
"Aaa lucuu"
Adara tersenyum senang sambil menatap dua anak Devina dengan mata berbinar, kedua bayi tampan itu tidak tidur mata mereka terbuka dan wajahnya terlihat sangat lucu. Mereka tidak rewel ketika Adara terus menyentuh pipinya mungkin Arthan yang sedikit rewel ketika di sentuh, tapi mereka sama sekali tidak menangis.
Di ranjangnya Devina tersenyum melihat Adara yang terlihat begitu bahagia ketika menatap kedua anaknya bahkan Devano pun sama dia tersenyum penuh arti ketika melihatnya. Pipi Adara bersemu merah dia terlihat begitu senang melihat kedua bayi mungil nan tampan.
"Gemesinn kayak kamu Vin." Kata Adara
Devina tersenyum mendengarnya.
"Nanti baby nya Adara juga lucu." Kata Devina
"Iyaaa aku gak sabar." Kata Adara dengan penuh semangat
Devano tertawa mendengarnya lalu mengusap kepala Adara dengan sayang.
"Lucu yaa Vann gemes banget." Kata Adara sambil menatap Devano
"Iya lucu"
"Eh tapi aku enggak bisa bedain mana yang Arthan dan Ardhan." Kata Adara sambil menatap lagi kedua anak Devina
"Ini Arthan yang lebih mirip Ziko." Kata Devano
"Berarti ini Ardhan lucu banget ih mereka berdua kembar." Kata Adara lagi
Devina ikut tertawa melihat Adara yang sangat antusias.
"Aa aku enggak sabar." Kata Adara sambil mengusap perutnya dengan sayang
"Kata Dokter baby nya Adara apa?" Tanya Devina
"Katanya laki-laki sama perempuan semoga aja bener hehe." Kata Adara
"Lucuu"
Adara tersenyum senang dia berjalan mendekat ke arah Devina dan duduk di dekatnya.
"Kamu hebat banget Vin udah berhasil melahirkan dua baby yang ganteng dan lucu." Kata Adara
"Makasihhh"
Devina tersenyum senang, dia memang hebat.
"Adara juga hebat." Kata Devina membuat Adara ikut tersenyum
"Nanti kalau baby aku juga udah lahir kita harus sering jalan-jalan bareng ya? Sama baby twins." Kata Adara
Devina langsung mengangguk dengan semangat.
"Adara harus hati-hati ya? Jangan sampai jatuh kalau mau kemana-mana sama Vano." Kata Devina mengingatkan agar kejadian yang menimpanya tidak terjadi pada Adara
"Iya Vinn"
Devina tersenyum manis membuat Adara dan Devano ikut tersenyum.
"Vina harus makan yang banyak biar cepat sehat." Kata Devano
Mereka tersenyum Adara mengusap tangan Devin dengan sayang.
Ah senang sekali melihatnya Devano tidak sabar menunggu kehadiran baby twins nya yang akan membuat semua orang semakin senang.
°°°°
Sudah sembilan bulan kandungan Adara berjalan perkiraan Dokter dia akan melahirkan kurang lebih satu minggu lagi dan Adara sangat tidak sabar menanti kelahiran baby nya ya meskipun dia juga merasa sedikit takut. Sekarang Adara juga tak terlalu sering tiduran sesekali Devano mengajaknya jalan-jalan ke sekitar rumah dan Devano juga semakin sering membawakan buah dan sayuran untuk Adara makan.
Setiap hari Adara hanya akan makan sayuran dan buah saja untungnya Adara tak banyak menolak dua hanya menerima saja. Saat ini Adara ada di ruang tengah dia duduk sambil membaca artikel tentang merawat bayi.
Adara ingin menjadi ibu yang baik.
Ketika tengah asik membaca Devano datang dan duduk di sampingnya dia melirik ke ponsel Adara lalu tertawa pelan.
"Ngapain sih Mama?" Tanya Devano
Adara menoleh lalu menunjukkan cengirannya.
"Eh Vano"
"Papa dong jangan Vano." Kata Devano
Adara tertawa lucu hingga matanya menyipit.
"Iya Papa"
Devano tersenyum dan membiarkan Adara yang bersandar manja di bahunya.
"Van"
"Hm"
"Aku beneran gak sabar." Kata Adara
"Aku juga mau lihat baby kita yang lucu." Kata Devano
"Iya, kemarin aku sama Vina vidio call waktu kamu kerja aku lihat Arthan sama Ardhan mereka lucu banget makin gembul pipinya." Kata Adara
"Iya mereka gemes banget." Kata Devano
Adara tersenyum lalu mengusap perutnya dengan sayang.
"Mama gak sabar ketemu kalian." Kata Adara
Devano tersenyum senang lalu memeluk Adara dan mencium pipinya lama.
Sebentar lagi kalian akan menyambut lagi kelahiran baby twins.
Sudah siap?
°°°°
Hayoo udah siap belum menyambut kelahiran baby twins nya Adaraaaa???
Next part baby twins lahir yaaa aku update besokk okeee😎