
Billy yang sudah memberikan uang kepada seseorang yang telah mengetahui informasi tentang rumah tersebut. Dan seseorang itu memberikan sedikit ungkapan terima kasih kepada Billy lagi.
"Saya masih ingat bahwa dulu keluarga ini kerja di pelabuhan untuk import dan ekspor barang keluar negeri." Ucap seseorang itu lalu ia pergi.
"Dia sudah memberitahu semua yang dia tahu." Jawab Billy dalam hati.
"Apa yang sedang kau lakukan Bil?" tanya Brian.
"Aku hanya ingin menguji orang itu. Ayo kita pergi ke makam itu." Jawab Billy yang berjalan masuk ke dalam mobil.
"Menguji?" tanya Brian mengejar Billy masuk mobil.
"Dia benar-benar tetangga pemilik rumah ini dan bukan dari bagian orang yang sedang kita selidiki." Jawab Billy.
"Oh." Jawab Brian yang mengerti.
"Sepertinya semua ini tidak sederhana yang di bayangkan. Harus ada pencarian informasi yang lebih lanjut." Jawab Billy.
"Sepertinya. Tapi aku akan menemani mu dan membantu." Jawab Brian.
Di sisi lain, Kriss yang mulai mengikuti rencana Dien dan Daniel. Kriss juga sudah menceritakan hal ini kepada Kyler dan Farel.
Ujian semester telah tiba, jadwal ujian sudah keluar. Para siswa sibuk dengan persiapan. Kali ini jadwal ujian tertulis di percepat lebih dulu. Dan ujian bela diri akan diberikan lebih banyak waktu.
"Gila kali ini satu hari 5 mata pelajaran tertulis?" ucap seseorang yang melihat pengumuman di Manding.
"Iya. Makin lama makin stress."
Semua orang terkejut dengan keputusan ini, Kriss dan yang lainnya tiba di sekolah dan sudah melihat banyak siswa yang berdiri di depan Mading sekolah.
"Kalian kenapa?" tanya Kriss yang melihat beberapa siswa pergi terburu-buru dari depan Mading.
"Hari ini sekolah membebaskan kita agar besok dapat mengikuti ujian tertulis dengan 5 mata pelajaran. Ujian tertulis hanya di adakan selama 3 hari saja. Semua ini sangat menyeramkan, tapi itulah sekolah JS. Sekolah yang penuh dengan kejutan di bandingkan dengan sekolah lainnya." Jawab siswa itu.
"Terima kasih info ya." Jawab Kriss.
"Kalian ingat yang aku katakan kemarin malam." Jawab Kriss.
"Tentu." Jawab Kyler dan Farel kemudian mereka berpisah.
Kriss masuk ke dalam kelas, dan melihat semua orang sedang sibuk. Kriss langsung duduk di kursinya dan menidurkan kepalanya.
"Kau tidak melakukan apapun untuk besok?" tanya Ella tiba-tiba datang dan bertanya kepada Kriss.
"Jadi menurut mu aku harus ikut seperti mereka yang sibuk mencari buku di perpustakaan?" tanya Kriss dengan membalikkan kepalanya ke arah Ella.
"Mungkin." Jawab Ella.
"Ella." Panggil Kriss dengan menyokong kepalanya melihat Ella.
"Ada apa? Kenapa kau aneh sekali hari ini?" tanya Ella.
"Apakah kau ada waktu malam ini? Jika ada, datanglah kemari. Aku menunggu mu." Jawab Kriss memberikan sebuah kartu restoran lalu pergi dengan melompat dari jendela sekolah. Karena jendela sekolah terdapat berlakon kecil untuk berjalan sebagai jalan darurat.
"Ini anak benar-benar aneh." Jawab Ella dalam hati tapi tetap mengambil undangan itu.
Malam hari telah tiba, seperti yang sudah di rencanakan. Kriss, Kyler, Farel dan Gerry sudah berada di dalam restoran tertutup. Ella yang baru saja tiba memberikan kartu undangan itu kepada pelayan dan pelayan langsung mengantarkannya.
"Aneh, ada apa dengan kartu undangan itu sehingga membuat pelayan ini sangat hormat?" tanya Ella dalam hati tapi tetap mengikutinya.
Saat Ella masuk, Ella sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya.
"Duduklah. Aku akan menjelaskannya." Jawab Kriss.
