
Episode Bella Sandreas
Dailon yang mendengar candaan dari Bella membuat dirinya kembali melihat wajah Bella yang tertawa dengan intens. Sedangkan di sisi lain ada sebuah mata yang sedang memperhatikan mereka berdua dengan perasaan hati yang terbakar api cemburu, yaitu Rose.
"Kenapa mereka semakin dekat, dan wanita penggoda itu terus saja menggoda lelaki Kum" Jawab Rose dalam hati.
"Bella, masih adakah kesempatan untuk ku bisa masuk ke dalam hati mu?" tanya Dailon dalam hati.
Bella yang sedang duduk setelah tertawa akibat candaan dirinya kepada Dailon, Melly datang dengan membawa air mineral untuk dirinya dan Bella langsung menerima air mineral itu dan meminumnya. Melly juga memperbaiki make up Bella akibat keringat.
Beberapa menit mereka istirahat, panitia pelaksana yang di sebut kru dalam acara ini sudah mempersiapkan panggung yang akan digunakan oleh mereka dalam sesi games ke-3. Ada 5 buah kotak yang sudah ditutupi oleh kain warna hitam dan berbaris satu di depan.
Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh host saat sebelum memulai game bawah games ke-3 adalah akan mengambil sebuah bola di dalam sebuah kotak yang sudah diisi oleh berbagai macam hewan yang telah di amankan dari bisa atau tidak akan membahayakan peserta.
"Andai saja aku bisa memasukkan ular beracun di dalam kotak itu untuk membahayakan Bella lagi sudah aku lakukan. Tapi karena terlalu banyak panitia dalam hal ini membuatku tidak bisa berkutik." Ucap Rose dalam hati.
"Baiklah untuk seluruh peserta dipersilahkan hadir di atas panggung kembali. Permainan ketiga segera di mulai." Ucap host untuk memanggil semua peserta masuk ke panggung.
Seluruh peserta berjalan ke arah atas panggung memenuhi panggilan dari host untuk memulai permainan ketiga.
"Silahkan berbaris dengan rapi, saya akan memanggilkan beberapa nama yang akan memulai dulu untuk memasukkan tangannya ke dalam kotak yang telah tersedia di hadapan kalian masing-masing untuk mencari atau mengambil sebuah bola yang berada di dalam kotak tersebut. Kalian semua akan di beri penutup mata sebelum memulai permainan. Dan akan dibantu para panitia dalam permainan. " Ucap Host.
"Pengambilan bola setiap peserta di beri waktu 12 detik. Waktu mulai dihitung sejak tangan peserta masuk ke dalam kotak yang telah tersedia di hadapan kalian semua. Jadi 1 orang diberikan waktu sebanyak 1 menit dalam memasukkan tangannya ke dalam kotak hitam yang tersedia di depan. Jika bola tidak didapatkan oleh pasangan maka di perbolehkan untuk pasangannya menggantikan kegagalannya. Jadi ada waktu dua menit untuk setiap tim pasangan." Ucap Host lagi
"Bisa di mengerti?" tanya Host.
Seluruh peserta menganggukkan kepalanya mengerti apa yang telah di katakan oleh host. Dan panitia memberikan seluruh penutup mata kepada para peserta untuk memulai permainan. Hal ini di lakukan untuk membuat lebih seru dalam permainan.
"Baiklah kita buka lebih dulu isi dalam kotak yang di tutup oleh kain itu." Jawab Host setelah memastikan bahwa para peserta tidak bisa melihat lagi dengan menutup matanya dengan menutup mata.
Para penonton yang ada di panggung melihat isi dalam kotak yang terbuat dari kaca transparan. Penonton bersorak kaget ketika kotak pertama di buka oleh panitia. Kotak pertama berisi 5 ekor baby pyton ball dengan 2 warna belang hitam putih, 2 belang kuning putih, 1 warna putih. Terlihat dengan jelas kaca transparan itu bahwa ularnya sedang bergerak ke sana kemari dalam kotak kaca segi empat itu.
Kotak ke dua kembali di buka oleh panitia. Kotak ke dua berisi banyak ya sebuah boneka karet berbentuk cicak di dalamnya.
Kotak ke empat kembali di buka oleh panitia. Kotak ke empat berisi beberapa potongan es batu.
Kotak ke lima kembali di buka oleh panitia. Kotak ke lima berisi 15 ekor tikus putih yang ada di dalam.
Para penonton benar-benar bersorak ria melihat apa yang yang terlihat jelas di depan mata mereka membuat para peserta sangat penasaran apa yang telah ada di dalam setiap kotak. Ada rasa penasaran yang di ikuti debaran detak jantung atas ketakutan yang mungkin terjadi.
"Baiklah untuk pertama kita panggilkan tim pasangan pertama yang kalah dalam game kedua tadi." Ucap host.
Permainan di mulai oleh pasangan pertama yang membuat suasana histeris karena tidak ada satupun bola yang didapat oleh mereka karena takut terlebih dahulu ketika tangan dimasukkan dan memegang sesuatu yang ada di dalam kotak. Mereka langsung menyerah. Begitu seterusnya host memanggil tim pasangan hingga tinggal tim pasangan Rose dan Bella.
"Baiklah sudah beberapa tim pasangan yang dipanggil namun belum ada satu pun yang dapat mengambil 5 buah bola yang ada di dalam kotak, hanya ada dua bola yang baru diambil oleh beberapa tim. Baiklah 2 tim terakhir yang belum di panggil. Untuk itu saya panggilkan tim Rose." Ucap Host.
Rose dan pasangan berjalan dibantu oleh panitia ke depan kotak yang telah tersedia. Host juga memberikan instruksi kepada mereka. Pantia membantu Rose mengarahkan tangannya masuk ke dalam kotak pertama. Namun tetap sama seperti yang lainnya. Rose menyerah, begitu pula dengan pasangan. Mereka hanya mendapatkan 3 bola dari kotak yang berisi tikus, es dan itik.
"Is, menjijikkan. Untung saja aku menyerah di awal dan mendapatkan tim pasangan yang tidak terlalu mengecewakan." Jawab Rose dalam hati ketika selesai permainan dan melihat isi setiap kotak.
"Aku ingin melihat bagaimana ekspresi Bella yang ketakutan atas semua ini." Jawab Rose tersenyum licik.
"Baik, tim terakhir. Bella dan Dailon." Ucap host kemudian panitia membantu mereka.
Yang pertama maju adalah Dailon. Dan Dailon hanya mendapatkan satu bola yang ada di dalam kotak es. Selebihnya Dailon hanya 3 detik memasukkan tangannya pada setiap kotak.
Bella yang menggantikan Dailon memasukkan tangannya di kotak pertama dan tidak terkejut. Ia terus bersikap biasa saja dan mengambil bola ya dengan mudah sesuai instruksi host. Rose yang melihat hal itu kembali tidak senang.
"Lagi-lagi dia berhasil." Jawab Rose.
"Benar-benar hebat. Hanya tim kalian yang berhasil mendapatkan semua bola dalam kotak." Ucap Host ketika Bella menyelesaikan tantangan dan sudah boleh membuka penutup matanya.
Bella yang sebenarnya sudah mengetahui isi dalam kotak itu tidaklah berbahaya sehingga membuatnya mudah untuk mengambil bola. Namun, untuk menjaga eksistensi Citra dirinya ia harus berakting bahwasannya takut terhadap apa yang dilihat olehnya saat ini.
"Ular....." Jawab Bella yang menjerit untuk berakting dan mengekspresikan wajahnya yang ketakutan atas apa yang terlihat olehnya membuat yang melihat juga kaget.