Junior Sandreas

Junior Sandreas
Kado Perpisahan Zhafira: Kenzo Sandreas



"Memang pantas menjadi adik ku." Jawab Leo dari belakang.


"Apa kau tidak lihat adik mu sudah gemetaran?" tanya Kenzo.


"Benarkah? Maaf Kakak tidak melindungi mu dengan baik," Jawab Leo.


"Duduk lah di sini dulu, aku akan mengambil jus untuk mu." Jawab Kenzo meminta Zhafira untuk duduk di kursi.


"Aku tidak menyangka ternyata benar, kau Zhafira?" tanya Damico yang tiba-tiba datang mendekati Zhafira.


"Oh, pria utama malam ini sedang menggoda wanita lain?" tanya Zhafira.


"Kau? Selain penampilan mu yang semakin cantik ternyata lidahmu juga semakin pedas." Jawab Damico.


"Seperti yang di katakan oleh Ceysi bahwa Zhafira sudah berubah, bukan lagi Zhafira yang lemah lembut. Tapi wanita ****** ini semakin cantik setelah aku meninggalkannya." Jawab Damico dalam hati.


"Benarkah? Tapi aku merasa ada penyesalan yang terlihat di wajahmu setengah memutuskanku?" tanya Zhafira.


"Sayang, ternyata kau disini? Eh Zhafira ternyata sudah datang?" Ceysi yang tiba-tiba datang lalu memeluk Damico.


"Tentu saja aku akan datang ke acara pertunangan kalimat untuk mengucapkan selamat." Jawab Zhafira.


"Adik tidak apa-apa?" tanya Leo berbisik dan Zhafira memberikan kode.


"Siapa dia? Di mana tunangan mu tuan Kenzo itu? Jangan bilang kau sudah di campakkan olehnya dan mencari pria lain untuk di bawa ke acara ku. Tapi selera mu cukup bagus tentang wajah lelaki ini." Jawab Ceysi.


"Untuk apa tunangan ku mencari pria lain jika prianya adalah laki-laki idaman nomor 1 di benua ini." Tanya Kenzo yang datang dan memberikan jus jeruk untuk Zhafira.


"Minum dan duduklah kembali." Jawab Kenzo kepada Zhafira.


"Terima kasih." Jawab Zhafira yang duduk kembali.


"Wah, ternyata tuan Kenzo datang dan memperlakukan saudaraku dengan sangat baik." Jawab Ceysi.


"Aku harus membuat Kenzo tidak tersinggung karena wanita bodoh ini." Jawab Damico dalam hati.


"Menjadi suatu kehormatan bisa dihadiri oleh tamu spesial seperti Anda ini." Jawab Damico yang ingin menjilat.


"Tentu saja harus datang ketika diundang. Lagian aku hanya menemani tunanganku saja." Jawab Kenzo.


"Oh ya bawakan hadiah untuk mereka!" perintah Kenzo kepada Leo. Leo langsung memerintah cara orang mereka yang memang sudah ini akan beberapa hadiah kepada Damico dan Ceysi.


"Gila, bukan kah ini adalah satu set berlian yang aku inginkan di toko perhiasan kemarin dan dikatakan oleh kasi itu bahwa hanya ada 10 model yang sama di dunia ini." Jawab Ceysi dalam hati kemudian melepaskan pelukan dari tangan Damico.


Ceysi langsung tercengang dengan apa yang dilihatnya.


"Lihatlah, memang pantas sebagai Kenzo Sandreas."


"Wah, bukankah ini adalah hadiah termahal yang didapatkan oleh putri kami dalam acara pertunangannya?" tanya Gion yang datang lagi.


"Hanya hal kecil saja dari ku. Tapi tidak untuk istri ku, dia mengatakan bahwa dia memiliki kado sendiri untuk di berikan oleh kalian berdua." Jawab Kenzo.


"Benarkah? Ini sudah lebih dari cukup. Aku benar-benar menyukai ya." Jawab Ceysi langsung mengambil perhiasannya.


"Jika di beri kado yang lebih mahal lagi mungkin akan mendapatkan keuntungan yang lain. Tapi lihat Dia, dia benar-benar beruntung bisa mengenal Kenzo. Bagaimana jika aku merebutnya kembali apa yang di miliki oleh Zhafira?" tanya Ceysi dalam fikiran kotornya.


