Junior Sandreas

Junior Sandreas
Diskusi VC Kriss dan Kenzo



Episode Kenzo Sandreas


Di sisi lain, Kenzo yang sudah keluar dari laboratorium Max pergi menuju ke ke perusahaan cabang untuk melakukan sedikit perubahan tentang ke pemimpinan yang dipimpin oleh Erik dan digantikan dengan orang lain. Kenzo menyelesaikan permasalahan yang dibuat Erik di dalam perusahaan cabang. Dalam sehari waktu yang diperlukan oleh Kenzo untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah kacau di perusahaan cabang.


Kenzo, telah memerintah salah satu orang yang dipercaya hanya untuk memimpin perusahaan cabang dan juga mengatur segala keperluan untuk menutupi anjloknya kinerja karyawan yang juga kerjasama antara perusahaan lainnya dengan baik. Menutupi segala permasalahan internal yang terjadi karena Erik.


"Tuan, nona Zhafira telah pulang ke rumah ya. Tapi.." Ucap Riki yang memberitahukan kepada Kenzo di saat Kenzo masih mendatangan mendatangani beberapa berkas yang diperlukan di perusahaan cabang.


"Tapi apa?" tanya Kenzo yang memberhentikan penanya.


"Nyoya Cai menyuruh nona Zhafira untuk datang ke rumah malam ini." Jawab Riki.


"Baiklah, aku akan segera menyelesaikan ini. Dan kita jemput dia di sana." Jawab Kenzo.


"Baik tuan." Ucap Riki.


"Hehehe, anda ternyata peduli dengan nona Zhafira seperti apa yang di katakan Nyoya Caca." Jawab Riki yang tersenyum dalam hati.


Riki keluar dari dalam ruangan itu dan mempersiapkan segala sesuatu untuk keberangkatan Kenzo ke rumah Zhafira. Riki pergi ke mall dan berbelanja beberapa barang yang akan di bawa oleh Kenzo ke sana tanpa sepengetahuan Kenzo tapi sudah berkonsultasi kepada Caca. Riki sudah berjanji untuk menjadi mata-mata Caca untuk melaporkan segala sesuatu kepada Caca tentang Kenzo


Sementara Kenzo masih sibuk dengan beberapa berkas yang ada di perusahaan cabang dan mengkonsultasikannya kepada ada rekan yang sudah ditunjuk olehnya menjadi pemimpin di perusahaan cabang itu. Setelah menyerahkan tugas sebagai seorang pemimpin di dalam perusahaan cabang itu kepada pemimpin baru yang menggantikan Erik, Kenzo menyelesaikan dengan cepat sehingga bisa pergi ke rumah Zhafira.


"Kau di mana uncle ?" tanya Kenzo yang menelpon Riki.


"Saya segera ke sana tuan," Jawab Riki yang sedang memasukkan beberapa belanjaan yang sudah di beli olehnya ke dalam bagasi mobil.


"Oke. Aku sudah hampir selesai, hanya tinggal beberapa berkas yang perlu aku tanda tangani." Jawab Kenzo.


"Oke." Jawab Riki dengan terburu-buru masuk ke dalam mobil dan menginjak gas melajukan mobil dengan secepatnya.


Riki yang sudah tiba di perusahaan, segera mengosongkan lift dan seluruh jalan yang akan dilalui oleh Kenzo agar tidak terlihat oleh karyawan lainnya. Karena hanya di perusahaan pusat yang memiliki jalur perjalanan Kenzo pribadi tanpa di ketahui orang lain. Sedangkan di perusahaan cabang di manapun tidak ada fasilitas seperti itu.


Identitas Kenzo yang selalu di rahasiakan kedatangannya itu membuat musuh sulit untuk mengetahui. Walaupun Kenzo banyak di kenal namun tidak banyak orang yang mengetahui jadwal tentang Kenzo.


"Tuan sudah siap?" tanya Riki yang sudah mengkosongkan perusahaan cabang dengan memberikan pulang yang cepat kepada karyawannya yang bekerja di perusahaan untuk hari ini. Riki bergegas pergi ke ruangan Kenzo dan memberitahukannya.


"Aku juga sudah selesai." Jawab Kenzo.


"Hati-hati di jalan tuan, saya tidak akan mengecewakan kepercayaan Anda kepada ku." Jawab seorang yang telah mengantikan Erik itu.


"Iya, bekerjalah dengan baik sebagai pembuktiannya." Jawab Kenzo yang berdiri dari kursinya dan mengancingkan baju jas nya kemudian berjalan bersama dengan Riki.


