
Jangan Lupa Like Terlebih Dahulu Sebelum Membaca ☺️🙏
Episode Krissta Sandreas
"Baguslah. Ingat tugas kalian jika kita bertiga bisa masuk ke dalam ruangan itu. Kyler gunakan kemampuan analisa mu terhadap data apa yang kita cari. Farel, gunakan kemampuan mu untuk membobol semua sandi ruangan, komputer atau server. Aku akan melihat-melihat hal yang lain di ruangan yang mungkin ada beberapa petunjuk." Jawab Kriss.
"Kami mengerti." Jawab Farel dan Kyler.
"Aku berharap kita bisa mendapatkan sedikit petunjuk." Jawab Kriss.
"Semoga." Jawab mereka bertiga secara kompak.
Sejak dari gerbang mereka sudah melakukan aksinya dengan mengkosongkan CCTV dari mobil. Mereka yang tiba di depan ruangan Laboratorium Komputer. Dan semuanya keluar. Di sisi lain semua penjaga yang sudah tertidur karena telah memakan makanan yang di bawakan oleh Robert beberapa waktu lalu.
"Tuan, saya akan mengawasi dari sini." Ucap Robert yang membuka pintu mobil. Kriss dan yang lainnya keluar dari mobil dan berjalan menuju lorong untuk masuk ke ruangan Laboratorium. Kyler yang membawa laptop dan selalu menekan tombol untuk membuat CCTV yang di lewati mereka tidak akan merekam diri mereka yang lewat.
Di depan pintu, mereka bertiga berdiri dan menyuruh Kyler untuk segera merentas pasword ruangan dengan teknik Hacker dari Billy ke Kyler.
"Serahkan pada ku." Ucap Kyler dengan tersenyum kepada mereka berdua. Dan Kriss bersama Farel hanya tersenyum memberikan apresiasi kepada Kyler. Beberapa menit berlalu Kyler selesai merentas pasword pintu ruangan dan terbuka.
"Sudah." Jawab Kyler yang membuka pintu.
"Hahaha, kau yang terbaik." Jawab Farel.
Kriss hanya tersenyum dan melangkah masuk ke ruangan.
"Laksanakan rencana kita." Jawab Kriss.
"Oke." Jawab mereka berdua.
Kyler berjalan ke arah server untuk bisa merentas pasword PC komputer. Farel segera duduk di server setelah bisa di buka password-nya oleh Kyler. Sedangkan Kriss berjalan mengelilingi komputer.
"Kriss kami menemukan. Berjalan ke arah kanan. Komputer paling belakang dan paling pojok itu." Ucap Farel.
"Ini?" tanya Kriss.
"Iya." Jawab Kyler dan Farel.
"Baiklah." Jawab Kriss.
Mereka kembali menikmati untuk mengecek semua data yang ada di dalam komputer.
"Sepertinya tidak akan mendapatkan apa-apa." Ucap Kyler.
"Aku juga." Jawab Farel.
"Aku menemukan kepastian." Ucap Kriss.
Mereka berdua langsung berjalan ke arah Kriss.
"Kalian lihat ini." Ucap Kenzo memerintah Farel dan Kyler untuk melihat layar monitor.
"Ini Histori tanggal yang sama dengan petunjuk dari Abang Kenzo?" tanya Kyler.
"Kau benar. Jadi memang ada yang menggunakan komputer ini di sini untuk mengirim pesan ini." Ucap Kriss.
"Iya. Tapi siapa dia?" tanya Farel.
"Aku lihat." Ucap Kyler yang meminta Kriss untuk berdiri dari kursi. Lalu ia duduk di kursi dan memulai aksinya untuk memainkan jari-jarinya tangannya pada mouse dan keyboard komputer.
"Kau ingin melihat email siapa yang digunakan?" tanya Kriss.
"Iya." Jawab Kyler.
"Kau sudah mengeceknya?" tanya Kyler.
"Sudah. Tapi tidak menemukan apa-apa. Lebih baik sekarang merentas aplikasi absen penggunakan ruangan ini. Cocokkan tanggalnya dan lihat siapa aja yang menggunakan komputer ini selama tanggal itu." Jawab Kriss.
"Kau benar, kenapa tidak kepikiran sejak tadi." Ucap Farel.
