Junior Sandreas

Junior Sandreas
Syuting Dadakan



Episode Bella Sandreas. ( Yok follow Instagram author "Wichan606"


Di pagi hari yang cerah ini, Bella yang masih tertidur pulas di tempat tidurnya. Suara bel pintu apartemen berbunyi berulang kali namun Bella tetap masih dalam tidurnya. Melly yang sudah bergegas pergi dan sampai ke apartemen Bella untuk membangunkannya karena ada jadwal mendadak yang diberitahukan oleh pihak entertainment. Yah, yang saat ini menekan tombol bel di depan pintu apartemen Bella adalah Melly.


Melly mencoba membuka pintu apartemen Bella menggunakan sandi yang seperti biasanya namun tidak berhasil.


"Apakah nona sudah mengganti ya?" tanya Melly dalam hati karena tidak bisa membuka ya.


Melly mengambil ponsel miliknya yang berada di dalam tas kemudian mencari nomor telepon Bella untuk melakukan panggilan. Sudah dua kali Melly melakukan panggilan namun tidak di angkat oleh Bella. Hingga yang ketiga kali baru Bella mengangkatnya.


Di sisi lain, Bella yang mendengar ponselnya bolak-balik berdering menggerakkan tangannya untuk mencari keberadaan ponsel yang berada di meja di samping tempat tidurnya. Membuka mata dan melihat siapa yang sedang melakukan panggilan ini.


"Ini masih terlalu pagi, siapa yang menelpon?" tanya Bella yang mencari ponselnya dan mengambilnya.


"Bibi Melly?" tanya Bella ketika melihat nama di layar ponselnya. Bella langsung menerimanya.


"Ada apa bi?" tanya Bella.


"Nona bangun sekarang, aku di depan pintu." Ucap Melly.


"Bukannya hari ini kita libur tidak ada jadwal?" tanya Bella.


"Ada pemberitahuan dari pihak entertainment. Anda buka pintu dulu, saya akan menjelaskannya." Jawab Melly.


"Hmmm.... Baiklah." Jawab Bella yang meletakkan ponselnya kemudian bangkit dari tempat tidur berjalan menuju ke arah pintu apartemen dengan wajah bangun tidur, rambut yang acak-acak kan dan tanpa makeup.


Saat Bella membukakan pintu apartemennya untuk mengirim dilihat oleh Feng. Feng yang akan pergi ke rumah sakit pada pagi hari ini keluar dari apartemennya dan saat ia di depan pintu melihat Melly yang sedang berdiri di depan pintu apartemen Bella. Feng yang melihat wajah bangun tidur Bella ketika Bella membukakan pintu untuk Melly.


"Bibi kenapa pagi sekali?" tanya Bella di saat dia menutupi mulutnya karena masih ngantuk dan tidak menggunakan sendal.


"Selamat pagi my princess." Ucap Feng yang menyapa Bella.


Bella yang terkejut mendengar suara langsung melihat ke sumber suara dan tersadar bahwa dirinya baru saja bangun tidur dan membuatnya malu.


"Pagi!" Jawab Bella melihat dirinya dari ujung bawah hingga baju dan kemudian menarik email yg masuk dan menutup pintu apartemen milik ya dengan keras.


Feng yang melihat kejadian itu hanya tertawa melihat tingkah lucu Bella dan mengambil ponselnya sambil berjalan menuju lift untuk turun ke bawah.


"Dia melihat ku seperti ini?" tanya Bella di balik pintu sedangkan Melly yang di tariknya berada di depannya.


"Nona kenapa?" tanya Melly.


"Dia melihat aku yang seperti ini aku malu bi." Jawab Bella yang jujur.


"Hahaha. Sudahlah, lagian sudah terlihat." Jawab Melly.


"......" Suara pesan masuk dari ponsel Bella.


"Imut, tapi lain kali jangan keluar dengan seperti itu. Gunakan sandal, nanti masuk angin." Jawab Feng yang memberikan sebuah pesan kepada Bella.


"Iya-iya." Jawab Bella yang membalas sambil merona.


"Ternyata dia memperhatikan aku." Jawab Bella dalam hati.


"Jadi bibi ada apa?" tanya Bella.


