Junior Sandreas

Junior Sandreas
Di ikuti Anggota Kayasi: Krissta Sandreas



Kayasi yang merasa bahwa cerita Niko ini adalah bohongan membuat dirinya kembali informasi kepada Nico dengan cara terus bertanya.


"Adikku sudah meninggal 2 tahun yang lalu. Dan saat itu lah aku kembali ke sini , karena itu permintaan adikku untuk datang dan menjalani hidup kembali di tempat kami dilahirkan." Jawab Nico.


"Jadi adik mu meninggal karena proyek jantung buatan mereka gagal?" tanya Kayasi.


"Bisa di bilang iya bisa di bilang tidak. Karena penyebab awal kematian adikku adalah karena mengalami kecelakaan. Saat itu, jantung buatan itu rusak total sehingga tidak bisa menyelamatkan nyawa adik ku. Dan juga, orang yang telah memberikan uang itu juga menghilang bagaikan ditelan bumi setelah mengetahui bahwa proyek mereka berhasil." Jawab Nico.


"Jika anda tidak percaya apa yang aku katakan silakan mencari tahu di kota A. Walaupun tentang keberadaan mereka dan juga ketika operasi yang diadakan di rumah sakit setelah dihapuskan oleh pihak mereka sesuai dengan janji yang telah aku sepakati." Jawab Nico.


"Jadi kau tidak dendam dengan mereka?" tanya Kayasi.


"Tidak, aku menganggapnya bahwa mereka adalah malaikat yang menumpang lewat karena telah memberikan waktu 3 tahun lebih lama bersama dengan adikku." Jawab Nico.


"Apa bos sudah puas dengan jawaban yang aku berikan. Bos tetap sama seperti dulu, ketika mengintrogasi dengan cara seperti ini." Jawab Nico.


"Hahahha. Aku hanya penasaran dengan orang yang telah membantu mu itu. Ternyata cerita yang sebenarnya adalah seperti itu." Jawab Kayasi.


"Jadi bos bisa kami pergi?" tanya Nico.


"Kenapa sangat terburu-buru, nikmati dulu apa yang ada di sini sambil melihat kegiatan inti pada malam hari." Jawab Kayasi.


"Seperti ya lain kali saja bos. Aku juga datang kemari hanya untuk mendapatkan kerinduan dulu." Jawab Nico.


"Hahahahha. Kau selalu jujur maka itu aku mempercayai mu. Tempat ini selalu terbuka untukmu walaupun dulu aku sempat kesal karena kau telah menghianati ku untuk pergi begitu saja." Jawab Kayasi.


"Aku tidak menghianati mu hanya saja memilih yang lebih baik." Jawab Nico sambil tersenyum lebar.


"Baiklah. Aku tunggu kedatangan mu kembali " Jawab Kayasi yang memberikan uluran tangannya kepada Nico dan juga Kriss. Nico dan Kriss menerima uluran tangan dari Kayasi.


Setelah itu, mereka keluar dari ruangan itu menuju ke ruangan mereka tadi.


"Apakah anda menemukan sesuatu?" tanya Nico ketika mereka sudah berada di ruangan VIP mereka sendiri.


"Ada, semua pengawal yang menjaga Kayasi di dalam ruangan itu memiliki tato yang sama seperti apa yang ingin aku cari. Dan saat tadi bersalaman dengannya aku melihat tato yang sama berada di pergelangan tangan Kayasi." Jawab Kriss.


"Apa jangan-jangan organisasi pembunuhan itu ada kaitannya dengan Kayasi?" tanya Nico.


"Sangat akurat. Aku akan memberitahu Abang Kenzo tentang informasi yang telah kita dapatkan hari ini. Dan biarkan orang-orang suruhan Abang Kenzo yang akan menyelidikinya lebih dalam." Jawab Kriss.


"Kenapa tidak kita saja?" Jawab Nico.


"Tidak. Di lihat dari pengamatan ku bawa Kayasi itu adalah orang yang sangat cerdik. Ia juga mampu melihat sesuatu dengan baik. Mungkin saja saat ini ia telah menyuruh seseorang untuk mengikuti mu. Untuk sementara waktu lebih baik kita jangan pernah bertemu lagi. Dan orang suruhan akan menggantikanku saat ini sebagai aku yang selalu berada di sekitar mu." Jawab Kriss.


