
Episode Bella Sandreas
Hati berlalu dengan cepat, Feng sudah bersiap-siap untuk pulang. Ia sudah memakai pakaiannya dan bergegas keluar menemui Kakek Mugu yang berada ada di luar gedung dan duduk di taman menikmati secangkir teh hangat.
"Kakek!" panggil Feng.
"Kau sudah mau pergi?" tanya Dokter Mugu.
"Iya. Seperti aku harus segera kembali, karena urusan di sini juga sudah selesai dari kemarin." Jawab Feng.
"Aku tau kau merindukan ya dan ingin segera bertemu dengannya." Jawab dokter Mugu yang berdiri mendekati Feng.
"Hahahha. Kakek tidak berfikir sempit." Jawab Feng yang mengambil kursi roda dan membantu Dokter Mugu duduk.
"Kenapa kau meletakkan aku di kursi roda?" tanya Dokter Mugu.
"Agar kakek tidak perlu capek mengantarku berjalan." Jawab Feng yang mendorong dokter Mugu masuk ke dalam gedung dan masuk ke lift.
"Ide yang bagus. Dengan begini kau mendorong ku penuh dengan kasih sayang." Jawab dokter Mugu.
"Tentu." Jawab Feng.
"Tapi aku cemburu, kau sudah jarang menjenguk ku selama ini. Dan pulang hanya saat perlu saja. Apakah aku tidak begitu penting di bandingkan dengan Wanita mu itu?" tanya Dokter Mugu yang menggoda Feng.
"Tentu, lagian jika aku pulang bukannya kau akan seharian di dalam lab bercengkrama dengan penelitian racun terus menerus." Jawa Feng kepada dokter Mugu.
"Kau masih saja dendam kepadaku?" tanya dokter Mugu.
"Tentu." Jawab Dokter Feng kepada dokter Mugu.
"Dasar anak nakal." Ucap Dokter Mugu yang memberikan tatapan melotot kepada Feng dari kursi roda.
"Iya-iya, tanpa kalian aku tidak akan bertahan." Jawab Feng yang tersenyum kepada Dokter Mugu.
"Kau sudah membawa bunga yang aku suruh berikan kepada Calon cucu menantu ku?" tanya dokter Mugu kepada Feng.
"Tentu." Jawab Feng kemudian mereka keluar dari lift dan sudah ada di atas gedung tepat di depan Helikopter.
"Ini apa?" tanya dokter Mugu.
"Mereka orang-orang yang aku percayai. Mulai sekarang mereka akan menemani kakek. Jangan menolak ya. Beberapa juga sudah di kirim oleh uncle Max." Jawab Feng kepada dokter Mugu.
"Kalian?" tanya Dokter Mugu.
"Kakek, aku berfikir sama dengan Uncle Max. Kami tidak ingin mengambil resiko. Walaupun tidak sembarangan orang bisa masuk ke dalam pulau ini. Tapi bukan berarti tidak ada orang yang tidak bisa masuk. Kondisi kakek juga bukan lagi muda, jadi sudah waktunya keamanan aku yang harus mengurusnya." Jawab Feng.
"Terserah kalian sajalah." Jawab Dokter Mugu.
"Bagus kalau begitu. Kakek aku pergi dulu." Jawab Feng yang berpamitan kepada dokter Mugu dan berjalan ke arah helikopter yang sudah menunggu dia.
Mereka berpisah begitu saja di sana.
*****
"Tuan ada yang ingin aku laporkan." Jawab Rom yang menjemput Feng di depan halaman mansion dan baru turun dari helikopter.
"Oke kita ke ruang kerja." Jawab Feng yang berjalan.
Rom dan beberapa pelayan lainnya membawa beberapa barang-barang yang di bawa dari pulau Dokter Mugu. Meletakkan semuanya ke dalam kamar Feng. Sedangkan Feng dan Rom melanjutkan langkahnya masuk ke dalam ruang kerja.
"Ada apa?" tanya Rom.
"Tuan harus segera ke perusahaan. Ada banyak berkas yang harus di urus dan beberapa keputusan yang harus di ambil. Rapat bulanan besok terjadwal." Jawab Rom.
"Baiklah aku mengerti. Bagaimana dengan yang lainnya?" tanya Feng.
