Junior Sandreas

Junior Sandreas
Priscilla Zou : Bella Sandreas



**Jangan Lupa Like, Komentar dan Vote ya Readers. Atas kunjungan author ucapkan terima kasih ❣️


Etsss jangan lupa di ingatnya satu hari itu 2 episode, terbit pukul 00.00 Wib dan 12.00 Wib ❤️❤️**


Rom yang terburu-buru dari rumah langsung menuju ke apartemen Feng. Sedang di sisi lain, Feng dalam perjalanan menuju ke apartemen dengan kecemburuan yang sedang membara dalam pikiran dan hatinya untuk memastikan berita yang tersebar di dalam video itu. Komentar-komentar yang tidak bisa hilang dari fikiran Feng.


"Inilah alasan mengapa aku tidak menyukainya. Kehidupan mu seluruh ya akan menjadi sorotan banyak orang bahkan hal-hal pribadi yang tidak seharusnya di jadikan berita." Jawab Feng dalam hati sambil mengemudi mobilnya dengan kecepatan cepat.


Beberapa menit kemudian, Feng dan Rom sama-sama tiba di parkiran apartemen. Dimana Rom lebih dulu tiba beberapa detik lalu disusul oleh kaki yang tiba juga.


"Itu mobil tuan?" tanya Rom dalam hati ketika selesai memakirkan mobil dan melihat mobil Feng tiba melalui kaca spion mobilnya.


Rom langsung keluar dari dalam mobil dan berjalan menuju ke mobil Feng yang berhenti.


"Kenapa wajahnya begitu menyeramkan? Suasana hatinya seperti tidak baik-baik saja." Jawab Rom dalam hati.


"Kenapa kau di sini Rom?" tanya Feng.


"Karena nomor Anda tidak aktif." Jawab Rom.


"Oh. Jangan ganggu aku dulu, aku ingin segera masuk. Kau kembali lah." Jawab Feng.


"Tapi tuan, aku ingin memberi kabar bahwa Priscilla masuk rumah sakit." Jawab Rom.


"Apa?" tanya Feng yang terkejut.


"Iya. Lebih baik sekarang anda pulang. Kakek dan Nenek sudah di rumah sakit." Jawab Rom


"Kenapa kau tidak mengatakan kepada ku?" tanya Feng dengan penuh khawatir.


"Karena.."


"Sudahlah segera antar aku ke sana." Jawab Feng memotong pembicaraan Rom.


Seketika Feng yang tadinya ingin terburu-buru pulang mendatangi Bella menjadi cemas karena keadaan Priscilla. Feng dan Rom langsung masuk ke dalam mobil Rom. Mereka melaju menuju rumah sakit dimana Priscilla dirawat.


"Apa yang terjadi?" tanya Feng.


"Seperti biasa." Jawab Rom.


"Lalu bagaimana keadaannya?" tanya Feng.


"Aku juga belum mengetahuinya, aku langsung pergi mengabari Anda." Jawab Rom.


Sejak lahir Priscilla mengalami penyakit kelainan jantung yang disebut dengan penyakit jantung sianotik. Penyakit jantung sianotik merujuk pada sekumpulan cacat jantung yang sudah ada sejak lahir. Oleh sebab itu, kondisi ini juga bisa di sebut sebagai salah satu jenis penyakit jantung bawaan. Kondisi ini menyebabkan rendahnya kadar oksigen dalam tubuh.


Saat Priscilla berumur 5 tahun, ia mendapatkan donor jantung dari seseorang yang cocok untuk dirinya. Sehingga ia sudah di operasi dan jantungan ya di ganti dengan jantung yang lebih baik. Sejak saat itu, Priscilla tumbuh menjadi sosok gadis yang lemah dan sangat manja kepada Feng. Hal ini juga terjadi saat kematian sang Ibu karena ayah dari Priscilla.


Feng benar-benar menyayangi Pricilla. Karena di dunia ini yang dimiliki olehnya hanyalah adiknya itu. Dia adalah hadiah terakhir dari sang ibu untuk dirinya sebelum sang Ibu pergi meninggalkan mereka.


Karena riwayat yang dimiliki oleh Priscilla membuat dirinya tidak boleh terlalu lelah dalam beraktivitas seperti manusia biasanya. Priscilla juga sangat dijaga ketat oleh Feng dalam kegiatan sehari-hari.


