Junior Sandreas

Junior Sandreas
Makan Siang Kenzo



Sejak Zhafira memasuki dapur hingga saat ini Riki masuk ke dapur membuat semua orang selalu membicarakan Zhafira dari belakang. Mereka semuanya sangat heran apa yang sebenarnya sedang terjadi saat ini mengapa ada wanita yang masuk ke dalam dapur mereka.


Selama 30 tahun berdirinya hotel ini, tidak pernah ada seorang karyawan chef seorang wanita yang berada di dalam dapur. Sejak massa kepemimpinan Jack yang melalui Jimmy untuk mengelolanya hingga Kenzo tidak pernah menerima koki wanita di dapur utama kecuali di dapur 2 dan 3 yang berada di hotel.


Banyak pertanyaan yang ada di kepala mereka untuk mengetahui siapakah yang sedang berada di sini. Siapa wanita yang berada bersama mereka saat ini dan apa hubungannya wanita ini dengan Kenzo? Mereka semua ingin mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan mereka yang membuat mereka penasaran dalam beberapa waktu ini. Sampai Ricky menjelaskan kepada ketua koki bahwa yang sedang bersama mereka adalah wanita Kenzo.


Akhirnya mereka paham dengan situasi dan kondisi apa yang terjadi saat ini dan tidak berani untuk mengganggu Zhafira dan akan bersikap baik terhadapnya. Tapi Riki memberitahukan kepada mereka semua bahwa mereka harus adil seperti lainnya sebagai seorang yang profesional tanpa harus melihat latar belakang Zhafira. Dan mereka paham apa yang harus mereka lakukan.


Saat ini semua orang fokus pada pekerjaannya masing-masing dan tidak memperdulikan apa yang sedang dilakukan oleh Zhafira kecuali ketua koki yang membantu melihat dan memperhatikan Zhafira yang sedang memasak makanan untuk Kenzo. Sesuai dengan permintaan Kenzo yang ingin makan siang yang dimasak langsung oleh Zhafira.


Zhafira yang sudah menerima permintaan Kenzo langsung memikirkan ide untuk konsep makanan yang akan dimasak olehnya. Zhafira langsung mengambil beberapa bahan-bahan masakan yang akan dimasak olehnya. Zhafira melakukan semuanya sendiri dari pemilihan bahan, membersihkan bahan makanan, memotong bahan makanan hingga memasaknya menjadi hidangan yang akan siap disantap oleh Kenzo.


Zhafira hanya membuat makanan yang simple dengan 3 menu yang akan dihidangkan nya dihadapan Kenzo. Zhafira menyelesaikan masakannya hanya membutuhkan satu jam sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan oleh Kenzo setelah ia selesai rapat. Zhafira langsung membawa 3 menu makanan yang sudah disajikan oleh Nya di atas meja dorong yang akan dibawa ke dalam ruangan Kenzo.


"Sudah terlihat dengan jelas bahwa dia memang wanita bos besar."


"Iya. Bos bahkan tidak pernah memerintah kita untuk membuatkan makanannya sendiri dan ia selalu memasak makanan untuk dirinya sendiri di dapur ini."


"Bahkan ketua koki yang ada di dapur ini saja tidak pernah membuatkan makanan untuk tuan Kenzo. Tapi wanita itu belum saja satu hari masuk ke dalam dapur ini sudah dah diperintahkan oleh Tuhan Kenzo untuk membuatkan makanan untuknya."


"Iya kau benar."


"Apa yang sedang kalian gosipkan? apakah tugas kalian sudah selesai? Seperti wanita saja suka menggosip kalian ini adalah laki-laki sejati dan seorang koki yang harus dilakukan adalah membuat makanan yang enak bukan membual hal tidak penting seperti ini."


Mereka yang sedang membicarakan Kenzo dan juga Zhafira akhirnya diberhentikan oleh ketua chef. Apa yang sedang digosipkan oleh mereka itu adalah hal yang benar. Dan mereka bubar setelah ketua koki memerintahkan mereka untuk menyelesaikan pekerjaan mereka membuat makanan untuk tamu VIP.