"Kau memang hebat Kriss." Jawab Kyler yang berdiri dari kursi itu dan berjalan ke arah server kembali.
Kriss dan Farel mengikutinya ke arah server. Mereka melihat kehebatan Kyler kembali untuk merentas. Beberapa menit kemudian ia bisa login di aplikasi itu dan segera membuka menu yang ada di aplikasi. Melihat laporan harian pengunjung yang datang pada hari itu.
Setelah mendapatkan file di tanggal yang mereka cari di aplikasi absen, Kyler mengekstrak file untuk bisa mereka copy. Farel memberikan flashdisk yang berada di kantong celana miliknya.
"Bagus, kita sudah mendapatkannya." Jawab Farel yang tersenyum.
"Waktu kita tinggal 20 menit lagi." Jawab Kyler yang mengingatkannya.
"Kita sudah selesai di sini, tapi kita harus ke ruang CCTV untuk mencari rekaman di tanggal yang sama." Ucap Kriss.
"Kau benar, kita juga harus mendapatkan rekaman itu." Jawab Kyler.
"Lebih baik kalian berdua ke ruangan CCTV dulu. Aku yang akan membereskan hal di sini untuk menghemat waktu." Jawab Kriss.
"Baiklah, kami ke sana." Ucap Farel.
"Oke." Jawab Kyler kemudian mereka bertiga saling memandang dan melaksanakan tugasnya.
Kriss harus membersihkan jejak mereka yang berada di laboratorium. Menghapus histori komputer dan server. Setelah itu, mematikan semua komputer yang di hidupkan oleh mereka lalu mematikan lampu ruangan dan bergegas menyusul Kyler dan Farel yang berada di ruangan CCTV.
Kyler dan Farel yang tiba di ruangan CCTV, mengintip dari kaca pintu kondisi di dalam ruangan. Mereka melihat dua orang satpam yang menjaga ruangan CCTV seluruh sekolah sedang tertidur di atas meja dengan kondisi lingkungan ruangan masing-masing di samping mereka telah selesai menikmati makanan yang di bawa oleh Robert.
"Mereka masih tertidur." Ucap Farel yang melihat kondisi di dalam.
Kyler langsung membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan. Mereka merapikan sedikit makanan kedua satpam itu dan menata posisi tidur mereka seperti sedang tidur yang sangat melelahkan. Mereka juga membungkus makanan yang tersisa dan meninggalkan bungkusnya saja. Semua di lakukan untuk meninggalkan jejak.
Dan yang melakukan itu adalah Farel, sedangkan Kyler mulai beraksi untuk melihat semua penyimpanan rekaman CCTV yang di sesuaikan dengan tanggal pengiriman email itu dan juga rekaman CCTV yang ada di dalam ruangan laboratorium.
Kyler terus menggerakkan mouse ke bawah untuk mencari data rekaman pada tanggal yang di inginkan. Karena sudah beberapa bulan yang lalu maka membutuhkan waktu yang cukup lama mencarinya. Waktu mereka tinggal 10 menit lagi.
Kriss membuka pintu dengan mengejutkan Kyler dan Farel yang saat ini memang sedang tegang belum menemukan rekaman yang di butuhkan oleh mereka.
"Huh, aku kira orang lain ternyata kau." Jawab Farel. Kyler yang ikut menoleh ke arah pintu dan kembali fokus pada layar monitor mencari rekaman.
"Sudah menemukan?" tanya Kriss kepada Kyler.
"Sedang aku cari." Jawab Kyler.
"Berusahalah." Ucap Kriss yang menyentuh punggung Kyler dan melihat monitor. Hanya beberapa detik melakukan hal itu dan pergi ke belakang CPU.
"Kau sedang apa Kriss?" tanya Farel ya v melihat Kriss berjalan ke arah CPU.
"Mengambil ini." Jawab Kriss yang menunjukkan ada flashdisk yang tertancap di salah satu port USB CPU.
"Aku menemukannya." Jawab Kyler yang menemukan rekaman di tanggal itu.
"Langsung pindahkan ke flashdisk saja." Ucap Kriss yang mengeluarkan flashdisk miliknya.
"Baik." Jawab Kyler.
Mereka menunggu pemindahan data itu selesai.
"Berapa menit lagi?" tanya Kriss.