"Sebelum aku mengatakan intinya, aku akan memperkenalkan diri kembali. Perkenalkan, Krissta Sandreas anak dari Jack Sandreas dan Wika Chalista adik sepupu Pakde Brian." Jawab Kriss.
"Apa? Kau putra tunggal paman Jack?" tanya Ella.
"Iya. Mereka adalah saudara sepupu ku yang lain. Anak paman Jimmy ( menunjukkan ke arah Farel. Anak paman Billy( menunjukkan ke arah Kyler." Kyler dan Farel tersenyum.
"Ada apa ini Kak?" tanya Ella kepada Gerry.
"Dengarkan saja penjelasan Kriss kepada kita. Kakak juga tidak mengetahui dia mengumpulkan kita seperti ini." Jawab Gerry.
"Berawal dari kedatangan kami bertiga ke sekolah JS untuk melindungi mu diam-diam atas permintaan Pakde Brian untuk membantu Abang Gerry........" Kriss menjelaskan dengan detail latar belakang kedatangan mereka beserta beberapa kejadian yang menyelamatkan Ella.
"Jadi kejadian waktu aku hampir di culik itu kau sudah mengetahui?" tanya Ella.
"Tidak, itu hanya sebuah kebetulan." Jawab Kriss.
"Selanjutnya aku akan menjelaskan situasi yang terjadi selama 5 bulan ini. ....." Jawab Kriss yang menceritakan semuanya dalam cerita rangkuman Kriss.
"Apa?" tanya mereka semua yang ada di meja kaget dengan rangkuman yang sudah selesai di ceritakan oleh Kriss
"Racun darah, pembunuhan, tato prisma C dan juga kematian Kakek Andrew dan Nenek Katie semua berhubungan?" tanya Kyler.
"Iya. Aku sudah tidak bisa melindungi Ella lagi untuk ini maka aku akan menceritakan semua ini kepadanya. Dan kalian juga." Jawab Kriss.
"Jadi beberapa bulan ini Ayah sibuk mencari informasi ini?" tanya Farel.
"Iya. Paman Jimmy menemukan rekaman yang di dapat dari mobil orang lain dan juga melihat ada tato yang sama seperti yang kita cari." Jawab Kriss
"Tato prisma C? Bisakah kau menggambarkannya ?" tanya Ella lalu Kriss menggambarkannya.
"Tato ini pernah aku lihat di tubuh Auren. Tepatnya di perut kiri pada tubuhnya namun ukurannya kecil." Jawab Ella.
"Tidak heran. Dia adalah sepupu Gibrel. Situasi saat ini yang sudah aku jelaskan kepada kalian bermaksud untuk meminta bantuan Abang Gerry dan Ella." Jawab Kriss.
"Bantuan kami?" tanya mereka berdua.
"Iya. Bantu aku dalam rencana ku. Pertama, kita berakting pacaran di sekolah Ella. Kedua, Abang uji Wilson untuk bisa memprovokasi dia melalui ku. Temukan informasinya Bang." Jawab Kriss.
"Kenapa aku harus berpura-pura pacaran?" tanya Ella.
"Karena aku bergabung dengan Daniel dan Dien untuk mengalahkan Gibrel.....," Kriss menceritakan dengan detail apa yang terjadi dan memberi alasan kepada Gerry kenapa ia mengatakan rencana itu.
"Apa?" tanya Ella dan Gerry.
"Iya. Semua ini hampir sudah tersusun puzzle ya. Jadi aku membutuhkan kalian agar secepatnya semua akan jelas. Aku ingin segera." Jawab Kriss.
"Baiklah aku akan bekerjasama dengan mu. Lagian tanpa melakukan hal ini juga aku yakin kau mampu mengalahkan Gibrel dengan kemampuan mu." Jawab Ella.
"Kau benar, aku bisa. Tapi semua ini hanya ingin memenuhi rencana mereka agar aku dapat di percaya dan juga mendapatkan lebih banyak keuntungan." Jawab Kriss.
"Aku paham." Jawab Ella.
"Abang juga akan melakukan yang terbaik." Jawab Gerry.
"Mohon bantuannya." Jawab Kriss memberikan senyuman manisnya kepada mereka.
"Ternyata kau adalah anak dari paman Jack, mustahil bagi ku untuk bisa bersama dengan mu. Pantas saja kau begitu dingin kepada ku namun tetap baik dengan ku, ternyata hanya untuk melindungi ku." Jawab Ella dalam hati yang sedikit kecewa karena tidak mungkin bisa mendapatkan Kriss.