Zhafira yang sedang mendorong meja pengantar makanan itu memasuki ruangan Kenzo dengan menggunakan kostum lengkap sebagai koki yang bekerja di hotel tersebut. Kenzo saat ini sedang sibuk dengan beberapa berkasnya yang hanya tinggal satu map lagi yang saat ini sedang ia periksa dan akan ditandatanganinya.


"Kau kau sudah datang tepat pada waktunya." Ucap Kenzo kepada Zhafira yang baru masuk ke dalam ruangannya dan sedang meletakkan menu makan siangnya di atas meja di dekat sofa.


"Saya letak disini?" tanya Zhafira.


"Iya, setelah itu kau juga duduk di di sofa dan tunggu aku menyelesaikan pekerjaanku kita akan makan bersama." Ucap Kenzo dengan dingin dan sedang memperhatikan mapnya tanpa melihat Zhafira yang berada di depan meja kerjanya.


"Kenapa harus makan siang denganku?" tanya Zhafira dalam hatinya saat mendengarkan Kenzo mengajak dirinya untuk makan siang bersama.


"Kenapa kau tidak menjawabnya?" tanya Kenzo yang tiba-tiba datang di belakang Zhafira yang sedang melamun setelah menata makanannya.


Adegan romantis saat itu terjadi di saat Kenzo menolong Zhafira untuk tidak terjatuh. Kenzo dan juga Zhafira saling bertatap cukup lama di mana posisi Zhafira di bawah pandangan Kenzo. Mereka sama-sama merasakan detak jantung yang mulai cepat dan Kenzo langsung melepaskan Zhafira dari pelukannya di saat menolong Zhafira.


"Maaf." Ucap Zhafira.


"Tidak apa-apa, lain kali berhati-hatilah dan jangan ceroboh seperti itu." Jawab Kenzo.


"Terimakasih sudah menangkap ku." Ucap Zhafira.


"Sudahlah kemari dan temani aku makan siang." Ucap Kenzo yang saat itu langsung duduk di sofa dan mengayunkan tangannya memerintah Zhafira untuk duduk di sampingnya.


"Tapi," jawab Zhaafira yang masih mempertanyakan alasan mengapa Kenzo memintanya untuk makan siang bersama.


Zhafira yang masih melamun atas kejadian tadi dan juga memikirkan mengapa Kenzo ingin makan siang bersama dengannya. Kenzo berdiri kembali dan melangkah mendekati Zhafira untuk menyadarkannya dari lamunan. Kenzo langsung menarik Zhafira untuk duduk di sofa bersama dengannya.


"Apa yang sedang kau lamunin saat ini mengapa sejak tadi aku panggil tidak menjawabnya?" tanya Kenzo di saat mereka berdua sudah duduk di atas sofa.


"Tidak apa-apa. Tapi apakah tidak apa-apa jika saya menemani anda makan siang?" tanya Zhafira dengan nada yang sangat lembut dan terbata-bata.


"Aku bosnya siapa yang akan marah?" tanya Kenzo dengan sombongnya untuk mengingatkan Zhafira siapa status dirinya.


"Aku lupa kalau dia bos tertinggi di sini." Jawab Zhafira dalam hatinya.


"Jangan terlalu banyak berpikir karena aku tidak pernah makan sendirian pasti akan selalu ada orang yang menemaniku. Semua itu hanya untuk menambah nafsu makan ku saja. Jadi makanlah juga tanpa harus malu-malu." Ucap Kenzo.


"Hmm, baiklah." Jawab Zhafira.


"Kalau sudah mengerti mengapa harus dilihat is aja makanannya? Anggap saja saat ini kamu sedang makan sendirian atau sedang makan bersama dengan Bella." Ucap Kenzo.


"Baiklah." Jawab Zhafira baru mengambil sumpit dan makanannya.


Kenzo menikmati makanan yang dibuat oleh Zhafira tanpa ada komentar apapun. Enak atau tidak enak Kenzo hanya menikmati makanannya dengan lahap. Sedangkan Zhafira juga menikmati makanan yang dimasak oleh Yesus sendiri sambil memperhatikan Kenzo yang menikmati masakannya.


"Bahkan saat makan juga wajahnya tetap dingin. Tapi wajah tampannya..." Ucap Zhafira yang merasakan detak jantungnya kembali cepat sama seperti saat tadi Kenzo menolong dirinya untuk tidak terjatuh.