Junior Sandreas

Junior Sandreas
Mencari Informasi Di Bar King: Krissta Sandreas



Kedua pengawal yang menjaga di depan pintu itu sedang bergosip tentang Nico.


"Hmmm, aku tidak terlalu memperhatikan karena kaget dengan kedatangan Nico kembali ke sini." Jawabnya.


"Entahlah mungkin aku juga salah." Jawab temannya.


Sementara Nico dan juga Kriss sudah masuk ke dalam lift dan turun ke lantai bawah. Saat mereka keluar dari lift, Nico terus memimpin jalan masuk ke dalam ruangan pertarungan tersebut.


Kriss memperhatikan seluruh keadaan yang ada di dalam ruangan itu. Sebuah ruangan yang cukup luas di mana Di tengah terdapat sebuah ring yang dikelilingi oleh tempat duduk yang bertingkat seperti di stadion bola. Tidak hanya itu saja namun di atas setiap bangunan itu terdapat sekat ruangan untuk beberapa orang orang yang memiliki kekuasaan, harta dan petarung.


Untuk orang-orang yang memiliki kekuasaan dan harta yang cukup akan duduk di kursi penonton VIP. Dan untuk petarung yang berhasil menang sebanyak 50 kali pertandingan akan diberikan kan kursi VIP.


Nico langsung menuju ke ruang kasir untuk melakukan transaksi kepada Bandar yang memegang hak untuk menyerahkan uang taruhan. Nico mengeluarkan kartu ATM yang sudah di berikan oleh Kriss kemarin.


"Aku ingin satu kali pertandingan dengan biaya isi dari ATM ini." Ucap Nico kepada seseorang kasir yang ada di situ.


"Sebentar saya periksa." Ucapnya.


"10 Milyar?" tanyanya.


"Iya. Apakah itu cukup?" tanya Nico.


"Sangat cukup sekali, untuk atas nama siapa taruhan ini?" tanyanya.


"Nama ku, Nico." Jawab Nico.


"Nico?" tanyanya yang sejak tadi tidak memperhatikan wajah Nico secara serius karena terlalu banyak orang yang sedang mengantri untuk melakukan taruhan ke beberapa petarung dalam pertandingan lari bebas.


"Anda?" tanyanya.


"Masih ingat paman?" tanya Nico.


"Hahahha, tentu. Bagaimana kabar mu." Tanya seorang penjaga kasir itu.


"Yakin ingin bertanya kepadaku di saat seperti ini?" tanya Nico dengan menunjukkan antrian yang ada di belakangnya.


"Hahah tentu saja tidak. Bos akan marah." Jawab penjaga itu setelah sadar tentang tanggung jawab pekerjaan yang harus ia lakukan.


Kasir meja taruhan itu langsung melakukan transaksi untuk pertandingan yang akan dilakukan oleh Nico.


"Ini nomor urutnya." Jawabnya.


"Biarkan asisten ku yang akan mengurusnya. Berikan ia tempat yang pas ya paman." Jawab Nico.


"Baik." Ucap kasir kemudian memanggil 1 orang pesuruh untuk membawa Kris dan juga Nico ke ruangan VIP untuk para petarung.Nico dan Kriss mengukuti seseorang yang mengantar mereka ke ruang VIP.


"Saya baru pertama kali melihat Anda, tapi kenapa sudah bisa masuk ke dalam ruang VIP?" tanya seseorang itu dalam perjalanan menuju ke ruang VIP.


"Saya hanya pemain lama yang kembali lagi." Jawab Nico yang tidak ingin membongkar identitasnya.


"Oh ternyata seperti itu." Jawabnya.


"Silahkan masuk tuan," jawabnya.


Nico dan Kriss masuk ke dalam ruang VIP. Ruang itu adalah sebuah ruangan yang menghadap ke bawah ring di mana ruangan itu dibatasi oleh kaca.


"Tuan muda silahkan duduk." Jawab Nico yang sebenarnya sejak tadi gerogi karena mendiamkan Kriss.


"Sikap Kakak sudah benar. Aku tidak akan mempermasalahkannya. Tenang saja." Jawabnya.


"Saya tidak berani." Jawab Nico.


"Tenang saja. Jangan berfikir kolot seperti itu. Jadi ini adalah ruangan kita?" tanya Kriss.


