Junior Sandreas

Junior Sandreas
Alasan Feng Cemburu



Episode Bella Sandreas


Hy Readers. Author ada karya baru yang berjudul Suami Pilihan Kakek. Mohon bantuan Like, Komentar dan Vote ya para Readers๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™.


Untuk dukungannya Author ucapkan terima kasih banyak


Feng yang begitu lelah setelah menyelamatkan beberapa pasien mahasiswa yang telah keracunan makanan. Feng berjalan masuk ke ruangannya setelah perdebatan yang membuat dirinya bingung terhadap sikap Bella.


"Kenapa wanita itu sulit di mengerti." Ucap Feng yang membuka pintu ruangannya.


"Ahh menyebalkan. Bella sepertinya marah besar terhadap ku." Ucap Feng yang sedang memegang kepala dan duduk di kursi kerjanya.


Feng sedang mengingat kejadian sehari yang lalu ketika mendapatkan laporan dari Rom, sekertaris sekaligus orang kepercayaannya. Setelah kejadian di pesta publik itu, Feng memerintah Rom untuk mendapatkan seorang pengawal untuk mengikuti segala gerak-gerik Bella tanpa sepengetahuan Bella.


Laporan yang diterima oleh Feng saat itu adalah beberapa foto di mana Bella terlalu dekat dengan Dailon. Pengawal itu menjelaskan setiap hari kegiatan yang telah dilalui oleh Bella pada malam hari kepada Feng.


Dengan sikap Feng yang terlalu over protektif dan cemburuan sekali membuat dirinya tidak menyukai jika Bella terlalu dekat dengan Dailon. Feng minta pengawal itu untuk mencari tahu tentang data pribadi Dailon. Dan dalam beberapa jam Feng mendapatkan informasi bahwa kejadian ketika pertama kali berjumpa dengan Bella yang masuk rumah sakit karena sengatan ubur-ubur dan juga ketika Bella tergigit bisa ular, di saat itu Dailon ada bersama dengan Bella.


Hal itu membuat Feng lebih cemburu dan curiga atas segala kejadian yang menimpa Bella. Dan hal itulah yang membuat dirinya sangat menentang pekerjaan daerah sebagai artis karena dapat membahayakan dirinya.


Namun, Feng mengungkapkan perasaannya itu dalam bentuk perilaku yang membuat Bella tidak memahaminya. Dan sifat Feng yang terlalu dingin dan sulit mengungkapkan kebaikan dengan cara yang benar.


Dan puncaknya, saat Feng ingin menjemput dari lokasi syuting. Feng melihat Bella yang sedang ingin masuk ke dalam mobil namun tangannya di tahan oleh Dailon. Dan Bella tidak jadi masuk bersama Melly dalam mobil tetapi masuk ke dalam mobil Dailon. Feng mengikuti mereka hingga berhenti di sebuah restoran. Bella masuk dengan Dailon di restoran itu.


Feng yang begitu emosi pergi dari restoran begitu saja untuk tidak melakukan tindakan yang tidak diinginkan olehnya. Feng menahan dirinya untuk tidak langsung mendatangi Bella dan juga Dailon. Feng lebih memilih untuk pergi dari sana kemudian menuju ke perusahaannya dan meminta Rom untuk mempercepat perpindahan tempat tinggalnya untuk di apartemen Bella.


"Dan kenapa saat aku bertanya kepada mu mau kemana tapi kau menjawab dengan alasan tidak tahu karena jadwal semua di pegang oleh Melly." Jawab Feng yang menggenggam kepalan tangannya untuk menahan emosi.


Tiba-tiba seorang suster mengetuk pintu bank untuk memberikan data para pasien baru saja ditangani oleh Feng.


"Tok...tok..." suara pintu di ketuk.


"Masuk." Ucap Feng.


"Dok, ini semua rekam medis para pasien." Ucap Suster memberikan kepada Feng data rekam medis.


"Iya." Jawab Feng.


"Saya permisi, oh iya dok. Kemarin ada wanita yang datang ingin bertemu dengan mu dan tadi sepertinya saya melihat wanita yang sama menggunakan masker juga datang mencari dokter." Ucap Suster yang berhenti membicarakan hal itu dan langsung pergi karena melihat wajah Feng yang tidak begitu baik untuk meneruskannya.


