
"Ikan sudah terpancing." Ucap Kenzo yang tersenyum saat Feng dan Bella meninggalkan mereka.
"Maksudnya?" tanya Zhafira.
"Lihat saja siapa yang akan datang sebentar lagi." Jawab Kenzo tersenyum licik melihat ke arah kanan pada posisi ia berdiri.
"Hmm." Ucap Zhafira yang memegang kepalanya karena sedikit pusing.
Zhafira yang sejak awal turun dari panggung sudah menggantikan Kenzo untuk meminum semua wine yang diberikan oleh para tamu untuk sebagai mengucapkan selamat kepada mereka. Zhafira yang memang sejak dulu selalu kuat dalam hal minum alkohol pada batas 5 botol dengan skala 5 liter air yang di minumnya. Lebih dari itu, Zhafira sudah tidak kuat lagi.
Saat ini, karena terlalu banyak orang yang menghampiri mereka untuk mengucapkan selamat membuat Zhafira kewalahan dalam hal menerima setiap satu tegukan gelas yang di berikan oleh para tamu. Zhafira sudah hampir batasnya meminum 4 liter wine. Dirinya sudah sedikit mabuk dan membuatnya bersandar pada Kenzo.
"Hanya segini kemampuan mu?" tanya Kenzo yang melihat Zhafira seperti sudah mulai mabuk.
"Tentu saja tidak, aku masih bisa beberapa ronde lagi." Jawab Zhafira dengan tersenyum dan memeluk erat tangan Kenzo kemudian menyandarkan kepalanya di bahu Kenzo.
Seseorang wanita yang sejak awal sudah terus memastikan Kenzo dan Zhafira akhirnya mendatangi mereka karena melihat Feng dan Bella sudah pergi. Kenzo dan Zhafira juga berjalan ke meja terdekat untuk duduk di kursi agar bisa beristirahat. Melihat keadaan yang sudah sunyi karena MC sedang memainkan musik dansa untuk para tamu.
"Ternyata benar kau adalah Zhafira? Ke mana saja kau selama ini sayang? Aku dan ayah mu sudah mencari mu kemana-mana tapi tidak menemukan mu? " ucapnya berakting di depan Kenzo.
"Jika dia memang benar tunangan Kenzo, kami bisa memanfaatkan dirinya untuk membantu perekonomian perusahaan agar lebih maju. Jadi aku harus berakting menjadi ibu yang baik." Ucapnya dalam hati.
"Benarkah?" tanya Zhafira yang berdiri kemudian langsung di peluk oleh Cai.
Wanita itu adalah ibu tiri ya, Cai. Mantan sekertaris ibu Zhafira yang berselingkuh dengan Ayah ya, Gion. Wanita itu hadir pada malam hari ini untuk mewakili perusahaannya karena sang suami sedang berada di luar kota untuk urusan bisnis.
Sejak Zhafira masuk ke dalam ruangan aula dirinya sudah memperhatikan seperti mengenal sosok wanita itu. Dan ketika Kenzo memperkenalkan namanya, ia lebih percaya bahwa itu adalah Zhafira Shen anak tiri ya. Untuk memastikan hal itu, ia berjalan untuk menyapa Zhafira dan Kenzo.
"Baguslah jika kau tidak apa-apa." Jawab Cai kemudian melepaskan pelukannya.
"Ayah mu sudah mencari mu kemana-mana, bahkan hari ini dia tidak ikut acara malam ini karena mencari mu ke seluruh kota terdekat." Ucap Cai yang kembali berakting.
Zhafira yang terdiam karena bingung harus berkata apa di bantu oleh Kenzo yang ikut berdiri memotong pembicaraan mereka.
"Siapa dia sayang?" tanya Kenzo.
"Perkenalkan tuan Kenzo, saya Cai sekertaris dari perusahan Shen sekaligus ibu Zhafira." Ucapnya kepada Kenzo dengan memberi salam kepada Kenzo dengan paksa.
Kenzo yang tangannya di sentuh oleh wanita itu secara paksa, melepaskan ya dengan begitu kejam kemudian Zhafira mengambil sapu tangan yang berada di tas miliknya dan mengusapkan di tangan Kenzo.
"Apa-apaan mereka?" tanya Cai dalam hati.