"Iya tuan muda. Karena aku sudah memiliki akses untuk mendapatkan ruangan VIP dengan cara 50 kali pertandingan dan 50 kali kemenangan yang didapat." Jawab Nico.


"Yang mendapat fasilitas ruangan VIP ini adalah orang-orang yang memiliki kekuasaan dan juga tamu yang mengeluarkan banyak uang taruhan untuk petarung. Dan para petarung yang tidak memiliki sokongan di belakang akan mendapatkan fasilitas seperti ini jika ia sudah memiliki riwayat 50 kali kemenangan." Jawab Nico menjelaskan.


"Jadi seperti itu. Pantas saja. Kenapa lebih banyak orang yang berada di bawah ring sedangkan ruangan VIP ini hanya memiliki 25 ruangan saja." Jawab Kriss yang sudah memperhatikan.


"Anda dengan cepat sudah menguasai semua tata letak yang bisa didapat menjadi informasi di dalam ruangan ini." Jawab Nico yang takjub.


"Jadi ini sudah di mulai sejak tadi?" tanya Kriss.


"Tentu. Pertandingan ini terkadang berjalan selama 24 jam di saat hari weekend. Namun, di saat hari seperti ini mereka hanya membuka selama 10 jam saja. Di mulai dari jam 6 sore hingga jam 4 pagi. Semua tergantung dari berapa petarung yang mendaftar baik dari pertarungan yang memiliki tuannya atau petarung yang mandiri." Jawab Nico.


"Lalu kau berasal dari petarung mandiri?" tanya Kriss.


"Iya. Dan sebenarnya aku mengalami ke kalahan saat itu juga karena penguasa tempat ini yaitu tuan Kayasi. Karena Aku memiliki riwayat tarungan yang selalu menang dan tidak pernah kalah membuat ia tertarik untuk membuatku dikalahkan sehingga memasukkan taruhan akan lebih banyak masuk ke dia."


"Awalnya aku menolak hal itu namun mereka mengancam akan membunuh ku dan juga keluargaku. Namun, aku bertemu dengan ayah mu dan juga tuan Billy. Mereka berdua menyelamatkan dari hal itu. Aku menerima tawaran Kayasi, kalah dan babak belur. Mereka memberikan keuntungan kepada ku namun aku menolaknya, aku meminta mereka untuk selalu menerima kehadiran ku dan juga tidak akan mencari diriku kecuali aku yang datang kemari."


"Karena mereka mengetahui bahwa ada seseorang yang telah menjamin ku dibelakang dengan kekuatan yang besar membuat mereka tidak berani untuk menggangguku. Mereka menerimanya......." Jawab Nico bercerita singkat tentang dirinya.


"Aku sudah membaca riwayat mu Kak Nico. Tenang saja tidak perlu menjelaskan secara detail. Jadi kita urutan keberapa dalam pertandingan hari ini?" tanya Kriss.


"Ke-18. Dan tadi mereka mengatakan ini sudah pertandingan yang ke-12 maka kita akan segera dalam beberapa jam lagi." Jawab Nico.


"Yang mana tuan Kayasi itu?" tanya Kriss.


"Anda lihat ruangan VIP yang ada di depan kita di sebelah kanan tingkat ke 3. Itu adalah ruangannya." Jawab Nico yang duduk namun tidak ada menunjuk ke arah sana, Nico hanya memberikan penjelasan kepada Kriss.


"Dan bentuk jajaran yang ada di bawahnya maupun di samping miliknya itu adalah orang-orang yang memiliki kekuasaan. Untuk yang berada di jajaran kita adalah petarung elit. Semakin tinggi, semakin banyak kemenangan dalam bertarung yang mereka dapatkan." Jawab Nico


" Dan kita berada di tingkat 3 karena kau sudah memenangkan 283 kemenangan." Jawab Kriss.


"Iya tuan muda. Sepertinya banyak orang-orang baru yang datang di tempat ini. Dan hanya beberapa orang lama yang aku kenal. Jawab Nico menjelaskan beberapa orang yang kenal kepada Kris.


"Yang aku lakukan hanya menunggu di sini?" tanya Kriss.


"Tidak. Anda akan ikut turun bersama ku disaat aku akan bertanding. Tuan muda akan melihat transaksi taruhan yang akan dilakukan oleh pihak mereka dan juga pihak kita.


"Jadi seperti aku saksi yang melihat berapa pemasukkan dalam taruhan kita." Jawab Kriss.


"Iya tuan." Jawab Nico.