
Bella melangkah keluar dari ruangan untuk kabur dari pesta tersebut. Sedangkan Kenzo setelah selesai mandi dan melihat Zhafira Yang sudah terlelap. Kenzo aku berjalan memasuki sebuah ruangan yang terdapat di kamar yang ditempati oleh itu. Ternyata Itu adalah sebuah ruangan kecil yang seperti sebuah ruangan kerja dimana Riki menunggu ya disitu.
"Bagaimana keadaan?" tanya Kenzo.
"Ada 5 orang yang sedang kita awasi dari kamera CCTV ini bahwa mereka sangat mencurigai." Jawab Riki.
"Siapa saja?" tanya Kenzo.
"Lihat ini," ucap Riki yang memberikan ulasan video singkat dari CCTV itu kepada Kenzo.
Dari semua video yang diperlihatkan oleh Riki, Kenzo tertarik dengan Feng. Namun, Kenzo tetap saja memerintahkan Riki untuk menyelidiki semua orang yang di curigai ya itu.
"Selidiki semuanya dengan baik, aku ingin mengetahui semua latar belakang mereka." Ucap Kenzo.
"Baik." Ucap Riki.
Setelah itu, suara ponsel Kenzo berdering sehingga ia mengangkatnya dengan cepat.
"Ada apa?" tanya Kenzo.
"Dimana? Aku butuh penjelasan." tanya Bella.
"Ruang CCTV di room." Ucap Kenzo.
"Oke aku ke sana." Jawab Bella.
"Iya." Jawab Kenzo.
"Nona Bella?" tanya Riki.
"Iya, aku belum menjelaskan keseluruhannya." Jawab Kenzo.
"Oh pantasan."Jawab Riki.
Saat melihat Bella yang keluar dari toilet di ikuti oleh Feng di layar monitor CCTV membuat Riki memberitahu Kenzo. Kenzo dengan cepat menelpon Bella untuk memberitahu hal itu.
"Ada yang sedang mengikutimu, kita bertemu di lantai atas saja." Jawab Kenzo.
"Oke." Jawab Bella.
Bella mengeluarkan sebuah bedak untuk berpura-pura membersihkan make up nya namun melihat dari kaca siapa yang mengikuti dirinya.
"Mr. Zo? Dan siapa yang di depannya itu?" tanya Bella dalam hati kemudian melanjutkan langkahnya untuk memasuki lift.
Feng mengikuti Bella ternyata sedang melihat seseorang yang menggunakan Hoodie hitam dan masker hitam mengikuti Bella sejak Bella di dalam toilet. Feng yang tidak sengaja melihat itu membuatnya menyelidiki untuk melindungi Bella. Feng membuka ponselnya dan mengetik sebuah pesan.
"Bisakah kita bertemu?" tanya Feng dalam pesan itu pada Bella.
Bella yang mendengar ponselnya berbunyi mengecek siapa yang sedang mengirim pesan untuk dirinya. Bella membaca pesan itu dengan tersenyum. Namun ia berfikir kembali bahwa ia harus bertemu dengan Kenzo.
"Maaf, sepertinya tidak bisa karena aku sedang berada di hotel S untuk menghadiri sebuah pesta." Jawab Bella.
"Apa perlu aku menjemput mu?" tanya Feng.
"Benarkah?" tanya Bella.
"Ia. Oke tunggu." Jawab Feng yang tersenyum.
Bella memasuki lift dan menekan tombol angka tertinggi yaitu tujuannya dan menekan tombol lantai bawah, namun seseorang yang mengikutinya itu hanya melihat Bella masuk ke dalam lift dan melihat menuju lantai berapa. Semua karena Feng tiba-tiba masuk ke dalam lift bersama dengan Bella.
"Mr. Zo?" tanya Bella.
"Sepertinya sudah tidak seru di pesta jadi aku harus segera kembali. Pesta itu membosankan." Jawab Feng.
"Oh." Jawab Bella yang curiga.
"Kenapa menekan tombol 30?" tanya Feng.
"Malam ini aku menginap di hotel ini." Jawab Bella.
"Oh. Baiklah aku duluan." Jawab Feng yang liftnya lebih dulu turun daripada naik ke atas karena Feng menekan tombol duluan.
"Iya." Jawab Bella dengan singkat.
"Semoga dia baik-baik saja." Jawab Feng yang melangkah keluar dari lift.
Ternyata saat Feng keluar dari lift dia melihat seseorang yang mencurigakan tadi keluar dari pintu tangga darurat kemudian balik kembali masuk setelah melihat dirinya keluar dari lift.