"Kenapa melihatku seperti itu? Apakah ingin berniat mengambil apa yang menjadi milikku lagi? Jangan harap, kado yang aku berikan kepada kalian nanti kalian juga akan mengetahuinya, jangan terburu-buru.


"Lebih baik nanti saja urus mereka." Ucap Cai kepada Ceysi.


"Aku menantikan kado mu." Jawab Ceysi yang kemudian pergi bersama dengan Damico ke panggung acara untuk memulai acara mereka.


"Apakah semuanya sudah siap?" tanya Zhafira.


"Tenang saja. Semuanya sudah siap." Jawab Kenzo.


"Paman Jimmy juga sudah tiba. Aku akan menjemputnya. " Jawab Leo..


"Semangat adik ku." Jawab Leo sebelum pergi.


Acara di mulai, acara pertukaran cincin pun di mulai dengan menayangkan video dan beberapa foto Ceysi dan Damico yang di bacakan oleh MC sebagai pengiring suasana mereka dalam pertukaran cincin. Saat semua sudah selesai dan mereka berdua berciuman di atas panggung, tiba-tiba video lain tayang.


Tiba-tiba dua layar yang tadinya sama-sama menayangkan hal tentang Damico dan Ceysi menjadi berubah. Tayangan sebelah kanan menjadi tayangan tentang bukti Cai menjual Zhafira. Tayangan kedua menayangkan bagaimana Ceysi berselingkuh dari Damico dan bagaimana Damico tidur dengan beberapa perempuan yang berbeda


"Apa-apaan ini. Matikan tayangan ini." Jawab Gion.


"Kenapa harus di matikan, bukan kah ini layar lebar yang menyenangkan." Jawab Zhafira yang tiba-tiba memegang mikrofon.


"Lihat, ini akan menjadi berita utama Minggu ini. Jadi inilah berita penting itu dari orang misterius yang sedang menelpon kita tadi siang." Ucap para reporter dengan cepat mengambil gambar.


"Apa maksud mu Zhafira? Turun dari atas panggung itu, hentikan semua." Ucap Gion, Ceysi, Damico dan Cai.


"Para hadirin, selamat menikmati kado perpisahan ku untuk keluarga busuk ini. Mulai sekarang, aku tidak memiliki hubungan apapun lagi dengan mereka. Dan kalian bisa melihat sendiri bagaimana aku bisa bertahan hingga detik ini, semua itu karena aku bertemu dengan Kenzo. Dan untuk mereka, biarkan hukum yang akan menanganinya." Jawab Zhafira.


"Kami mendapatkan laporan bahwa ada kasus pembunuhan oleh Gion Shen, CEO perusahan Shen. Dan kasus penjualan manusia oleh Cai." Ucap kepala polisi yang datang.


"Aku sebagai pengacara nona Zhafira, Jimmy Sandreas yang melaporkan hal ini kepada pihak berwajib." Jawab Jimmy.


"Tidak aku tidak bersalah." Jawab Cai.


"Apa yang kau lakukan Zhafira?" tanya Gion yang ingin menampar Zhafira.


"Singkirkan tangan kotor mu itu dari tunangan ku." Jawab Kenzo.


"Selamat menikmati hadiah perpisahan ku." Jawab Zhafira yang melihat mereka berdua dibawa oleh polisi.


"Apa yang kau lakukan Zhafira?" tanya Ceysi yang ingin menampar Zhafira namun di tahan oleh Zhafira sendiri.


"Aku hanya mengembalikan hasil perbuatan dari kalian semua. Selamat atas pertunangan kalian, semoga kalian menyukai kado dari ku." Jawab Zhafira.


"Kau gila, Damico ini tidak seperti yang kau bayangkan." Jawab Ceysi.


"Dan video ku itu kau dapat dari mana Zhafir Itu bukan aku." Jawab Damico.


"Berakting lah kalian berdua, karena kalian memang saling cocok." Jawab Zhafira.


"Wanita ******." Jawab Gion kemudian ditampar oleh Leo.


"Kau tidak pantas mengatakan adikku sebagai wanita ****** karena wanita kau lah yang wanita ******. Aku dan Kenzo sudah berhati lembut jika tidak kau akan mendapatkan hal yang lebih parah lagi. Ingat baik-baik kalian berdua jangan pernah mencari masalah dengan kami berdua." Jawab Leo.


"Ayo pergi!" Jawab Zhafira.


Zhafira yang berada di tengah dengan Kenzo di sebelah kanan dan Leo di sebelah kiri. Mereka bertiga berjalan keluar dari aula.