua orang menjadi bersorak terutama Rose yang tidak tega jika pujaan hatinya terjatuh. Bella juga merasa bersalah sehingga dirinya langsung berlari mendekati Dailon yang terjatuh.
Dailon yang terjatuh tidak apa-apa. Ia berdiri dari kolam bola-bola dan tersenyum di hadapan para peserta lainnya dan di hadapan kamera.
"Kau tidak apa-apa?" tanya Bella yang berlari ke arah Dailon dan memberikan tangannya untuk membantu Dailon tadi berdiri.
"Aku tidak apa-apa." Jawab Dailon tersenyum.
"Maaf aku tidak menjawab dengan baik sehingga kau harus terjatuh." Jawab Bella.