"Sial."Jawab Feng yang berlari mengikuti seseorang itu untuk mengejarnya.
Feng berlari dengan cepat untuk mengejar seseorang itu kemudian memberikan tendangan kepadanya dari belakang sehingga membuatnya terjatuh. Seseorang itu adalah seorang pria. Mereka melakukan pertengkaran satu sama lain hingga membuat Feng menang dalam sekejap.
"Bukan urusan mu." Jawabnya.
"Ku bilang jawab brengsek." Ucap Feng yang memberikan tinjunya.
Karena pria itu tidak ingin menjawab pertanyaan Feng, Feng menelepon Rom untuk membawanya pergi dari sini dan mendapatkan informasi setelah diinterogasi. Feng memikirkan harus segera berganti penampilan untuk bertemu dengan Bella.
Sementara disisi lain, Bella sudah sampai di ruangan paling atas. Dan Kenzo segera datang.
"Abang, apa kau gila melibatkan Zhafira pada dunia kita?" tanya Bella.
"Dia yang menginginkannya." Jawab Kenzo.
"Maksudnya?" tanya Bella.
"Kau masih ingat saat aku menemukannya ketika itu?" tanya Kenzo.
"Iya." Jawab Bella.
"Dia dijual oleh ibunya sendiri untuk mendapatkan beberapa keuntungan. Lihat ini." Ucap Kenzo memberikan beberapa berkas tentang masa lalu Zhafira kepada Bella.
"Gila ini benar-benar gila." Jawab Bella yang beberapa menit membaca berkas yang sudah di berikan olehnya.
"Seperti yang sudah kau lihat bahwa itulah yang selama ini terjadi padanya. Dan dia baru mengetahui hal itu setelah kejadian terakhir kali." Jawab Kenzo.
"Sungguh penderitaan yang menyedihkan." Jawab Bella.
"Karena alasan itu, dia ingin balas dendam." Jawab Kenzo.
"Jadi dia meminta bantuan mu?" tanya Bella.
"Iya, dengan alasan dia mencintaiku namun akhirnya di tetap berkata jujur pada tujuan awalnya." Jawab Kenzo yang menceritakan keseluruhannya kepada Bella.
"Lalu kau menyetujui ya?" tanya Bella.
"Iya." Jawab Kenzo kepada Bella dengan tersenyum.
Bella yang mengetahui hal itu sudah memahami Kenzo kemudian memberikan peringatan kepadanya.
"Aku paham, tapi ingat. Pertama, jangan pernah menyakiti hatinya. Kedua, lindungi dia dari setiap situasi." Jawab Bella.
"Aku mengerti." Jawab Kenzo.
"Aku percaya padamu Bang." Jawab Bella.
"Oh ya, siapa dua orang yang mengikuti mu tadi?" tanya Kenzo.
"Mr.Zo dan satunya lagi aku tidak mengetahuinya. Dia menggunakan masker sehingga aku tidak dapat melihat wajah ya." Jawab Bella.
"Lebih berhati-hatilah." Jawab Kenzo.
"Oke." Jawab Bella.
"Ya sudah, Abang kembali ke kamar." Jawab Kenzo.
"Oke."Jawab Bella.
"Melly dimana?" tanya Kenzo.
"Dia menunggu di area parkir." Jawab Bella.
"Beri kabar jika sudah sampai apartemen." Jawab Kenzo.
"Siap bro." Jawab Bella dan Kenzo yang terlebih dulu keluar dari ruangan dan menuju lift.
Feng menelpon Bella.
"Aku sudah di bawah." Jawab Feng.
"Oke tunggu sayang." Jawab Bella.
"Kenapa dia datang begitu cepat? Jika di perkirakan jarak kecepatan dari kota C ke kota A paling cepat 1 jam jika tidak ada lampu merah. Namun ini masih berjalan 45 menit." Jawab Bella dalam hati namun ia tetap senang saat Feng mau menjemputnya. Bella memberikan pesan kepada Melly bahwa dirinya akan pulang bersama dengan Feng.
"Mengapa ingin bertemu? Dan mengapa bisa secepat itu tiba?" tanya Bella saat Feng membuka pintu mobil untuk Bella.
"Masuk terlebih dulu." Jawab Feng.
"Baguslah dia baik-baik saja, sepertinya aku harus menugaskan seseorang untuk selalu melindunginya secara diam-diam." Jawab Feng dalam hati ketika berjalan masuk ke dalam mobilnya setelah membukakan pintu mobil untuk Bella.