
Good Morning everybody guys π₯
Semoga dalam keadaan sehat hati, fikiran dan juga kantong ya βΊοΈ. Hy readers Junior Sandreas Comeback. Terima kasih atas segala suport ya dan melihat dari voting lebih banyak untuk meneruskan maka hari ini author teruskan karya author iniππππ.
Ingat, cara baca ya bisa lihat judul untuk episode siapa. Lebih mudahnya adalah 1 tokoh akan ada 4 bab episode baru ganti dengan tokoh yang lain. Sudah paham? Kuy mari membaca jangan lupa like terlebih dahulu dan komentar setelah membaca kemudian memberi vote dan tips jika ada hehehhe π€£π€£π€£π€£
Episode Bella Sandreas
Bella yang sedang mengambil pistol karet dari panitia games kemudian memegang ya dan mengangkat pistol dengan baik. Mentargetkan kaleng-kaleng kecil yang telah tersusun rapi di hadapannya dengan jarak 2 Meter. Kaleng itu tersusun sebanyak 10 buah dengan peluru karet di pistol sebanyak 15 buah.
Peraturan mainnya, boleh satu orang saja yang bermain atau dua orang yang bermain secara bergantian. Yang terpenting mereka harus menjatuhkan semua kaleng dari tempatnya dengan menggunakan 15 peluru yang artinya hanya ada 15 kesempatan. Dan dalam waktu 2 menit.
Menghitung pemenang ya adalah dengan menjumlahkan berapa banyak kaleng yang telah jatuh dari tempat. Hal itulah yang akan menjadi pemenangnya dari game ke dua ini.
Bella dan peserta lainnya sudah sama-sama berdiri dan mengatur posisi untuk segera menembak. Host sudah memberikan aba-aba untuk bersiap setelah menentukan siapa yang lebih dulu mengambil kesempatan untuk menembak. Host juga sudah menyediakan stopwatch untuk menghitung waktu.
"Kau yakin?" tanya Dailon kepada Bella.
"Tentu saja. Kali ini percayakan kepada ku. Giliran aku yang akan melindungi mu." Jawab Bella yang tersenyum.
Senyuman yang di berikan oleh Bella membuat jantung Dailon semakin berdetak dengan kencang dan merasakan bahwa dirinya benar-benar menyukai Bella. Dailon yang memegang dadanya dengan menggunakan tangan kanannya sambil melihat ke arah Bella yang sedang berdiri dihadapannya memegang pistol dan siap untuk menembak sasaran yang ada di depan.
"Are You Ready?" ucap host kepada para peserta.
"Yah...." jawab mereka semua yang sudah pada posisi menembak target.
"Satu, dua, tiga mulai!" host memberikan aba-aba dan menekan stopwatch yang sedang di pakai olehnya untuk menghitung waktu. Dan juga sebuah layar elektronik yang di tampilkan di hadapan para peserta. Waktu berjalan mudur dari layar dari angka 02.00 menit.
Bella yang sengaja membuat 3 tembakan meleset ke arah target.
"Yah, tidak bisa lagi." Jawab Bella.
"Sudah biar aku saja yang menggantikan mu sudah 3 kali gagal." Jawab Dailon.
"Tidak apa. Hanya pemanasan. Heheh, izinkan aku mencobanya kembali. Mungkin ini akan menjadi keberuntungan kita. Bukankah aku sudah mengatakan giliran aku yang melindungi mu." Jawab Bella tersenyum menggoda Dailon.
"Baiklah." Jawab Dailon.
Mereka sudah kehilangan waktu satu menit. Bella kembali pada posisi untuk menembak dan menekan tombol. Satu tembakan mendarat tepat pada sasaran sehingga membuat kaleng sebanyak dua buah terjatuh.
"Kau hebat Bella." Jawab Dailon.
"Tentu saja. Keberuntungan sedang di pihak kita." Jawab Bella dengan tersenyum lalu bersiap kembali untuk menembaknya.
"Kita hanya tinggal memiliki 40 detik lagi." Jawab Dailon.
"Dor..." dua buah kaleng kembali terjatuh.
"Lihat, keberuntungan kita benar-benar ada." Jawab Bella tertawa memperlihatkan dirinya berhasil kepada Dailon.
