
Setelah pesta pertunangan berlalu, Divisi VII memasuki masa tenang. Sepasang orangtua telah kembali ke rumah dan Cattleya resort kembali dengan kegiatan perhotelannya yang biasa. Divisi VII menerima beberapa kasus kecil yang tidak memerlukan campur tangan langsung dari Rainy, jadi Rainy memutuskan untuk menggunakannya sebagai sarana latihan bagi tim kedua. Beberapa bulan sebelumnya, Rainy telah memerintahkan pembangunan gedung asrama untuk di tempati oleh pegawai Divisi VII di lokasi yang masih berada dalam kawasan Cattleya Resort dan seminggu yang lalu pihak konstruksi memberi tahu bahwa gedung tersebut telah selesai dibangun. Gedung tersebut adalah sebuah gedung 3 tingkat yang dilengkapi dengan elevator, ruang kelas, taman di atap gedung dan kolam renang. Rainy juga melengkapi bangunan dengan gym khusus bagi pegawai yang berukuran besar, dilengkapi dengan sasana tarung dan tentu saja, octagon cage baru! Sementara itu mereka sepakat untuk membiarkan octagon cage yang lama tetap ditempatnya agar bisa digunakan oleh para tamu secara eksklusif.
Rencananya setelah selesai dibangun semua anggota tim, kecuali Rainy akan pindah kesana. Rainy berpendapat bahwa sebagai atasan, apabila ia tinggal bersama anak buahnya dalam satu gedung dapat menyebabkan anak buahnya merasa tidak nyaman, sehingga Rainy memutuskan ia akan tetap tinggal di paviliun. Mendengar ini, Arka yang bertugas sebagai bodyguard, menolak untuk tinggal terpisah dari ‘tugas’nya. Mendengar keputusan Arka, Raka yang tidak menyukai ide bahwa tunangannya akan tinggal bersama pria lain, bahkan walaupun pria itu memiliki hubungan keluarga dengan Rainy, memutuskan untuk pindah ke kamar yang tadinya di tempati Ivan, di paviliun Rainy. Mendengar ini, walaupun bersungut-sungut, Rainy hanya bisa membiarkan mereka melakukan apapun yang mereka inginkan dan menyerahkan pengaturannya ke tangan Raka. Setelah membiarkan Ivan, Natasha dan Ace memilih kamar mereka sendiri, Raka memanggil tim kedua lengkap beserta pelatih-pelatih mereka dan beberapa pegawai administrasi untuk pindah ke asrama.
Terdapat 5 orang pegawai administrasi yang bekerja di Divisi VII saat Divisi VII masih berada di bawah kepemilikan Jaya Enterprise. Setelah pekerjaan ini di tawakan, 2 diantara setuju untuk pindah ke kantor baru, bukan hanya karena gaji yang mereka tawarkan lebih besar dari gaji pegawai Jaya Enterprise pada umumnya, tetapi karena mayoritas adalah anak muda single yang merasa tertarik pada ide untuk bekerja dan tinggal di lokasi resort yang mahal. Mereka berdua akan ditempatkan sebagai asisten dari masing-masing tim, dengan Natasha sebagai pimpinan utamanya. Kedua asisten ini adalah 2 orang gadis berusia 26 tahun bernama Arin dan Lula, yang merupakan lulusan dari universitas ternama. Mereka berdua sudah lama bekerja bersama Natasha dan mengetahui bahwa walaupun boss barunya bukan lulusan universitas, namun Natasha memiliki kemampuan yang lebih hebat dari pada mereka. Itu sebabnya keduanya tidak berkeberatan dipimpin oleh Natasha.
Selain mereka berdua, Raka ‘menculik’ salah satu pegawai Hotel H untuk diserahi jabatan sebagai Hostmaster. Hostmaster adalah orang yang akan bertanggung jawab terhadap perawatan dan kebersihan gedung dan semua kelengkapannya. Hostmaster yang dipilih Raka adalah seorang wanita cantik bertubuh tambun berusia 29 tahun bernama Nora, yang sudah bekerja di Hotel H sebagai cleaning service sejak masih berusia 18 tahun. Nora terkenal bukan hanya rajin dan sangat pandai dalam mengerjakan tugasnya. Ia juga pandai dan hobby memasak. Ia bahkan berteman baik dengan Mr. Jack saat beliau masih menjadi chef di Café Rich. Keberadaannya akan menberikan keleluasaan bagi para pegawai untuk bekerja tanpa perlu dipusingkan soal mengurusi asrama dan memikirkan soal makan. Lebih gampangnya, Nora adalah ibu asrama bagi para pegawai Divisi VII. Untuk membantu Nora, Meyliana mengirimkan 2 orang pegawai cleaning service yang membantu membersihkan asrama setiap hari.