"Tidak apa-apa sayang, terima kasih." Jawab Kenzo dengan sikap lemah lembutnya kepada Zhafira kemudian berubah lagi menjadi dingin saat memandang Cai yang berada di hadapannya.
"Maaf, lelaki ku memiliki OCD terhadap wanita. Jadi dia tidak bisa sembarangan bersentuhan dengan wanita yang tidak di kenal ya." Jawab Zhafira.
"Tapi aku adalah ibu mu bukan orang lain " Jawab Cai.
"Sayang, bagaimana jika kita meninggalkan pesta dan kembali. Karena wajah mu terlihat pucat karena terlalu banyak minum." Jawab Kenzo.
"Iya." Jawab Zhafira.
"Baiklah jika kalian ingin kembali, tapi jika ada waktu pulang lah ke rumah. Karena kami merindukan mu, sekalian bawa tuan Kenzo. Pasti Ayah mu akan senang melihat mu baik-baik saja." Jawabnya sebelum Kenzo dan Zhafira pergi.
"Tentu jika istriku menyetujui ya aku akan pergi bersama dengannya ke sana." Jawab Kenzo yang memberhentikan langkahnya dan menoleh kebelakang menjawab ucapan Cai.
Zhafira belum terbiasa untuk bisa melawan Cai. Karena saat tadi ia memeluk Zhafira, Cai menekan kuat bahu Zhafira dan membisikkan 'bersikap baiklah sayang.'.
Zhafira yang mendengar itu jadi trauma mengingat semua kejadian yang di alami olehnya, untung Kenzo mengetahui tubuh Zhafira yang gemetaran setelah di peluk oleh Cai. Saat Zhafira mengambil sapu tangan dan mengelap tangan Kenzo. Melihat tubuh Zhafira yang bergemetaran ketika membersihkan tangan Kenzo.
Semua orang yang sibuk dengan dansa sehingga tidak memperhatikan Kenzo dan Zhafira yang pergi meninggalkan pesta. Di saat itu juga Bella sang ratu entertainment telah di panggil oleh MC untuk menyayikan sebuah lagu dengan menggunakan sebuah piano untuk mengiringi dansa malam ini. Semua orang bersorak bahagia dan memberikan tepuk tangan untuk menantikan penampilan Bella.
Sedangkan di sisi lain, Cai benar-benar emosi karena ia di perlakukan dengan seperti itu oleh Zhafira. Dan ia mulai berfikir untuk menyelidiki hal ini. Mengapa Zhafira bisa bersama dengan Kenzo sedangkan terakhir kali dirinya telah menjual Zhafira oleh rekan bisnisnya.
Setelah itu ia tidak pernah lagi berhubungan dengan rekan bisnisnya setelah mendapatkan sejumlah uang dengan cek yang di terimanya atas penjualan Zhafira. Sudah hampir sebulan ia tidak mendapatkan kabar itu, dan ia fikir bahwa Zhafira sudah menjadi wanita jalang lelaki itu dan bahkan Cai berfikir jika Zhafira bunuh diri sehingga semua batu sandungan tidak ada lagi.
Cai berjalan menuju toilet dengan sangat tergesa-gesa dan menutup pintu toilet sehingga hanya dirinya saja yang berada di dalam toilet. Cai mengambil ponselnya dan menelpon seseorang namun tidak dapat terhubung. Beberapa kali ia melakukan itu tetap saja tidak mendapatkan jawaban.
Kemudian ia mencoba untuk menelpon sebuah nomor kantor namun tidak terhubung. Mendapatkan hal itu membuat dirinya berfikir apakah sudah terjadi sesuatu sehingga ia membuka google dan mencari berita tentang perusahaan itu.
Ternyata benar, perusahaan yang sedang mencari sebulan yang lalu telah dinyatakan bangkrut. Di karena tindakan korupsi terhadap investasi yang bekerjasama oleh mereka. Dan yang membuat ia terkejut adalah ketika mendapatkan berita bahwa pemilik perusahaan itu telah meninggal dalam sebuah kebakaran di sebuah gedung tua.
"Apa? Tunggu.." Ucap Cai kembali melihat tanggal kejadian itu dan mengkaitkan dengan kejadian saat ia menjual Zhafira.
"Bagaimana mungkin Zhafira bisa lolos dengan kejadian itu, apa mungkin ada yang menolong ya? dan apa mungkin yang menolong ya adalah Kenzo?" tanya dirinya dalam hati dengan panik.