"Sebenarnya hanya dalam 30 detik aku sudah bisa menjatuhkan semua kaleng itu, hanya saja tidak mungkin aku lakukanlah. Jika saja ini latihan dengan Daddy, aku sudah pasti mendapatkan hukuman karena terlalu lambat." Jawab Bella dalam hati ya saat kembali pada posisi akan menembak.
"Bagus, benar-benar keberuntungan kita." jawab Dailon.
Dailon yang sedang mengkontrol detak jantung dirinya karena terlalu cepat berdetak melihat Bella yang ada di hadapannya ini bagaimana seorang tentara wanita yang begitu cantik, keren dan sangat mempesona.
Bella kembali mengenai satu buah kaleng. Dan pada akhirnya menjatuhkan semua kaleng yang ada dan mengsisahkan satu buah kaleng dengan satu buah peluru lagi. Dan waktu tinggal 10 detik lagi.
Host mengucapkan hitungan mundur kepada seluruh peserta.
"Apakah kita akan berhasil?" tanya Dailon.
"Sudah aku bilang ini keberuntungan kita." Jawab Bella yang mengekspresikan wajah akting ya yang khawatir.
"Aku percaya pada mu Dewi ku dan Dewi semua orang." Jawab Dailon kepada Bella.
"Dor." Kaleng terjatuh di waktu yang tepat yaitu waktu sudah habis dan mereka mendapatkan nilai penuh.
"Waktu sudah habis." Ucap host kemudian mendatangi seluruh peserta untuk menghitung poin yang di dapat.
"Lihat dari semua peserta hanya pasangan Bella dan Dailon yang mampu menjatuhkan semua kaleng yang ada pada tantangan." Ucap host yang membuat semua peserta juga heran melihatnya karena mereka melihat pada mereka sendiri bahwa tantangan ini begitu sulit. Ada yang kalengnya masih tersisa 5 bahkan ada yang hanya menjatuhkan satu kaleng saja.
"Bagaimana anda melakukan itu?" tanya host kepada Bella.
"Dia adalah Dewi kita, sudah pasti dia bisa melakukannya." Jawab Dailon kepada host membuat semua orang terheran-heran karena pembelaannya kepada Bella. Termasuk mata tidak suka yang di tunjukan oleh Rose.
"Wah, apa ini?" tanya host.
"Hahahha, ini hanya keberuntungan aku hari ini saja untuk menebus kesalahanku tadi yang telah membuat Dailon terjatuh. Mungkin Tuhan sedang merestui aku menyelesaikan permainan ini dengan baik." Jawab Bella tersenyum.
"Lihat, Dewi kita selalu merendah dan menyertakan segala bentuk karena izin Tuhan seperti rumor yang telah beredar selama ini dan menjadi Citra dirinya sebagai seorang artis papan atas." Jawab Host.
"hahahha, bukan seperti itu." Jawab Bella tertawa.
"Baiklah jadi kita dapat melihat bahwa pada babak ini dimenangkan oleh pasangan Bella dan Dailon."
Penonton yang melihat bertepuk tangan begitu pula dengan peserta lainnya yang tersenyum kecuali Rose.
"Dasar wanita rubah yang suka menggoda banyak lelaki." Jawab Rose dalam hati.
"Baik lah, semuanya silahkan kembali ke tempat untuk melanjutkan babak ketiga yang akan dilaksanakan satu per satu pasangan. Kita akan memulainya sekitar 5 menit lagi, silahkan istirahat sebentar di ruang tunggu. Jawab Host.
Mereka semua kembali dari panggung menuju ke ruang tunggu.
"Bella." Panggil Dailon.
"Ada apa?" tanya Bella.
"Terima kasih telah menang kali ini." Jawab Dailon.
"Hahahah, tenang saja bukankah sudah ku katakan bahwa hari ini adalah hari keberuntungan kita?" tanya Bella.
"Tapi kau benar-benar keren tadi." Jawab Dailon.
"Tentu saja harus keren karena berdampingan dengan artis penyanyi top yang sedang naik daun. Jika tidak aku akan diserang oleh para fans mu. Hahahha ..." Jawab Bella tertawa kemudian duduk.
Mereka berdua yang tertawa dan duduk berdampingan membuat mata Rose sejak tadi ingin keluar karena terlalu emosional dirinya yang cemburu.