Tidak lama setelah suster itu pergi, suara ponsel Feng berdering.


"Ada apa?" tanya Feng.


"Nona Bella sepertinya pergi ke hutan untuk syuting selama dua hari kedepan." Ucap Rom.


"Dailon juga?" tanya Feng.


"Iya. Makanya saya segera melaporkan hal ini kepada Anda." Ucap Rom.


"Anda ingin pergi sendiri?" tanya Rom.


"Iya." Jawab Feng.


"Lebih baik Anda istirahat dulu karena saya dengar tuan telah bekerja keras beberapa jam ini. Dan waktu tidur Anda baru 3 jam saja." Jawab Rom yang mengetahui bahwa Feng baru 3 jam saja tidur langsung ke rumah sakit lagi karena mendapatkan kabar tentang keracunan pada mahasiswa.


"Aku akan pergi sendiri." Jawab Feng.


"Orang kita akan datang menjemput Anda sekarang juga dan Anda bisa istirahat selama perjalanan menuju hutan." Ucap Rom.


"Baiklah." Ucap Feng.


Panggilan dimatikan dan Feng membuka jas dokternya dan mengganti bajunya untuk segera bergegas turun ke luar menuju ke tempat Bella berada. Feng yang berada di pintu keluar sudah di tunggu mobil mewah. Supir itu membuka pintu untuk Feng memasuki mobil.


"Tuan silahkan. Saya suruhan bos Rom untuk mengantarkan Anda ke hutan." Ucap supir itu.


Feng dan tidak menjawab dan langsung masuk ke dalam mobil. Supir itu menerangkan untuk beristirahat di dalam mobil yang sudah diatur olehnya menjadi seperti kamar tidur kecil yang nyaman. Feng menuruti perkataan supir itu untuk membaringkan dirinya tertidur karena memang Feng sangat kelelahan. Mereka pergi meninggalkan rumah sakit menuju hutan di mana Bella syuting.


Sementara Bella yang baru saja tiba di lokasi syuting melihat para kru dan juga sutradara beserta para artis lainnya sedang sibuk memasuki barang-barang mereka ke tenda. Dan mereka juga sebagian dari mereka telah mempersiapkan beberapa alat untuk syuting nantinya. Melly menyambut Bella yang baru saja tiba.


"Anda sudah datang nona?" tanya Melly yang membuka pintu mobil Bella.


"Berapa hari kita di sini?" tanya Bella.


"Hanya semalam saja nona. Ayo masuk ke tenda untuk istirahat sejenak sekalian mempelajari naskah Anda kembali." Ucap Melly.


Bella mengikuti Melly untuk masuk ke dalam tenda.


"Kalian sudah lama tiba?" tanya Bella.


"Tidak, baru saja setengah jam lewat begitu lah." Jawab Melly.


"Oh ya nona, sutradara mengatakan bahwa syuting drama di sini yang terpenting adalah pengambilan adegan sunset dan senja." Jawab Melly yang mempersilahkan Bella untuk duduk di kursi panjang.


"Aku mengerti." Jawab Bella yang duduk di kursi.


"Nona dari mana?" tanya Melly.


"Hanya mencari angin pagi saja." Jawab Bella yang kemudian mengambil draf naskah untuk di baca olehnya.


"Baiklah saya keluar dulu untuk menyiapkan makan siang Anda. Saya yakin Anda belum makan kan?" tanya Melly yang melihat jam sudah menunjukkan pukul 2 siang. Melly keluar dari tenda untuk mengambil makan siang yang sudah ia siapkan di dalam mobil miliknya.


"Oke." Jawab Bella.


"Aku harus profesional dan jangan memikirkan masalah pribadi dulu." Ucap Bella yang mencoba fokus untuk menghafal beberapa kalimat di draf naskah syuting.


Bella yang terus membaca naskah dan juga menghafalnya nya di tenda itu sendiri. Dan beberapa menit kemudian, Melly datang membawa makanan untuk dihidangkan kepada Bella. Bella menikmati makan siangnya kemudian kembali menghafal naskah.