Junior Sandreas

Junior Sandreas
Rekaman CCTV Hilang



Jangan Lupa Like dan Komentarnya 😂


Episode Krissta Sandreas


Lampu-lampu yang menyala di seluruh kota terlihat jelas dari balkon apartemen Kriss. Kriss yang sedang menikmati kopi dalam gelas nya itu diseruput sedikit demi sedikit ke dalam mulutnya. Penglihatan yang sedang memandang keindahan malam yang dihiasi oleh lampu lampu gedung di seluruh kota.


"Bagaimana dengan semua ini? Kenapa terlalu lama mendapatkan petunjuk baru?" tanya Kriss dalam hatinya.


Kriss yang duduk di balkon apartemen itu sambil menikmati kopi untuk mendapatkan ketenangan dalam berpikir kembali untuk menyimpulkan apa yang harus saya simpulkan dengan benar dalam setiap sedikit demi sedikit data yang telah di kumpulkan. Kriss kembali mengingat sebuah kasus yang pernah ia baca dalam buku.


"Aku akan memeriksanya." Ucap Kriss dalam hati nya yang berdiri dari kursi yang terbuat dari rotan yang berada di dalam balkon apartemen itu. Kriss berjalan dari balkon masuk ke dalam apartemen dan kembali duduk di kursi dan menghadap meja belajar ya. Kriss kembali memperhatikan video dari rekaman CCTV yang menunjukkan tentang Daniel.


Kriss yang tadinya sudah berulang kali memutar video CCTV yang ada Daniel dan tidak mendapatkan apa-apa. Kali ini dia melakukan hal yang sama namun lebih fokus pada durasi video yang ada di dalam rekaman itu. Dan juga fokus pada tanggal yang tertera dalam rekaman.


Seperti yang dipikirkan oleh Kris tadi bahwa ada hal yang mengganjal dari rekaman CCTV yang dilihat olehnya. Ada durasi 2 menit yang hilang dari rekaman tersebut. Rekaman yang tidak didapatkan olehnya dari ruangan CCTV itu.


"Seperti ya ini sudah di hapus seseorang?" tanya Kriss dalam hatinya.


Kriss kembali memutar rekaman itu dan mencoba untuk menyimpulkan apa yang sedang terjadi. Kriss juga melakukan hacking ke komputer sekolah yang bisa sudah diakses oleh Nya Karena melakukan tindakan tadi malam sehingga aplikasi itu masih bisa digunakan saat ini.


Kriss mencoba untuk memulihkan rekaman yang hilang dari rekaman yang didapatkan oleh dirinya dan juga Kyler maupun Farel. Kedua tangan yang terus digunakan oleh Kris dalam menekan tombol keyboard. Dengan kecepatan jari-jari yang di miliki olehnya. Kriss berusaha bermain dengan bahasa pemrograman yang ada di dalam layar laptop beberapa waktu.


"Kenapa tidak bisa?" tanya Kriss dalam hati.


Beberapa kali Kriss terus mencoba untuk mendapatkan pemulihan kembali dari berkas yang didapatkan oleh nya namun juga tidak didapatkan.


"Apa jangan-jangan server asli sudah di tukar dengan server pengganti?" tanya Kriss dalam hati dalam menebak karena ia sudah berusaha semaksimal mungkin namun tidak mendapatkan pemulihan dari 2 menit rekaman yang hilang dari rekaman yang ada di dalam server.


"Tidak mungkin tidak bisa di dapatkan jika server ini adalah server yang sama kecuali sudah di ganti." Jawab Kriss dalam hati lagi dengan mengepalkan kedua tangannya di depannya dengan berdiri tegak menghadap laptop setelah memberhentikan jari-jarinya yang sejak tadi sibuk menekan tombol keyboard.


Untuk memenuhi hipotesis yang dimiliki olehnya, Kriss mengambil ponselnya kembali dan menghubungi Kenzo. Kriss ingin berdiskusi kepada Kenzo tentang apa yang dia pikirkan ini benar atau tidak. Kriss jika sudah memutuskan untuk memberikan laporan yang sudah didapatkan oleh ini kepada Kenzo.


"Abang!" Panggil Kriss dalam panggilan video call setelah mengucapkan salam kepada Kenzo.


