My Possessive Twins

My Possessive Twins
Devano (33)



Mata hitam Devano menatap Adara yang masih tidur dengan sangat lelap dalam dekapannya membuat senyuman terbentuk sempurna di wajah tampannya. Meskipun tidak melakukan apapun tadi malam, tapi Devano sangat senang karena pada akhirnya dia sudah resmi menjadi suami Adara dan lagi dia bisa melihat wajah cantik itu ketika pertama kali membuka matanya.


Tangan Devano perlahan terangkat dia menyingkirkan helaian rambut yang menutupi sedikit wajah Adara dan membawanya ke samping lalu dengan sayang mengusap pipinya membuat Adara menggeliat pelan dalam tidurnya. Belum sempat membangunkan suara ketukan di pintu kamarnya sudah membuat Adara sedikit tersentak dan membuka matanya.


"Vano sarapan dulu yuk Mommy sudah selesai buat sarapan"


"Iya Mom sebentar lagi Vano mau mandi dulu." Kata Devano


"Yaudah Mommy turun dulu." Kata Fahisa


Begitu suara langkah kaki terdengar menjauh Devano menatap Adara dengan senyuman lalu memberikan ciuman singkat di bibirnya.


"Vann"


"Hm kenapa?" Tanya Devano


"Aku kesiangan gak bisa bantu Mommy kamu masak." Kata Adara pelan


"Enggak papa lagian ada Bibi yang bantuin." Kata Devano


Bergumam pelan Adara mendekat dan memeluknya, tapi sesaat setelahnya Adara melotot dia baru ingat kalau tadi malam tidak memakai lagi piyamanya. Memundurkan sedikit tubuhnya Adara menarik selimut dan mengeratkannya membuat Devano tertawa melihatnya.


"Kenapa?" Tanya Devano


"Em kamu mandi duluan sana." Kata Adara


"Bareng aja." Kata Devano


"Hah? Enggak enggak mau." Kata Adara dengan cepat


"Ayooo"


Devano memaksa Adara dan berusaha menarik selimut yang Adara kenakan membuat istrinya itu merengek pelan.


"Vann enggak mauuu." Kata Adara dengan pipi memerah karena malu


"Raa ayo kan kita udah menikah." Kata Devano


"Maluu"


"Enggak usah malu ih ayo cepetan nanti malah semakin lama aku janji gak bakal aneh-aneh." Kata Devano


Adara terdiam sambil menatap wajah Devano dan akhirnya hanya bisa mengangguk pasrah membuat Devano langsung tersenyum senang.


Tanpa permisi pria itu bahkan mengangkat tubuhnya membuat Adara tersentak dan langsung melingkarkan tangan di lehernya yang malah di sambut dengan tawa oleh Devano.


"Nakal banget sih Van"


Devano hanya tertawa lalu masuk ke dalam kamar mandi bersama dengan Adara.


Jangan tanya apa yang terjadi di dalam ya?


°°°°


Raut wajah Devano berubah murung tadi karena rencana dia untuk pergi ke villa hari ini harus diurungkan atas permintaan Daddy nya yang meminta dia untuk beristirahat lebih dulu dan baru pergi besok. Sebenarnya Daffa tidak akan melarang kalau saja Devano mau pergi dengan Pak Hadi yang membawa mobil, tapi sayangnya pria itu bilang ingin membawa mobil sendiri tentu saja Daffa melarang.


Masalahnya Devano baru saja melangsungkan resepsi pernikahan kemarin yang tentu saja melelahkan, jadi Daffa tidak memberi izin kalau harus pergi sekarang dan membawa mobil sendiri, tapi kalau mau Pak Hadi yang membawa mobilnya maka akan Daffa beri izin. Bukan tidak mau, tapi Devano malas dia mau tiga hari ke depan hanya ada dia dan Adara saja tanpa ada orang lain bahkan meskipun hanya supir tetap saja Devano tidak mau.


Melihat anaknya yang murung begitu akhirnya Daffa mengusulkan kepada mereka berdua untuk pergi ke apartemen saja dan berangkat ke Villa besok dan rencana itu langsung di setujui oleh Devano. Sekarang dia bersama dengan Adara baru saja sampai di apartemen milik Daddy nya yang cukup luas dan membuat Adara berdecak kagum.


"Wah ini gede banget Van apartemen nya." Kata Adara


"Heem punya Daddy." Kata Devano


Adara mengangguk faham, bisa dilihat betapa kayanya keluarga Devano bahkan sepertinya Ayah nya saja kalah jauh.


"Kata Daddy tadinya dia mau kasih apartemen ini ke Kak Ara, tapi enggak jadi." Kata Devano


"Kenapa?"


"Sekarang ini atas nama aku soalnya Kak Ara udah ada sendiri." Kata Devano


"Berarti anak-anak Daddy kamu semua punya apartemen ya?" Tanya Adara


Devano mengangguk singkat sebagai jawaban lalu mengajak Adara untuk duduk di sofa.


"Duduknya di sini Raaa." Kata Devano sambil menepuk kedua pahanya


"Seneng banget sekarang Adara Alexander udah jadi istrinya Devano." Kata Devano sambil mencium puncak kepala Adara dengan sayang


"Aku juga seneng." Kata Adara


Devano memeluknya dengan erat dan mendusal manja di lehernya.


"Van geli tau." Kata Adara ketika merasakan rambut Devano yang menggelitik lehernya


"Kalau gini geli gak?" Tanya Devano


Adara menahan nafasnya kala Devano memberikan kecupan di lehernya.


"Sakitt"


"Tapi, suka kan? Masa gak merah Ra?" Kata Devano sambil mengusap lehernya


"Vann"


"Kok gak merah sih Ra?" Tanya Devano


Belum sempat menjawab Devano sudah kembali memberikan kecupan di sama membuat Adara menggeram pelan.


"Ini merah." Kata Devano sambil tersenyum


Adara hanya membiarkan saja Devano melakukan apa yang dia mau.


"Raa"


"Hmm"


Devano menjauhkan tubuhnya dia mendongak dan menatap Adara dengan senyuman.


"Cium dong Ra." Kata Devano


"Hah?"


"Cium aku." Kata Devano manja


Adara tertawa kecil mendengarnya lalu mencium singkat bibirnya.


"Kurang lama enggak kerasa." Kata Devano


"Ya ampun Van." Kata Adara


"Lagi"


"Enggak ih apaan sih." Kata Adara


"Lagi Raaa." Kata Devano


Menghela nafasnya pelan Adara mendekat dan mendaratkan lagi bibirnya di sana untuk beberapa saat, tapi ternyata Devano tidak membiarkan dia menjauh pria itu menahan tengkuknya dengan kedua tangan. Perlahan bibir Devano bergerak membuat Adara mau tidak mau membuka kedua bibirnya dan memberikan akses lebih untuk Devano.


Bukan berhenti Devano sepertinya malah semakin bersemangat karena pria itu menyusup masuk ke dalam kemeja yang Adara kenakan dan memberikan usapan lembut di sana. Menjauhkan sedikit wajahnya Devano menatap Adara yang terengah karena ulahnya.


"Raa gak usah nunggu di Villa sekarang aja deh." Kata Devano


"Hah"


"Sekarang aja ya?" Kata Devano pelan


"Vann"


"Boleh ya? Raaa boleh ya? Sekarang aja janji pelan-pelan." Kata Devano


Adara menatap Devano yang memasang wajah memohon padanya.


Astaga kenapa pria itu menggemaskan sekali?!


°°°°


Aku updateee🥰


Di kasih gak ya sama Adara hmm🌚


Update lagi kapan nihh😌