
Mereka bertiga yang terus mengomentari pakaian yang digunakan oleh Bella di dalam ruang ganti itu membuat mereka sangat lelah.
"Lama sekali habisnya." Jawab Farel.
"Ada berapa setel yang di ambil oleh Kakak Bella tadi?" tanya Kyler.
"Sekitar 30 pasang bersama dengan pakaian laki-laki." Jawab Kriss.
"Bagaimana dengan gaun putih ini?" tanya Bella yang keluar lagi dari tirai ruang ganti."
"Kakak Bella mau menggunakan pakaian apapun akan tetap cocok dan juga cantik seperti bidadari." Jawab Farel.
"Iya, Kakak tidak perlu mencobanya lagi." Jawab Kyler yang berkomentar saat ini Bella sudah mencoba pakaian yang ke 15.
"Kalian ini laki-laki bukan, dari tadi hanya bisa berkata bagus, cantik, cocok. Gak di lihat dengan detail. Bagian jika kalian mengajak pacar kalian jika kalian seperti ini?" tanya Bella.
"Bagaimana bisa mencari pacar jika sudah memiliki Kakak super cantik begini." Jawab Kyler.
"Ia, tidak ada yang menandingi Kakak." Jawab Farel yang kompak dengan Kyler untuk menarik perhatian Bella agar tidak marah kepada mereka.
"Kakak, yang di katakan mereka benar. Kakak seperti malaikat memakai gaun putih ini. Lagian juga kami tidak akan mencari pacar sebelum kakak mendapatkan seorang suami
Jadi kami akan selalu menjadi pengawal kakak dulu." Jawab Kriss membujuk Bella.
"Ah, baiklah jika seperti itu. Aku sudah lelah jadi akan aku bungkus saja semua yang aku amb tadi." Jawab Bella yang berjalan ke arah pakaian laki-laki yang dipilih oleh nya tadi.
"Kalian bertiga kemarilah." Jawab Bella
Kriss, Farel dan Kyler berdiri dari sofa dan berjalan ke arah Bella.
"Kalian pakai pakaian ini." Jawab Bella.
"Kami juga?" tanya Kyler dan Farel.
"Tentu." Jawab Bella.
"Sudah ku duga." Jawab Kriss.
"Kenapa tidak mau?" tanya Bella dengan melihat mereka bertiga.
"Mau-mau," Jawab mereka bertiga yang langsung menerima pakaian yang diberikan oleh Bella. Dan pergi menuju ke ruang ganti sedangkan Bella duduk di sofa menggantikan mereka bertiga yang akan mengomentari pakaian yang digunakan oleh mereka. Seperti saat tadi mereka mengomentari pakaian yang dipakai oleh Bella.
"Kau sudah tau kan kalau Kakak Bella akan menyuruh kita untuk mencoba pakaian juga?" tanya Kyler.
"HM." Jawab Kriss.
"Kriss, aku lelah mengikuti Kakak Bella." Jawab Farel.
"Aku juga." Jawab Kyler.
"Kapan ini berakhir?" tanya Farel.
"Bersabarlah dan jangan membuatnya marah, setelah ini juga dia akan langsung ke rumah Daddy." Jawab Kriss.
Mereka bertiga yang berganti pakaian sedang mengobrol di dalam ruang ganti itu untuk mengeluh karena sudah lelah mengikuti Bella. Setelah siap, mereka keluar.
"Ahhhh, selerah ku memang bagus. Kalian bertiga sangat tampan dan cocok memakai pakaian musim semi ini." Jawab Bella.
"Kenapa kalian tidak masuk ke dunia industri menjadi boyband saja atau pemodelan. Pasti kalian akan memiliki banyak fans dan langsung naik daun?" Ucap Bella.
"Kakak." Ucap Kriss
"Iya, iya aku hanya bercanda." Jawab Bella.
"Lalu pakaian itu?" tanya Kriss yang menunjukkan 1 stel pakaian laki-laki musim semi yang masih tergantung itu?" tanya Kriss kepada Bella.
"Tidak perlu di coba lagi. Kalian juga pasti lelah." Jawab Bella.
"Syukurlah." Jawab Kyler dan Farel menghembuskan napas lega.
"Pacar?" tanya Kyler dan Farel kaget.