"Karena ini adalah tayangan yang pertama maka mengundang Anda sebagai ratu selebritis untuk menaikkan rating pamor dari acara ini. Aku juga mendengar bahwa mereka mengundang beberapa artis terkenal lainnya termasuk dari Dailon dan juga Rose yang baru-baru ini naik daun.


"Lalu?" tanya Bella.


"Ini hanyalah games tentang permainan yang berpasangan. Jadi anda akan berpasangan dengan artis lelaki sesuai dengan ketentuan yang akan di buat mereka....." Jawab Melly yang menjelaskannya.


"Selengkapnya, kita akan mengetahui hal ini ketika sampai di sana." Jawab Melly menyelesaikan penjelasannya.


"Baiklah. Aku akan mandi dulu." Jawab Bella yang masuk ke dalam kamar.


"Baik nona, aku akan membuatkan sarapan pagi untuk Anda sebelum kita berangkat pergi dan menyiapkan beberapa pakaian yang dibutuhkan ketika syuting nanti." Jawab Melly.


"Oke." Jawab Bella..


Feng yang berjalan menuju parkiran mobilnya untuk pergi berangkat kerja ke rumah sakit. Beberapa menit menggunakan akomodasi mobilnya sendiri tiba di rumah sakit dan memarkirkannya.


Ia berjalan menuju ke ruangannya dan menggunakan jas putih yang selalu digunakan ketika melakukan tanggung jawabnya sebagai seorang dokter. Feng mengambil beberapa catatan yang sudah disiapkan oleh suster. Ia pun berjalan keluar dan memulai pekerjaannya dengan memeriksa para pasiennya dari satu ruangan ke ruangan lainnya.


"Pagi dok?" ucap suster dan Feng hanya mengangguk kepalannya sedikit.


"Dok, saya sudah meletakkan semua rekam medis para pasien. Dan hari ini pasien di ruangan umum 1 dan 2 sudah sepenuhnya pulih, sehingga mereka sudah boleh pulang." Jawab suster.


"Baguslah." Jawab Feng.


"Tapi,"


"Kenapa?" tanya Feng.


"Mereka sudah menunggu anda untuk mengucapkan terima kasih. Dan mereka akan tetap menunggu hingga anda mau menemui mereka." Jawabnya.


"Baiklah. Ayo kita ke sana dulu setelah itu baru memeriksa pasien lainnya." Jawab Feng.


"Baik dok." Jawab Suster dan berjalan lebih dulu untuk mengantar Feng bertemu dengan mereka.


Hari ini di ruangan yang sebelumnya ia tangani tentang para mahasiswi yang keracunan, mereka semua sudah siap untuk keluar dari rumah sakit karena sudah membaik. Tetapi mereka semua yang sudah bersiap sedang menunggu untuk datang ke ruangan mereka. Ruang 1 dan 2 itu bergabung di ruangan satu untuk menunggu Feng.


"Dokter Feng sudah datang." Jawab mereka dengan gembira ketika melihat Feng yang masuk ke ruangan mereka di saat suster terlebih dulu masuk dan membuka pintu untuk Feng.


"Dokter kami semua ingin mengucapkan terima kasih telah merawat kami dan maaf jika di waktu lalu kami terlalu agresif kepada mu. Kami tidak mengetahui bahwa kamu sudah berpacaran dengan nona Bella." Jawab Mereka.


"Kalian tau dari mana?" tanya Feng.


"Bahkan semua orang sudah mengetahui dok." Jawab Suster.


"Oh." Jawab Feng.


"Lihat, dia tidak membantah. Berarti semua gosip itu benar." Ucap mereka yang saling berbisik di belakang namun masih terdengar oleh Feng.


"Kau tau tidak bahwa Bella Chan itu sedang dekat dengan Dailon? Mereka juga termasuk pasangan yang cocok."


"Iya aku juga mendengar bahwa hari ini mereka akan mengadakan syuting live dalam acara baru yang berpasangan. Aku berharap melihat mereka berpasangan dan bermain di acara itu." Jawab salah seorang yang sangat menyukai Bella."


"Jangan terlalu kuat, nanti akan terdengar oleh dokter Feng."