Tiba di dalam mobil, Kenzo baru teringat bahwa dirinya belum menelepon Kriss untuk mempertanyakan tentang racun darah tersebut.


"Aku lupa bertanya kepada Kriss." Ucap Kenzo di saat Riki membukakan pintu mobil kepadanya.


"Anda telpon sekarang juga." Jawab Riki.


Kenzo yang masuk kedalam mobil kemudian langsung membuka tablet yang ada kursi belakang di samping kursi Kenzo duduk. Kenzo menghidupkan tablet nya kemudian menekan tombol video call kepada Kriss.


"Ada apa Abang?" tanya Kriss.


"Kau mengirimkan sampel racun darah kepada Uncle Max?" tanya Kenzo.


"Racun darah?" tanya Kriss.


"Iya. Bagaimana kau mendapatkan itu?" tanya Kenzo.


"Jadi ceritanya saat sebelum aku melakukan ujian bulanan entah sesudah aku melakukannya. Ada beberapa orang yang sedang mengintai aku. Karena tidak ingin melibatkan Kyler dan juga Farel, aku menyelesaikannya sendiri. ........." Kriss yang bercerita ( lihat episode 67, 70, 101, 102).


"Kenapa kau baru melapor sekarang?" tanya Kenzo yang memiliki ekspresi kesal.


"Aku sibuk dengan ujian dan juga tentang alamat IP itu. Lagian aku sudah mengatakan kepada Daddy tentang hal ini." Jawab Kriss dengan tenang.


"Lalu kau tidak mengatakan kepada ku?" tanya Kenzo.


"Abang sudah terlalu sibuk dengan perusahaan dan juga beberapa hal yang harus diselidiki tentang kematian kakek dan nenek. Dan juga..." Jawab Kriss yang berhenti berbicara.


"Dan apa?" tanya Kenzo.


"Bukan kah Abang sudah memiliki tunangan?" tanya Kriss yang menggoda Kenzo.


"Kau..." Ucap Kenzo.


"Bunda yang mengatakan, lagi pula setelah bunda mengatakan hal itu aku mencari tau dari majalah dan tabloid bahwa kau sendiri yang mengumumkan itu. Kenapa harus marah pada ku?" tanya Kriss.


"Sudahlah, kau mengahlikan pembicaraan. Intinya, apapun yang terjadi aku harus melapor kepada Abang. Dengan begitu semua ini akan jelas." Jawab Kenzo.


"Iya, iya." Jawab Kriss.


"Abang mempertanyakan hal ini juga karena beberapa kejadian yang ada kaitannya dengan racun darah ini." Jawab Kenzo.


"Maksudnya?" tanya Kriss.


"Kau tau Erik yang menjadi CEO di perusahan cabang bagian selatan?" tanya Kenzo.


"Iya." Jawab Kriss.


"Dia menghianati kita karena....." Kenzo menceritakan hal kerjakan itu.


"Apa? Kenapa ini berkaitan?" tanya Kriss.


"Sepertinya kita di incar oleh pembunuh bayaran yang kau maksud itu. Kelompok pembunuh dengan tato prisma di tengahnya huruf C. Sebuah tanaman yang akarnya itu sangat beracun yang mengandung racun Cicutoxin yang dapat membuat fungsi otak manusia rusak secara perlahan. Gejala awal berkeringat, ginjal tidak berfungsi lalu kematian." Jawab Kenzo.


"Dan Abang mencurigai bahwa ada orang di balik semua ini?" tanya Kriss.


"Iya, sama seperti firasat Daddy. Aku pun begitu." Jawab Kenzo.


"Tidak salah lagi, sepertinya dia adalah dalang dari semua ini. Dia mengetahui bahwa kita adalah anak-anak dari Daddy. Dia menyerang orang-orang terdekat Daddy untuk membuat Daddy muncul? seperti itu kesimpulan ku." tanya Kriss.


"Kakak Bella?" tanya Kriss yang bersamaan dengan Kenzo juga.


"Bella?" tanya Kenzo yang bersamaan dengan Kriss.


"Abang juga berfikir seperti itu?" tanya Kriss.


"Iya. Sepertinya bukan hanya kita berdua yang di incar tapi juga Bella. Tapi Bella baik-baik saja beberapa waktu ini." Jawab Kenzo.


"Tapi bagaimana mungkin dia mengetahui kita semua dari semua rahasia yang sudah kita tutupi tentang identitas kita?" tanya Kriss.


"Entah." Jawab Kenzo.