"Benarkah?" tanya Nico.


"Karena sering melihat dirinya yang mengintrogasi seseorang seperti tadi. Makanya aku sudah mempersiapkan jawaban yang akan di ditanya olehnya." Jawab Nico.


"Jadi ingat yang aku katakan bahwa kita tidak perlu bertemu lagi untuk sementara waktu karena pasti kita sedang diikuti oleh orang suruhannya." Jawab Kriss.


"Baiklah." Jawab Nico.


"Setelah itu, apa lagi rencana lainnya segera berikan aku kabar secepatnya melalui Tuan Robert. Jika ada yang akan aku bantu maka aku akan segera membantu tuan muda." Jawab Nico.


"Aku pasti akan memberikan kabar. Terima kasih telah membantuku sejauh ini." Jawab Kriss.


"Ternyata benar, seperti pembicaraan orang lain bahwa ternyata tuan muda Kris memang orang yang rendah hati. Aku yang seharusnya berterima kasih karena telah diberi kesempatan untuk bekerja sama dengan tuan muda


" Jawab Nico.


"Jadi kita kembali sekarang?" tanya Kriss.


"Oke." Jawab Nico.


Mereka selesai bersiap-siap langsung keluar dari ruang VIP dan berjalan keluar menuju ke lift. Namun, saat mereka menuju ke ruang lift dugaan Kriss bahwa Kayasi akan memerintahkan seseorang mengikuti Mereka ternyata benar. Kriss dan Nico mengetahui hal itu, mereka bersikap biasa saja dan berpura-pura tidak mengetahui.


Sampai di tempat parkiran mereka langsung masuk ke dalam mobil dan menancap gas pergi meninggalkan bar. Kriss juga telah menghubungi seseorang yang telah menggantikan dirinya didalam apartemen miliknya itu untuk keluar dan bertemu di toilet umum yang telah mereka lakukan saat berganti tadi sore.


Nico memberhentikan mobilnya sambil memperhatikan seseorang yang telah ikuti mereka sejak keluar dari ruang VIP yang berada di dalam bar. Nico dan Kriss sengaja keluar dari mobil masuk ke dalam toilet umum tersebut.


Saat itu, Kriss dan seseorang yang telah menggantikan ya berganti posisi kembali ketempat semula. Namun saat ini karena Kris yang menyamar menjadi asisten Nico telah diikuti juga oleh orang suruhan Kayasi. Jadi seseorang yang menggantikan Kriss menjadi Kriss berdandan seperti Kriss yang menjadi asisten dengan menggunakan gigi palsu kelinci dan tompel di pipi kanan dan juga kacamata.


Setelah selesai bertukar pakaian, Kriss pergi sendiri menaiki bus dari halte. Sedangkan Nico dan anggota lainnya pergi. Mereka pergi masing-masing dengan penyamaran yang sempurna. Bahkan orang-orang yang telah mengikuti mereka tidak menyadari hal itu.


Kriss yang di dalam bus memakai headset mendengar musik untuk menunggu tiba di apartemen.


Kriss yang baru saja tiba di depan apartemen tiba tidak mendapatkan telepon dari Bella.


"Dimana adik ku sayang?" tanya Bella yang langsung bertanya keberadaan Kriss.


"Di apartemen." Jawab Kriss.


"Kirimkan segera alamat apartemen mu." Jawab Bella.


"Untuk apa? Kakak mau kemari?" tanya Kriss namun ternyata panggilan sudah dimatikan oleh Bella. Melihat hal itu Kris langsung mengirimkan share location kepada Bella.


Kriss langsung masuk ke dalam apartemen miliknya dan bergegas mandi setelah selesai pada penyamarannya. Kriss langsung membuang semua pakaian yang telah dia gunakan tadi ke dalam plastik hitam dan diikat olehnya. Kriss tidak mau mencuci baju itu melainkan langsung memasukkan kedalam kantong plastik untuk di buang ke tong sampah.