Junior Sandreas

Junior Sandreas
Feng Salah Paham: Bella Sandreas



"Kakak di mana?" tanya Priscilla dalam telepon.


"Di rumah sakit. Kenapa Dek?" tanya Feng.


"Aku dengan Riki sudah tiba di apartemen." Jawab Priscilla.


"Kalian sudah keluar dari rumah sakit?" tanya Feng.


"Sudah. Dokter mengatakan bahwa keadaan ku sudah baik-baik saja sehingga aku boleh keluar dari rumah sakit." Jawab Priscilla.


"Baguslah jika seperti itu. Masuk saja ke dalam apartemen Kakak dan tunggu Kakak kembali setelah pulang kerja." Jawab Feng.


"Baiklah. Password ya?" tanya Priscilla.


"....." Feng memberikan password apartemennya kepada Priscilla.


Priscilla dan Riki masuk ke dalam apartemen Feng. Saat Iya masuk ke dalam apartemen Feng, Priscilla melihat ada 2 pasang sandal yang berada di rak sepatu. Sepasang sendal berwarna hitam milik Feng dan sepasang sendal berwarna pink milik Bella.


"Pacar Kakak sudah sering ke sini?" tanya Priscilla.


"Tentu saja. Apakah sudah lupa apa yang ku katakan bahwa mereka tinggal berhadap-hadapan apartemennya." Jawab Riki.


"Pantas saja, tapi dengan begini memberikanku ide untuk membuat rencana agar mengetes dirinya terhadap perasaan yang dimilikinya untuk Kakak." Jawab Priscilla.


"Jangan membuat keributan yang terlalu banyak dan akan mengakibatkan penyesalan di belakang hari. Karena tahu sendiri bagaimana jika Feng yang sedang marah." Jawab Riki.


"Iya, tenang saja aku tidak akan melibatkanmu dalam rencana ini." Jawab Priscilla.


"Oke. Aku akan menyiapkan tempat tidurmu Dan meletakkan beberapa barang sana. Duduklah di sini." Jawab Riki yang memerintah Priscilla untuk duduk di sofa sedangkan ia membereskan barang-barang yang dibawa oleh mereka.


"Sementara waktu tinggal bersama dengan bos. Setelah Aku menyiapkan kamar dan juga barang-barang mu untuk diletakkan ke dalam mansion." Jawab Riki.


"Oke." Jawab Priscilla.


Mereka makan malam bersama lebih dulu karena terlalu lama menunggu Feng yang tidak kunjung datang. Dan saat Riki mengecek GPS mobil Feng tidak mengarah ke apartemen ini melainkan menuju ke arah yang lain.


"Tadi aku ingin mengetahui sudah sampai mana bos dan ternyata aku melihat bahwa dia bukan ke arah sini melainkan ke tempat yang lain. Seperti ya ada yang tidak beres. Aku menelpon ya sebentar." Jawab Riki.


"Iya." Jawab Priscilla.


Feng yang sudah dua hari mencari keberadaan Bella akhirnya menemukannya. Feng yang masih di dalam rumah sakit menerima telepon dari seorang suruhannya membuat dia terburu-buru pergi dengan membawa kunci mobil.


"Benar yang kau katakan?" tanya Feng yang langsung mengambil kunci motornya.


"Iya tuan, tapi saat ini kami sudah mengikutinya di jalan." Jawab seseorang itu dari telepon.


"Baiklah ikuti dia terus dan beritahu aku di mana dia berhenti. Aku akan segera menyusul ke sana." Jawab Feng yang mematikan ponselnya.


Feng masuk ke dalam lift dan menekan tombol ke arah bawah gedung rumah sakit yaitu tempat parkir mobil.


"Kemana pun kau pergi aku akan menemukannya selama itu masih berada di bumi ini." Jawab Feng dalam hati.


Suasana yang masih begitu malam tidak diperdulikan oleh Feng untuk mengendarai mobilnya menuju ke tempat dimana Bella ditemukan oleh anggotanya itu. Feng menghabiskan waktu perjalanannya menuju ke kota A untuk menjemput Bella.


Sedangkan Riki yang terus menelepon Feng, Tidak diangkat-angkat sehingga membuatnya panik dan meminta izin kepada Priscilla untuk menyusul Feng.


