
"Feng!" panggil semua orang yang berada di meja makan melihat kedatangan Feng yang tiba-tiba.
Feng berjalan menuju ke kursi Bella dan memeluknya.
"Ada apa dengan mu? tidak malu di lihat mereka?" Jawab Bella yang melihat tingkah laku v yang tiba-tiba seperti itu dihadapan banyak orang membuatnya sangat malu.
"Ais anak ini." Jawab Mugu dan Xi melihat tingkah cucunya.
"Ada apa?" tanya Priscilla.
"Bos sudah membunuh Dev, dan dia mengetahui tentang kebenaran bagaimana ibu kalian di bunuh olehnya." Jawab Rom.
"Apa? Pantas saja." Jawab Semua orang.
Bella menyuruh Melly untuk pindah ke kursi sebelah. Dan membuat Feng duduk di kursi sebelah Bella.
"Apa yang di katakan Rom benar?" tanya Bella.
"Iya, aku benar-benar membunuhnya Bella. Maafkan aku Priscilla telah membuat ayah kandung mu. Maaf sudah menutupi semua ini." Jawab Feng bersedih.
"Apa yang Kakak katakan. Aku bersyukur kakak sudah membunuhnya. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah mengakuinya adalah ayahku." Jawab Priscilla.
"Kau sudah mengetahuinya? Sejak kapan?" tanya semua orang yang begitu kaget mendengar kejujuran dari Priscilla.
"Tentu saja aku mengetahuinya. Aku bukan lagi anak kecil. Tapi yang terpenting bukan itu, Aku tidak ingin ada rahasia lagi di antara kita sekeluarga dan untuk kakak berbagilah beban denganku dan Jangan melakukan hal yang sama lagi untuk menanggung semua beban pada diri Kakak sendiri." Jawab Priscilla.
"Lagian sekarang seharusnya kita menyerah merayakan kemenangan ini dibandingkan harus bersedih. Bukankah dendam bertahun-tahun selama ini telah terbalaskan?" tanya Priscilla.
"Yang di dikatakannya benar. Feng, sudah waktunya kau mengejar kebahagiaanmu dan melepaskan segala kebencian yang ada di dalam masa lalu mu." Jawab Xi.
"Iya. Bella adalah kebahagiaan mu dan selebihnya Jangan pernah kau pikirkan hal yang lain di masa lalu." Jawab Mugu.
"Apa yang dikatakan oleh kalian benar. Terima kasih sudah mendukung ku selama ini. Tapi ngomong-ngomong bagaimana Kakek Mugu dengan Bella seperti sudah sangat dekat?" tanya Feng.
"........" Bella menjelaskan rahasia hati dirinya.
"Jadi Kau adalah Bella Sandreas? Anak dari paman Jack Sandreas dan Kakak dari Krissta Sandreas?" tanya Feng.
"Iya." Jawab Bella.
"Tunggu dulu, aku jadi teringat sesuatu.Aku menjadi paham sekarang jika kau adalah Bella Sandreas." Jawab Feng.
"Ada apa?" tanya Bella.
"Bella gawat, keluarga kalian dalam bahaya." Jawab Feng.
"Maksud mu?" tanya Bella.
"Beberapa minggu yang lalu aku sudah mencari tahu tentang kecelakaan yang selalu menimpamu dan juga ketika ( Feng menceritakan tentang kejadian di pesta publik dan juga kejadian tentang ubur-ubur yang menyengat Bella dan juga ular kobra yang berada di lokasi syuting Bella.)....." Jawab Feng dengan panjang lebar membuat semua orang yang mendengarkan terkejut begitu juga dengan Melly dan Bella.
"Kau harus segera hubungi seluruh keluargamu untuk berhati-hati terhadap seseorang yang memiliki tato prisma C. Yang terpenting adalah keturunan dari setiap Dragon Black, 5 monster legendaris Dragon Black. Aku tidak mengetahui siapa dalang dibalik semua ini petunjuk yang didapat adalah dua orang ini." Jawab Feng mengeluarkan informasi yang ia dapatkan melalui anggotanya.
"Dia adalah Daniel, guru Kriss dan ini adalah Dien teman Kriss. Apa jangan-jangan Kriss dalam bahaya?" tanya Bella berdiri langsung.