"Hal penting apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Kenzo yang mengetahui bahwa sifat Kriss yang akan menelpon dirinya dulu jika ada kepentingan yang sangat penting untuk dipertanyakan olehnya.


"Abang selalu tahu. Hahah." Jawab Kriss yang tertawa.


"Cepat katakan karena aku benar-benar sibuk." Jawab Kenzo.


"Kau mau ke mana di dalam mobil itu?" tanya Kriss.


"Oh jangan-jangan ingin menjemput kakak ipar." Jawab Kriss.


"Cepat atau aku matikan." Jawab Kenzo.


"Baiklah jangan marah, tidak bisakah aku bercanda sedikit pada mu. Jadi begini, kemarin malam aku, Kyler, dan Farel melakukan rencana ......." Kriss menceritakan dengan singkat cerita tentang apa yang ia lakukan bersama yang lainnya untuk mendapatkan beberapa petunjuk yang sesuai dengan perintah Kenzo.


"Lalu?" tanya Kenzo.


"Kami sudah melihat rekaman itu...." Kriss yang melanjutkan kesimpulan dari apa yang mereka dapatkan pada malam itu.


"Jadi maksud mu, kalian mendapatkan beberapa kandidat yang berkaitan dengan orang yang bisa dicurigai sebagai pengirim email anonim itu?" tanya Kenzo.


"Iya. Aku sudah memerintahkan orang-orang kita untuk mendapatkan beberapa informasi yang sangat detail tentang orang-orang yang masuk ke dalam daftar yang harus dicurigai....." Kriss kembali membuka penjelasan selanjutnya yang juga berkaitan dengan Daniel keseluruhan.


"Jadi kau memiliki firasat tentang Daniel yang pantas mendapatkan kualifikasi ini walaupun kau sudah mendapatkan informasi yang kuat tentang Daniel bahwa dia tidak sedikit pun di curigai?" tanya Kenzo.


"Iya. Tapi itu bisa di singkirkan dulu, yang lebih membuatku bingung adalah penemuan ku gara-gara untuk menyimpulkan semua hal yang sudah didapatkan hari ini dan karena terlalu fokus pada kecurigaanku terhadap Daniel. Aku menemukan durasi yang sekitar 2 menit telah hilang dari rekaman yang ada di dalam file yang kami dapatkan setelah merentas web server yang berada di dalam ruangan CCTV laboratorium." Jawab Kriss.


"Durasi yang hilang tinggal di kembalikan. Bukannya kau yang paling hebat dalam hal itu?" tanya Kenzo.


"Bukan itu masalahnya ya Abang. Aku sudah melakukan pemulihan dengan berbagai cara untuk mendapatkan video durasi yang hilang itu namun tidak dapat ditemukan." Jawab Kriss.


"Tidak dapat di temukan?" tanya Kenzo.


"Ya. Abang tau apa yang sedang aku fikirkan?" tanya Kriss.


"Server yang di ganti?" tanya Kenzo.


"Iya. Aku menghubungi mu karena untuk meyakinkan hipotesis ku tentang hal itu karena sudah kulakukan beberapa kali untuk mendapatkan durasi yang hilang dari rekaman tersebut namun tetap saja tidak bisa dipulihkan kecuali jika server itu memang sudah diganti." Jawab Kriss.


"Itu adalah alasan yang paling masuk akal. Abang juga akan memiliki arah yang sama jika berada di posisi mu." Jawab Kenzo.


"Lalu apa yang harus di lakukan saat ini? Sepertinya musuh kita benar-benar sangat teliti dan hebat." Jawab Kriss.


"Selalu ada cela dalam tindakkan. Kita pasti akan menemukan hal itu. Walaupun sekarang kita mendapatkan musuh yang sesuai dengan kemampuan kita jadi jangan pernah untuk menganggap sepele seperti biasanya." Jawab Kenzo.


"Aku tidak pernah menganggap semua hal itu dengan sepele. Aku selalu serius Bang." Jawab Kriss.


"Aku tau. Tapi kali ini tidak bisa menganggap enteng karena memang mereka adalah orang yang hebat. Mereka bersembunyi dengan sangat baik." Jawab Kenzo.