Oh ya, selain mereka semua, ada satu orang lagi yang akan tinggal bersama di gedung asrama tersebut, yaitu Mr. Jack. Walaupun sejak pindah ke Cattleya Resort, status Mr. Jack adalah pegawai Cattleya Resort, sehingga seharusnya ia tetap tinggal di asrama khusus pegawai Cattleya Resort. Namun Mr. Jack, memanfaatkan kasih sayang Rainy padanya, menuntut untuk diijinkan tinggal di asrama Divisi VII dengan alasan bahwa asrama pegawai Cattleya Resort terlalu berisik sehingga ia tidak dapat beristirahat dengan tenang. Tentu saja Rainy dan Raka tidak berkeberatan memenuhi permintaan yang tidak seberapa ini. Bahkan kalau Mr. Jack meminta untuk tinggal di paviliun pribadi bagi dirinya sendiri, Rainy akan mengabulkannya tanpa bertanya. Ini adalah keuntungan menjadi salah satu pegawai favorit Rainy.
Saat melihatnya, bibir Rainy langsung berkedut. Ia bersyukur bahwa Raka tidak berpikir untuk memasang lambang Divisi VII pada bagian kepala sofa atau Rainy merasa akan terlihat sangat menggelikan saat duduk di atasnya. Raka berniat membuatnya terlihat seperti ratu saat duduk di atas singgasana tersebut, namun Rainy tak tertarik untuk membuat dirinya menjadi pusat perhatian dan berharap sedapat mungkin tidak berada paling depan saat menghadapi klien. Rainy adalah seorang gadis introvert yang sangat menyukai sisi introvertnya. Kaya raya memberikannya hak untuk tidak melakukan apapun dan bermalas-malasan sepanjang hari, namun impiannya untuk melepaskan diri dari Lilith membuat Rainy berusaha keras untuk meningkatkan kemampuan indigonya agar semakin lama ia bisa menjadi semakin kuat. Karena itu bermalas-malasan bukanlah sebuah pilihan.
Pada hari pertama para pegawai baru tiba di Cattleya Resort, Raka memesan makanan dari dari dapur dan membuat sebuah perayaan kecil dalam bentuk makan malam bersama. Itu adalah kali pertama Rainy bertemu langsung dengan seluruh pegawainya. Rainy merasa puas ketika melihat penampilan para pegawainya yang menunjukan kecerdasan dan kepercayaan diri yang kuat. Pelatihan yang disiapkan oleh Raka tampaknya berhasil dengan sangat baik dalam merubah citra diri mereka. Bagi sebagian indigo, kemampuannya seringkali dianggap sebagai sebuah kelemahan yang enggan untuk diungkapkan untuk menghindari ejekan atau hinaan dari orang yang tidak bisa memahami perbedaan. Hal ini membuat mereka biasanya selalu berhati-hati dan cenderung menarik diri dari pergaulan. Namun anggota timnya adalah pribadi-pribadi yang berhasil membangun kebanggaan atas perbedaan yang mereka miliki, yang kemudian terlihat dalam cara mereka membawa diri. Bahkan Musa yang biasanya tampak mirip orang tidak waras, sekarang terlihat seperti orang yang berbeda. Melihat semua ini, Rainy mengacungkan jempolnya pada Raka yang menerimanya dengan tersenyum lebar. Dia tak merasa memerlukan pujian dari Rainy dalam menyelesaikan pekerjaannya, karena biar bagaimanapun itu memang sudah menjadi tugasnya. Namun ketika pujian tersebut datang, tak urung membuat hati Raka menjadi bangga dan berbunga-bunga.
Jadi begitulah, sejak hari itu, Divisi VII resmi berdiri. Divisi VII akan dipimpin oleh Rainy sebagai direktur Utama, dan Raka sebagai wakil direktur. Divisi VII membawahi dua buah tim. Tim pertama diberi nama Pandawa dan tim kedua diberi nama Baladewa. Jangan bertanya mengapa tim diberi nama seperti ini karena sang Direktur memilih nama mereka hanya dengan menyebutkan kata pertama yang terlintas di kepalanya yang cantik itu. Jadi sama sekali tidak bermakna. Ivan yang telah melepaskan kursi pimpinan Café Éclair ke tangan professional, berperan sebagai Empath dari tim Pandawa, dan juga menduduki posisi sebagai public relation specialist yang akan menjadi wajah dari Divisi VII. Ia didampingi oleh Miranda, Empath dari tim Baladewa. Arka akan tetap berperan sebagai bodyguard pribadi Rainy sekaligus petarung di tim Pandawa, sedangkan petarung di tim Baladewa bernama Ghana, seorang sighter, namun kemampuannya tidak terlalu kuat. Raka akan tetap menjadi relic reader bagi tim Pandawa, sedangkan Relic Reader tim Baladewa bernama Julian. Exorcist dari tim Baladewa yang bernama Sekar juga berperan ganda sebagai Transporter, sama seperti Ace. Lalu terdapat seorang Clairvoyant yang bernama Lara, yang juga akan menjadi Kepala Komando tim Baladewa didampingi oleh Arin, asistennya. Karena komando tim Pandawa dipegang langsung oleh Rainy, Natasha akan tetap berperan sekretaris dan Lula akan menjadi asistennya. Yang terakhir adalah Musa, dari tim Baladewa, sang sighter.
Copyright @FreyaCesare