
"Sekarang kita tinggal bersiap ke pesta!" ucap Rendi setelah setengah hati membuat kaki Agra seperti mau lepas.
"Kau benar-benar ingin membunuhku ya!" keluh Agra, ia sudah duduk di tepi trotoar, kakinya benar-benar mau patah.
Rendi tersenyum menatap sahabatnya itu, untuk pertama kalinya tanpa sengaja ia sudah mengerjai atasan nya itu.
"Baiklah ...., kalau begitu bagaimana jika kita tunda saja pulangnya?" goda Rendi. Membuat Agra segera bangun dari duduknya, sudah cukup baginya lima hari ini jauh dari keluarga kecilnya.
"Kita berangkat ke pesta!" ucap Agra lalu bergegas meninggalkan Rendi, ia seakan kehilangan rasa lelahnya, Rendi menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan tingkah sahabatnya itu.
***
Dua pria itu sekarang sudah memasuki gedung pesta Reoni. Memang sekolah mereka dulu bukan di Surabaya, tapi Rendi sengaja mendatangkan mereka ke Surabaya hanya untuk menemui Revita. Yang di datangkan hanya orang-orang yang pernah dekat dengan Revita saja karena Agra sengaja ingin menunjukkan sesuatu pada Revita.
Kedatangan Rendi dan Agra menjadi pusat perhatian, sebenarnya masih kurang satu lagi, dokter Frans. Sengaja mereka tidak mendatangkan dokter Frans karena dokter Frans punya pekerjaan yang lebih penting di sana.
"*Mereka datang!"
"Waaahhhh kerennya ....!"
"Iya mereka benar-benar tidak berubah, malah tambah matang dan tampan* ....!"
Bisik-bisik teman-teman yang pernah dekat dengan Revita, ternyata kedatangan mereka di acara reoni itu juga terendus oleh para pencari berita. Kamera sudah siap membidik gambar mereka, kedatangan mereka berdua menjadi satu kesatuan kembali sempat menghebohkan dunia bisnis.
Sudah menjadi hal yang pasti jika bersatunya Rendi dan Agra menjadi sebuah gebrakan di dunia bisnis, bukan tidak mungkin mereka akan merajai dunia bisnis. Nama Agra dan Rendi sudah sangat di kenal di mana-mana.
Bukan cuma Rendi dan Agra, sekarang yang paling di tunggu-tunggu adalah Revita.
Memang cukup sulit mendatangkan gadis itu karena selama ini Revita tidak pernah mendatangi acara Reoni.
Wajah Revita berubah masam saat memasuki gedung, ia tidak menyangka yang ada di dalam gedung itu adalah orang-orang yang dulu sangat dekat dengannya dan menjadi bagian dari hidupnya.
Sebelumnya ia mendapat undangan dari relasi bisnis ayahnya, ia datang bukan karena undangan reoni. Itu adalah bagian dari rencana Rendi dan Agra.
"Kalian .....!"
"*Siapa tuh yang datang?"
"Iya ...., cantik sekali ....!"
"Bukankah itu Revita?"
"Iya deh kayaknya, nggak punya malu banget datang ke sini*!"
Agra yang sudah bisa melihat kedatangan Revita segera naik ke atas panggung sebelum Revita kembali keluar.
"Selamat malam teman-teman! Saya sengaja mengundang kalian ke pesta ini karena ingin mengenalkan kalian pada seseorang!"
"*Siapa?"
"Siapa?"
"Iya ...., siapa? Apa istrinya yang masih begitu misterius itu?"
"Aku jadi penasaran*!"
"Mohon perhatiannya, dia adalah bagian dari kita sebelumnya, Revita!"
Semua mata tiba-tiba menatap pada Revita yang masih berada di red karpet. Revita sudah menatap Agra begitu kesal dan penuh permusuhan.
Agra pun turun dari panggung dan mendekat pada Revita.
"Revita ...., saya minta maaf atas apa yang terjadi pada kita di masa lalu, semoga setelah ini kamu tidak akan membenciku!"
"Lo apa-apaan sih Gra, nggak begini caranya mempermalukan gue!"
"Aku hanya ingin menunjukkan padamu saja, teman seperti apa yang begitu kamu sayangi hingga kamu tidak bisa melupakan mereka, tapi lihatlah ...., mereka akan datang padamu gara-gara perubahan mu! Maka mereka tidak pantas untuk menjadi temanmu!"
"Kamu terlalu berharga untuk mereka, jadi jangan sesali jika mereka membencimu, ada dari mereka yang masih begitu menyayangimu!"
Revita terdiam dengan ucapan Agra, memang ia tidak mengingkari ucapan orang yang sudah membuatnya begitu cinta sekaligus begitu membenci itu, Revita kembali menatap mata teman-teman mereka, ia bisa melihat siapa yang tulus menjadi temannya dan ada beberapa yang memang memandangnya karena ia sudah berubah dan ada juga yang masih membencinya.
"Terimakasih atas waktunya karena bersedia datang ke sini!" ucap Agra lalu berlalu meninggalkan kerumunan, dia hanya ingin menunjukkan pada Revita bahwa tidak semua yang pernah dekat itu tulus.
Agra sudah duduk bersama Rendi, setelah permintaan Agra teman Revita yang benar-benar tulus mendekatinya dan meminta maaf. Menghilangkan kebencian di hati Revita.
"Gra ....!"
Revita memanggil Agra yang sedang berbincang dengan Rendi, mereka berdua sudah menjauhi kerumunan.
"Re ...!"
"Makasih ya!"
"Buat?"
"Buat semuanya, sebelumnya aku terlalu naif karena menganggap semua teman yang pernah dekat dengan ku adalah orang baik, tapi sekarang aku tahu tidak semuanya yang terlihat baik itu benar-benar baik!"
"Sama-sama!"
"Dan yang ke dua, aku minta maaf!"
"Untuk?"
"Untuk semua masalah yang telah aku buat, dan sampaikan maaf ku juga untuk istrimu, semoga suatu saat aku punya kesempatan untuk bisa bertemu dengannya!"
***
Setelah kembali dari pesta itu mereka segera berkemas karena besok akan melakukan penerbangan pertama.
Sebenarnya ia tidak terlalu suka menghadiri pesta reoni itu karena banyak sekali kepalsuan di sana. Mereka mendekati Agra dan Rendi karena ada maksudnya, hanya ada beberapa saja yang memang ingin mengenang masa sekolah mereka.
"Jangan terlambat bangun!" ucap Rendi memperingatkan pada sahabatnya itu sebelum masuk ke dalam kamarnya.
"Seharusnya kau punya hutang padaku malam ini!"
Rendi mengerutkan keningnya tidak mengerti, "Hemmm?"
"Pijit kakiku sebelum tidur!"
"Hahhhh?"
"Harus mau ...., kalau nggak aku telpon nih paman Salman, aku aduin jika kamu tidak menjagaku dengan baik!" ancam Agra, membuat Rendi mendengus kesal.
Kali ini mereka sudah berada di kamar Agra, Agra sudah tengkurap sambil memainkan ponselnya, sedangkan Rendi sibuk memijat kaki Agra. Rendi hanya bisa terus menggerutu kesal.
Agra benar-benar memerasnya dengan mengancam akan melaporkan pada ayahnya.
Tau rasa lo ...., siapa suruh seharian kerjain gue, gue kerjain balik lo ......
Agra terus tersenyum karena berhasil mengerjai sahabatnya itu.
Bersambung
Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya
Follow Ig aku ya
tri.ani.5249
Happy Reading 🥰🥰🥰