"Tidak ada. Hanya itu." Jawab Rom.
"Bagaimana dengan Bella?" tanya Feng.
"Baik. Jika tidak ada lagi aku ingin istirahat sebentar karena 3 jam lagi haru kembali ke rumah sakit." Jawab Feng.
"Iya tuan." Jawab Rom.
*****
Di sini lain, Bella yang di jemput Melly untuk pergi syuting melewati pintu apartemen Feng.
"Kau sebenernya ada urusan apa? Kenapa belum pulang juga?" tanya Bella dalam hati ketika keluar pintu apartemen ya dan melihat apartemen Feng yang ada di depannya.
"Nona, jangan melihat lagi. Ayo!" Jawab Melly.
"Iya Bi." Jawab Bella yang melanjutkan langkahnya ke dalam lift.
Di dalam lift Bella kembali memikirkan Feng. Ia merindukan Feng.
"Aku ingin segera melihat mu untuk mendapatkan energi yang sudah hilang selama hampir dua hari ini." Jawab Bella dalam hati ketika pintu lift tertutup dan dirinya masih melihat apartemen Feng.
"Malam hari ini kita masuk ke stasiun TV wawancara live untuk mempromosikan film Anda. Dan siang hari ada kegiatan game artis berpasangan. Pagi ini kita melanjutkan syuting Anda." Ucap Melly yang menjelaskan jadwal Bella tapi Bella masih diam melamun memikirkan Feng kapan kembali.
"Nona!" panggil Melly karena Bella tidak menjawab dirinya.
"Nona!" panggil Melly kembali untuk menyadarkan Bella dengan menyentuh bahu Bella yang ada di samping Melly.
"Ha, iya Bi." Jawab Bella yang terkejut.
"Nona mendengarkan aku tidak?" tanya Melly.
"Maaf bi, tadi aku melamun." Jawab Bella.
"Baru 30 Jam anda tidak bertemu dengan dokter Feng. Jadi jangan berfikir anda sudah berhari-hari tidak melihatnya." Jawab Melly.
"Apa-apaan sih bi." Jawab Bella yang wajahnya merona.
"Anda tidak perlu menutupin apapun dari saya. Saya sudah mengetahuinya sejak awal Anda keluar dari rumah." Jawab Melly yang sudah memperhatikan Bella sejak tadi yang yang selalu melihat apartemen Feng.
"Oh." Jawab Bella.
"Dia hanya melakukan tugasnya di rumah sakit." Jawab Melly yang menjelaskan kepada Bella tentang tanggung jawab Feng sebagai dokter.
"Tapi dia mengatakan akan pergi keluar kota." Jawab Bella.
"Iya mungkin bertemu dengan dokter lainnya. Apa dia tidak mengatakan mau pergi kemana?" tanya Melly.
"Tidak. Dia hanya mengatakan akan pergi ke luar kota urusan kerja." Jawab Bella kepada Melly.
"Hmmm. Tapi dia sudah datang untuk berpamitan kepada mu secara langsung." Ucap Melly.
"Iya juga si, dia datang sebelum pergi." Jawab Bella.
"Sudahlah jangan terlalu di fikirkan. Lebih baik nona sekarang fokus ke dalam kegiatan hari ini karena ini full." Jawab Melly.
"Iya iya. Tapi aku merindukan ya bi." Jawab Bella dengan tertawa dan keluar dari lift karena saat itu pintu lift terbuka.
Walaupun seperti itu, Bella selalu percaya diri berbicara kepada Melly. Dan selain Caca, Melly sudah menjadi penggantinya bibi Selly karena sudah mengikuti Bella sejak Bella berusia 18 tahun.
Bella yang masuk ke dalam mobil dan Melly memasukkan beberapa barang ke bagasi mobil. Setelah selesai masuk ke dalam mobil dan mereka pergi meninggalkan area parkir apartemen.
"Bi, di mana naska yang harus di pelajari untuk hari ini." Jawab Bella.
"Sudah ada di samping Anda." Jawab Melly.
"Terima kasih Bi." Jawab Bella yang kemudian melihat di sampingnya dan mengambil naskah.
Bella selama perjalan menghafal dan memahami naskah drama yang akan di syuting kan.