
"Namun, setelah aku datang tadi. Aku bisa menilai dengan mudah bahwa sekolah ini seperti sedang menyimpan sebuah rahasia besar yang aku sendiri tidak mengetahuinya. Tapi ini hanya sebuah firasat yang jarang salah ketika aku menilai." Jawab Jack.
Semua orang yang berada di ruang tamu mendengar pernyataan dari Jack membuat mereka menjadi penasaran. Karena apa yang dikatakan Jack adalah sebuah kebenaran yang sulit untuk dipercaya. Pada setiap banyak kejadian selama ini, bawa apa yang di rasakan oleh Jack akan terjadi.
"Jadi maksud Daddy ada perasaan mencurigakan dengan sekolah JS?" tanya Kriss.
"Apakah begitu maksud uncle?" tanya Kyler.
"Firasat seperti apa?" tanya Farel.
"Perjelas dengan baik hubby?" tanya Caca yang memeluk tangan Jack dengan manja seperti biasanya.
"Entahlah aku sulit menjelaskannya. Tapi yang pasti, berhati-hatilah. Dan ingat pesan yang selalu aku katakan pada kalian, selain orang-orang terdekat kita jangan percaya pada siapapun. Bahkan terkadang orang terdekat bisa mengkhianati kita." Jawab Jack.
"Aku mengerti." Jawab Kriss, Kyler dan Farel.
"Apakah kita tidak pernah hidup dengan tenang?" tanya Caca yang cemberut.
"Inilah keseharian kita mylotus. Tidak ada yang bisa di hindari atau di lepaskan ketikan semua sudah di mulai dan masuk ke dunia seperti ini." Jawab Jack dengan mengelus kepala Caca dan memeluknya.
"Bunda tenang saja. Kami bisa melindungi diri sendiri." Jawab Kriss.
"Kita tidak pernah mengetahui kapan kalian akan selalu beruntung. Akan tiba waktunya kalian lemah." Jawab Caca.
"Bukankah kita selalu di hantui dengan kematian Bunda? Apapun yang terjadi pada setiap waktunya aku akan berusaha sebaik mungkin untuk selalu melindungi diriku dan juga keluargaku." Jawab Kriss.
"Anakku." Jawab Jack dengan memberikan jempol.
"Kalian berdua." Jawab Caca yang mencubit perut Jack.
"Auuuu, cubitan sayang." Jawab Jack tertawa.
"Tidak pernah serius ketika aku benar-benar mengatakan kebenaran." Jawab Caca dengan menyilang kan kedua tangannya di depan dada.
Kriss yang melihat bundanya sedang mengambek membuatnya berdiri dari sofa tempat duduknya mendekati Caca kemudian memeluknya dengan kasih sayang seperti biasanya. Kriss tidak peduli lagi untuk bersikap manja di hadapan Kyler dan Farel.
"Bunda, janganlah mengambek?" ucap Kriss yang sedang merengek kepada Caca dengan wajah yang imut seperti anak kecil dan membuat Caca tidak tega melihat Kriss yang seperti itu.
"Mylotus, nanti kita pergi berlibur di taman bunga di atas gunung." Ucap Jack yang sedang membujuk Caca juga dengan memeluknya di sebelah kanan.
"Dasar dua laki-laki ini selalu saja seperti ini ekspresinya membuatku tidak bisa marah." Ucap Caca dalam hati melihat kanan dan kiri.
"Kami juga boleh memeluk tidak?" tanya Kyler dan Farel yang berdiri di hadapan Caca.
"Ahhhh kalian, baiklah." Jawab Caca yang menghembuskan napasnya.
Farel dan Kyler juga memeluk Caca.
"Sudah-sudah jangan terlalu lama kalian memeluk istriku." Jawab Jack yang menyingkirkan Farel, Kyler dan Kriss.
"Memangnya Daddy saja yang ingin memeluk bunda, aku juga anaknya." Jawab Kriss.
"Hehe." Jawab Caca yang memeluk dan mengelus kepala Kriss.
"Kami keponakan Bunda Caca." Jawab Farel yang di ikutin Kyler juga memeluk.
Caca memeluk mereka semua dengan penuh kasih sayang. Jack gantian merajuk dan Caca kembali membujuknya dengan manja kembali.
Caca memberikan kode kepada Kyler, Farel dan Kriss untuk menyingkir. Jack yang sedang kedua tangannya di dada kemudian menghadap ke arah membelakangi Caca dan mereka.