Tiba-tiba suara ponsel berdering. Tenyata panggilan grup keluarga. Di sana ada Brian, Jimmy, Billy, Deni, Max dan Jack.
"Daddy? Apa yang terjadi kenapa kalian bisa ....." tanya Bella kepada Jack dengan kaget.
"Ho adalah anak dari Akira. Saat itu dia dan Kayasi terkurung dalam lemari dan menyaksikan semua kejadian ketika kamu membunuh Akira. Dan mereka berhasil melarikan diri dengan menggunakan perahu kecil tanpa kamu ketahui. Semua ini di ketahui dari lukisan yang ia buat......." Jack menjelaskan informasi yang di dapat oleh Billy ke Jepang.
"Saat ini Kenzo di kurung oleh Ho, dan Kriss sedang menunggu kami......" Mereka semua menjelaskan situasi yang terjadi pada Bella.
"Apa racun darah? Jadi markas pengembangan obat baru racun daerah yang aku butuhkan itu ada kaitan dengan Ho? Jadi dalang dari semua itu adalah Ho Alexander?" tanya Feng yang muncul di kamera Bella membuat semua orang terkejut. Mugu juga ikut-ikutan mengeluarkan suara karena kaget mendengarkan resep racun darah miliknya itu dikembangkan oleh orang lain.
Mereka juga heran mengapa Bella bisa bersama dengan Feng, Mugu dan Xi. Bella menjelaskan dengan singkat pada telepon mengapa bersama dengan mereka.
"Kau tetap di situ, jangan menyusul kami dan biarkan kami yang akan menyelesaikan semua ini. Karena ini adalah kesalahan kami." Jawab Jack.
"Tapi Daddy," Jawab Bella.
"Tidak ada tapi-tapian. Kami semua akan datang menemui Kriss untuk menyelesaikan semuanya. Keselamatan mu lebih penting. Aunty dan bunda mu sudah kami urus untuk sepupu mu dengan pengawalan yang ketat. Mendengar kau baik-baik saja sudah cukup." Jawab Jack lalu mematikan panggilan kepada Bella.
"Tidak, aku tidak bisa berdiam diri." Jawab Bella yang berusaha menelepon Kriss untuk mencari lokasinya namun tidak bisa terhubung.
"Ternyata Ho si Berang-berang?" tanya Mugu yang mengenal wajah Ho.
"Kakek mengenalnya?" tanya Feng.
"Tentu, dia juga salah satu orang yang menyukai tentang racun. Saat itu aku bertemu dengannya bersama dengan Kayasi untuk pertama kali. Pantas saja dia mampu membuat racun darah itu. Ternyata murid lama ku." Jawab Mugu.
Bella panik untuk menyusul namun tidak mengetahui lokasinya. Feng yang melihat itu tiba-tiba teringat sesuatu.
"Sepertinya aku punya solusi." Jawab Feng kepada Bella.
"Apa?" tanya Bella.
"Aku sudah menangkap orang yang setelah mencelakaimu di lokasi syuting. Kalau tidak salah dia juga seorang artis yang bernama Rose." Jawab Feng.
"Apa Rose?" tanya Melly.
"Iya. Ikut dengan ku ke mansion ku, dia di kurung di sana." Jawab Feng.
"Bibi urus masalah syuting ku hingga semua ini benar-benar selesai." Jawab Bella.
"Tenang saja Kak ipar, aku akan membantu Bibi Melly mengurusnya karena akulah penulis cerita drama ini dan juga sponsor drama ini. Paviliun Kakek inilah salah satu tempat drama ini berlangsung. Jadi semua akan beres." Jawab Priscilla dengan cepat.
"Ternyata itulah alasanmu mengatakan untuk sarapan lebih dulu. Aku mengandalkan mu. terima kasih semua atas bantuan kalian." Jawab Bella.
"Kakek ikut bersama kalian karena racun darah, mungkin aku bisa membantu." Jawab Mugu.
"Baiklah." Jawab Bella.
"Rom jaga mereka semua." Jawab Feng.
"Baik bos." Jawab Rom.
Bella, Feng dan Mugu pergi ke mansion Feng. Saat mereka tiba, Feng langsung mengajak jalan menuju ke ruang bawah tanah di mana Rose di sekap.
Keadaan Rose dengan pakaian yang compang-camping dan juga tangan yang diikat ikat pada dua sisi tiang dengan posisi Rose berdiri.