"Kenapa?" tanya Priscilla.


"Pergilah. Aku akan menunggu kabar darimu dan melindungi Kakak jika mengalami sesuatu." Jawab Priscilla.


"Tentu." Jawab Riki.


"Hati-hati." Jawab Priscilla.


Riki menghidupkan mobilnya kan melaju ke arah di mana mobil Feng berada. Sedangkan saat Feng tiba di rumah sakit S, Bella sudah pergi bersama dengan Kenzo. Feng menelpon kembali orang suruhannya dan mendapatkan kabar bahwa mereka mengikuti benar kembali menuju ke rumah Jack.


"Kami mengikuti Nona Bella kembali dan kami akan memberikan alamatnya sekarang di setiap jalan yang kami lewati. Karena saat ini kami masih mengikutinya di jalan." Jawab anggota Feng.


"Baiklah." Jawab Feng.


Saat Feng tiba di rumah Jack, Kenzo yang sedang menggendong Bella dari dalam mobil menuju ke dalam rumah membuat Feng salah paham. Feng melihat hal itu dan membuatnya marah. Feng sudah berpikir negatif tentang apa yang menjadi kesimpulan miliknya setelah dia melihat di depan mata kepalanya sendiri bahwa wanita yang ia cintai sedang digendong oleh seorang lelaki lain.


"Siapa pria itu? Kenapa menggendong Bella?" tanya Feng yang sedang memperhatikan Kenzo menggendong Bella masuk ke dalam rumah.


"Jadi ini alasanmu tidak mengangkat telepon dari ku?" tanya Feng sambil memukul stang stir mobil.


Saat itu, Max sudah masuk lebih dulu ke dalam rumah Jack dan bercengkrama bersama Jack dan juga Richard. Sementara saat Feng tiba di sana hanya melihat Kenzo yang sedang menggendong Bella.


"Bos." Ucap seseorang yang mengetuk pintu mobil Feng. Feng membuka kaca mobil.


"Siapa laki-laki itu?" tanya Feng langsung.


"Kami juga tidak mengetahui apa hubungan Nona Bella dengan Kenzo Sandreas." Jawab anggota Feng.


"Kenzo Sandreas?" tanya Feng yang memang tidak terlalu melihat dengan jelas wajah Kenzo saat mengendong Bella.


"Iya tuan, sejak kami mengikuti Nona di rumah sakit. Nona sudah masuk ke dalam mobil Kenzo Sandreas." Jawabnya.


"Cari tau apa hubungan mereka setelah itu katakan kepadaku." Jawab Feng.


"Baik Bos. Tapi yang aku tahu bahwa Kenzo sudah memiliki seorang tunangan." Jawabnya.


"Dan menurut mu, Bella adalah simpanan Kenzo? " Tanya Feng.


"Tidak Bos, kami tidak berani mengatakan hal itu. Lagian tadi kami melihat bahwa ada seseorang yang ikut bersama mereka di dalam mobil itu. Tapi wajahnya kurang jelas kami ketahui." Jawabnya


"Baiklah. Aku mengerti. Beritahu aku kabar selanjutnya." Jawab Feng.


"Kenapa bos tidak langsung masuk dan menanyakan hal ini kepada nona Bella agar semuanya lebih jelas." Jawab anggota ya.


"Kau sedang mengajari ku?" tanya Feng.


"Tidak Bos. Kami tidak berani." Jawabnya.


Feng yang sangat kesal saat ini langsung menutup kaca mobilnya lalu menghidupkan mobil untuk melaju pergi dari rumah Jack. Feng yang sangat kesal saat ini pergi menuju ke sebuah bar untuk melepaskan segala kekesalannya Dengan meminum bir.


Riki yang baru saja tiba-tiba langsung mencari keberadaan Feng. Riki baru saja melihat titik gprs mobil Feng berhenti di bar. Riki melihat keadaan orang yang sudah mabuk membuatnya untuk membawa dan pergi dari bar itu.


"Sebenarnya apa yang terjadi bos?" tanya Riki.


"Riki, kau ada disini?" tanya Feng sudah mabuk.


"Iya aku mengikuti mu." Jawab Riki yang mencoba untuk membantu Feng berjalan keluar dari Barat menuju ke mobil.