"Sttt jangan bahas. Sekarang panggilkan karyawan toko agar semua pakaian ini dibungkus oleh mereka atau Kalian mau tetap di sini dan mencoba berapa stel pakaian lag" tanya Bella.
"Tidak-tidak. Kami panggilkan." Jawab Farel yang langsung pergi dari ruang ganti itu untuk memanggil karyawan toko dan membungkus pakaian yang akan dibeli oleh mereka.
Setelah semua pakaian dibungkus rapi oleh karyawan toko, Bella mengeluarkan kartu ATM dan memberikan kepada kasir untuk membayar seluruh biaya pakaian yang di beli olehnya.
"Terima kasih. Silahkan datang kembali." Ucap Kasir memberikan wajah yang ramah saat memberikan kartu ATM kepada Bella dan memberikan pakaian yang sudah di bungkus.
Kriss, Kyler dan Farel membawa pakaian yang telah di beli oleh Bella dan mengikuti Bella keluar dari toko menuju ke dalam mobil.
"Aku tadi mengintip. Para pengawal yang di bawa Bella Chan itu tampan-tampan. Tidak mungkin seorang pengawal begitu tampan di tambah Nona Bella membelikan pakaian untuk mereka juga." Jawab Pelayan yang mengantarkan Bella.
"Benarkah? Apa jangan-jangan nona Bella itu suka mengoleksi brondong?" tanya Pelayan.
"Mungkin saja. Kita lihat aja di media bahwa dia tidak memiliki pacar selama ini." Jawab Kasir.
"Benar-benar gosip sendiri." Jawab mereka tertawa dan berfikir salah.
"Kakak tau apa yang sudah Kakak lakukan untuk kami?" tanya Kriss kepada Bella di dalam mobil. Sedangkan Kyler dan Farel sudah kelelahan di dalam mobil hanya mendengarkan percakapan Kriss.
"Kenapa?" tanya Bella.
"Kakak membawa kami dan membelikan kami pakaian pasti sudah menanamkan persepsi bahwa Kak sedang bermain dengan para brondong." Jawab Kriss.
"Apa?" Kyler dan Farel bersamaan dengan wajah kaget.
"Siapa yang berfikir?" tanya Bella.
"Para pelayan di toko karena pelayan tadi mengintip kita di ruang ganti walaupun dia mengatakan meninggalkan kita." Jawab Kriss.
"Biarkan saja. Lagian mereka tidak akan berani bergosip di media sosial jika memang mau tetap bekerja. Lagian persepsi mereka tidak buruk." Jawab Bella.
"Ahhh, Kakak selalu suka menyiksa kami." Jawab Kriss.
"Tenang saja. Penyamaran kalian di kota ini tidak akan di ketahui orang lain. Setelah ini bisa kita beli es cream?" Jawab Bella.
"Kakak kami sudah lelah, kakak lihat wajah mereka?" tanya Kriss.
"Ah. Kalian ini lelaki perkasa tidak sih, begini saja sudah lelah." Jawab Bella.
"Berbaik hatilah." Jawab Kriss yang membaringkan tubuhnya di kursi mobil.
"Iya-iya." Jawab Bella.
"Berhenti aku di depan pak." Jawab Bella kepada supir.
"Baik nona " Jawab supir.
Bella sudah meminta Robert menyiapkan mobil lain untuk membawanya ke rumah Jack.
"Kenapa berhenti?" tanya Kriss.
"Kalian pulang dan istirahat. Terima kasih sudah menemani ku seharian. Kakak akan melanjutkan perjalanan dengan mobil itu." Jawab Bella.
Kriss, Kyler dan Farel membantu supir memindahkan belanjaan ke dalam mobil tersebut. Setelah itu berpamitan pergi. Bella ke arah rumah Jack dan mereka bertiga kembali ke apartemen.
Saat tiba di apartemen,
"Aku ingin tertidur. Dah," Jawab Kyler melambaikan tangan dan masuk ke dalam apartemen miliknya.
"Aku juga lelah, bye." Jawab Farel melambaikan tangan juga dan masuk ke dalam apartemen.
"Istirahat lah dengan baik." Jawab Kriss tersenyum tipis melihat mereka berdua dan masuk ke dalam apartemen.
Mereka bertiga sungguh lelah mengikuti Bella setengah harian di mulai dari pulang sekolah hingga mau petang. Masuk ke dalam apartemen langsung membersihkan diri dan tertidur cepat di jam 20.00 Wib.