Kyler, Farel dan Kriss yang sudah kembali pada tempat duduknya meninggalkan Caca dan jagdish apa itu berdua. Caca kemudian mencolek pipi Jack dengan jari telunjuk kanan miliknya.
"Hubby." Ucap Caca yang mencolek pipi Jack bolak balik dengan jari telunjuknya.
"Hmm."Jawab Jack yang masih memalingkan wajah ya.
"Jadi aku tidak boleh cemburu?" tanya Jack yang masih memalingkan wajahnya.
"Boleh, boleh sekali. Tapi ingat ya ada batasnya." Jawab Caca yang membisikkan kepada Jack.
"Baiklah aku maafkan." Jawab Jack baru menoleh ke arah Caca.
"Sini peluk?" Jawab Caca kemudian di peluk Jack kembali.
"Seperti anak kecil." Jawab Kriss, Kyler dan Farel dengan menghembuskan napas mereka melihat tingkah Jack.
"Susah puas?" tanya Caca.
"Belum." Jawab Jack kemudian satu kecupan di kening.
"Sudah." Jawab Jack setelah mencium kening Caca.
"Kalian, segera cari pacar agar tidak selalu memeluk istriku." Jawab Jack.
"Tidak boleh. Kata bunda harus sekolah dulu dengan baik." Jawab Kriss dengan cepat.
"Wanita hanya matre semua." Jawab Farel dengan cepat juga sesuai dengan pengalamannya.
"Wanita terlalu memikirkan tampang." Jawab Kyler yang selalu di kejar-kejar wanita karena ketampanannya.
"Aishhh kalian ini. Baiklah cukup sampai disini cerita kita, sekarang ke ruang kerja. Tunggu aku di sana." Jawab Jack kepada mereka bertiga.
"Mylotus, karena seharian sudah di luar. Pergilah mandi dan istirahat." Jawab Jack.
"Iya. Ingat untuk mencegah mereka kembali. Menginap satu malam, besok pagi baru kembali ke sekolah." Jawab Caca.
"Siap mylotus." Jawab Jack yang mengantar Caca menuju ke kamar mereka kemudian Jack pergi ke ruang kerjanya yang berada di samping kamarnya.
"Aku mengetahui bahwa tidak semua hal kalian cerita. Jelaskan dengan detail." Ucap Jack kepada Kriss.
Kriss menceritakan dengan detail kedua kejadian yang ia hadapi kepada Jack, Kyler dan Farel. Karena Kyler dan Farel memang baru saja mengetahui hal itu. Namun Kriss tetap tidak menceritakan tentang hal IP.
"Jadi menurut penglihatan Kriss mereka satu kelompok?" tanya Jack.
"Iya Daddy. Ada sebuah tato pada bagian belakang leher mereka. Seperti bentuk bangun prisma namun di tengahnya ada sebuah huruf C." Jawab Kriss.
"Bentar, huruf C?" tanya Jack.
"Iya Daddy." Jawab Kriss.
"Kalau aku tidak salah itu adalah salah satu perusahan jasa yang hanya di sewa untuk mencelakai seseorang tanpa membunuhnya." Jawab Jack.
"Maksudnya Uncle?" tanya Kyler
"Daddy pernah menyuruhmu untuk membaca sebuah buku dunia gelap. Coba kau ingat." Jawab Jack.
"Pantas aku merasa seperti pernah mengenalnya. Jadi mereka adalah kelompok Cicutoxin." Jawab Kriss.
"Maksudnya?" tanya Farel.
"Ada sebuah tumbuhan bunga yang akarnya hampir sama seperti umbi wortel dengan sebutan famili Apiaceae. Akarnya iru sangat beracun yang mengandung racun Cicutoxin yang dapat membuat fungsi otak manusia rusak secara perlahan. Gejala awal berkeringat, ginjal tidak berfungsi lalu kematian." Jawab Kriss.
"Kebanyakan dunia gelap menggunakan beberapa nama-nama aneh dengan filosofi mereka sendiri. Kelompok ini di sebut dengan Cicutoxin, sebuah kelompok yang menerima jasa untuk mencelakakan seseorang dengan bayaran uang yang cukup tinggi. Atau hanya sekedar sebuah perusahaan yang di kenal sebagai penyedia pengawal bayaran." Sambung Kriss.
"Jadi orang yang menyerang Ella dan kau adalah orang yang berasal dari kelompok Cicutoxin ?" tanya Kyler.
"Iya. Tapi..." Jawab Kriss dengan menganggukkan kepalanya.