Beberapa jam perjalanan menuju ke rumah sakit, Feng dan Rom tiba di rumah sakit langsung menuju ke tempat pusat informasi. Mereka bertanya di ruang mana Priscilla di rawat.


"Bagaimana keadaannya?" tanya Feng kepada Xi dan Yen.


"Tidak apa-apa hanya kelelahan saja. Dia baru saja tidur." Jawab Yen yang memang baru saja keluar dari kamar pasien Priscilla.


"Kakek, Nenek kalian pulang lah. Biar aku yang gantian menjaganya." Jawab Feng.


"Baiklah. Kami pulang dulu. Nenek akan kembali besok pagi." Jawab Yen.


"Baik tuan, ayo Nek, Kek."Jawab Rom


"Kami pergi dulu." Jawab Xi.


Feng anggukan kepalanya untuk menjawab Xi. Feng membuka pintu kamar pasien dan duduk langsung di samping Priscilla. Feng yang berdiri mengangkat tangannya kemudian mengelus di kepala Priscilla dengan mengusapnya dengan lembut.


Priscilla yang menggunakan selang oksigen dengan wajah yang pucat dan sedang terlelap tidur. Rambutnya yang tidak panjang dan tidak juga pendek hanya sekitar sebahu. Wajah yang mungil dengan hidup mancung yang kecil. mata yang sipit, alis yang tebal dan bibir kecil yang terbelah dua beserta dagu yang sedikit menonjol ke depan.


"Kadang kau begitu nakal hingga seperti ini." Jawab Feng sendiri sambil mengelus kepala Priscilla.


"Andai aku bisa 24 jam bersama mu." Jawab Feng yang menyalahkan dirinya tidak menjaga dengan baik Priscilla.


"Kakak!" Panggil Priscilla yang terbangun dan melihat Feng ada di depannya.


"Apa aku membangun kan mu?" tanya Feng.


"Kenapa kak datang hanya di saat aku sakit?" tanya Priscilla.


"Masih menyalahkan ku sebelum aku menyalahkan mu?" tanya Feng dengan tatapan marahnya.


"Hahahha, baik-baik aku salah. Maaf tidak menjaga diri dengan baik." Jawab Priscilla.


" Apa yang terjadi?" tanya Feng yang duduk di kursi sambil memegang tangan Priscilla.


"Tidak terjadi apa-apa yang begitu mengejutkan. Hanya kegiatan camp biasa." Jawab Priscilla.


"Nakal, tidak ada izin dengan Nenek, Kakek dan kakak?" tanya Feng.


"Heheh, jika aku bilang pasti tidak akan di izinkan." Jawab Priscilla.


"Dasar nakal." Jawab Feng yang mengelus kepala Priscilla.


"Lagian aku sudah dewasa kak, umur ku sebentar lagi 21 tahun. Selama ini aku hanya homeschooling aja. Baru beberapa tahun ini aku di perbolehkan kalian untuk kuliah. Jadi aku juga ingin seperti yang lain." Jawabnya.


"Tapi seharusnya juga bisa berdiskusi dengan kami. Lihat? kau menjadi seperti ini karena ulah mu." Jawab Feng.


"Iya iya maaf. Lain kali akan aku beritahu kalian." Jawab Priscilla.


"Tidak ada lain kali lagi. Rom akan aku perintahkan untuk menjaga mu. Kau juga akan tinggal dengannya sekalian membantunya mengurus perusahaan farmasi." Jawab Feng.


"Benarkah kak mengizinkan ku bekerja?" tanya Priscilla dengan bahagia.


"Ia, daripada melihat mu seperti ini. Tapi ingat semua ada di bawah pengawasan Rom dan terutama aku. Kau juga tidak boleh terlalu lelah, ingat kondisi tubuh mu yang tidak seperti orang lain." Jawab Feng.


"Oke oke." Jawab Priscilla.


"Janji." Jawab Feng.


"Janji. Terima kasih banyak kakak, aku sayang kakak." Jawab Priscilla.


"Kakak juga menyayangi mu. Tapi ingat, jangan macam-macam dengan Rom. Atau kau tau akibatnya.


"Iya iya aku janji. Aku juga tau batasannya. Aku juga tidak akan mengecewakan Kakak. Dan aku janji akan berusaha membantu kakak." Jawab Priscilla.


"Baiklah. Sekarang istirahat agar besok bisa kembali ke rumah." Jawab Feng.


"Oke." Jawab Priscilla.