Married Accident

Married Accident
Amarah Leon



"Iya Yun, gila gak tuh???. Padahal kan mereka belum kenal sama gue Yun".


. " Lah terus loe jawab apaan??? ".Selidik Yuni ingin tahu.


" Gue hanya nyegir doang kayak orang begok tahu gak? ".Sahut Febby jujur. Bahkan ia tidak tahu kedua orang tua Naufal serius atau bercanda. " Tapi, Ayahnya Naufal tampan juga ya, Bunda Kinan juga cantik banget. Wajar aja anaknya kayak gitu rupanya".Seloroh Febby memuji keluarga Naufal.


"Loe udah pernah ketemu belum sama mami mertua gue??? ".Tanya Yuni pada sahabatnya itu.


" Yaelah, mana pernah bege. Orang ketemu anak anaknya aja gue hampir syok setengah mati. Apalagi ketemu mami mertua loe istri seorang tuan Rayen . Mungkin bisa langsung kagak bisa jalan gue".


Febby benar benar kocak dan ceplas ceplos. Membuat yuni selalu saja bisa terhibur oleh kelakuannya.


"Mami mertua gue itu saudaraan sama Aunty Kinan Feb. Ya walaupun mereka saudara tak sedarah tapi Mami dan Aunty sama sama cantik loh".Tutur Yuni serius. Membuat Febby baru tahu jika mami mertua Yuni itu masih saudaraan dengan Bunda nya Naufal.


Setahu Febby selama ini Naufal dan Naures sepupuan karena Rayen dan Raka yang saudaraan. Tapi ternyata karena Bunda nya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Jika Yuni dan Febby sedang asyik membahas pertemuan Febby dengan kedua orang tua Naufal. Sekarang di tempat lain, tepatnya di kota yang berbeda seorang gadis cantik nampak sedang sibuk mengemas semua barang barangnya.


Sudah satu tahun ini ia hidup berjauhan dengan kedua orang tuanya.Dan hari ini ia merasa lega karena ia akan di mutasi kan ke kantor pusat. Dulu demi membantu perekonomian keluarganya ia rela jauh dari kedua orang tuanya dan juga sahabatnya.


Bahkan ia juga rela kuliah di luar kota hanya karena mengikuti aturan perusahaan yang menyuruh nya untuk mengisi jabatan yang sedang kosong di wilayah sumatera.


"Alhamdulillah, akhirnya gue bisa balik lagi ke Jakarta".Guman nya senang dan bahkan nampak berbinar.


Ia merogoh ponselnya dan menatap gambar wallpaper yang ada dilayar ponselnya. Foto dua gadis cantik yang masih memakai seragam SMA. Nampak tersenyum dengan membawa piala.


"Gue gak sabar pengen ketemu loe Yun. Dan gue juga gak sabar pengen lihat si kembar. Berkat loe dan kak Naures hidup gue dan keluarga gue bisa seperti sekarang ini. Uh gue kangen banget sama Loe Yun".Guman nya lagi sambil memeluk ponselnya erat.


" Tapi bedanya sekarang loe udah punya anak tapi gue masih aja jomblo".Wajah gadis itu nampak murung merutuki dirinya sendiri. Usia sudah 20 tahun tapi sampai sekarang belum juga punya pacar. Mengsedih sekali hidupnya, di saat semua gadis seusinya sudah mempunyai pasangan masing masing. Eh dia malah asyik dengan perkerjaan yang selalu menunggu nya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Dan berbeda lagi kini dengan Leon yang sedang cekcok dengan Ayahnya.


"Yah, Leon belum bisa fokus ke perusahaan. Sekarang Leon masih ingin mengabdi untuk negara Yah. Tolonglah hargai keputusan Leon kali ini aja!!! ".


" Leon, Ayah sudah bilang dari awal, kamu itu anak laki laki dirumah ini. Dan sudah jadi tugas kamu untuk menggantikan Ayah di perusahaan. Kamu lihat Naures, Dia bahkan sudah menikah dan memiliki anak dia juga punya bisnis cafe dan bengkel. Tapi Naures juga masih mau ikut mengurus perusahaan keluarganya. Meskipun sudah ada jery kakaknya".Reno sang Ayah nampak sedikit menaikkan suaranya.


"Yah, sampai kapan Ayah dan Bunda selalu mengatur hidup Leon?. Leon ini sudah dewasa yah, Leon tahu apa yang harus Leon lakukan. Saat ini Leon hanya ingin fokus dulu dengan pekerjaan dan profesi Leon sebagai seorang polisi. Bukan berati Leon menolak untuk ikut mengurus bisnis Ayah. Seharusnya yang mesti Ayah dan Bunda urus itu Clara yah bukan Leon".


Deg...


Vera Bunda Leon nampak terkejut akan penuturuan Leon. Saat Vera akan masuk kedalam ruang kerja suaminya karena mendengar suara ribut ribut putra dan juga suaminya itu.


"Kenapa dengan Clara adikmu eon??? ".Tanya Vera bingung.


" Honey, itu hanya dalih Leon saja. Supaya dia bisa lari dari tanggung jawabnya sebagai putra tertua dirumah ini".Sahut Reno


"Ck.. Ayah sama Bunda memang tidak pernah perduli dengan kami. Yang kalian pikirkan adalah bisnis dan bisnis saja. Sampai sampai kalian lupa jika kami sebagai anak juga butuh perhatian dari orang tua. Kami tumbuh dan besar hanya dibawah asuhan babysitter. Sedangkan Ayah dan Bunda sibuk bolak balik ke luar negeri demi bisnis".Leon sudah tidak bisa menahan dirinya lagi. Dan ia sedikit kecewa pada kedua orang tuanya. Sangat berbeda dengan kedua orang tua Naures dan juga Naufal.


"Leon... Jaga bicara mu dengan Ayahmu sayang!!! ".Ucap Vera sangat ibunda Leon.


" Kenapa Bun, yang Leon bicarakan benar bukan???. Bahkan sekarang Ayah dan Bunda juga tidak tahu apa yang terjadi pada Clara. Sejak awal Leon memang tidak setuju Clara masuk dunia hiburan. Dan sekarang semua sudah terlanjur Yah, Bun. Jadi jangan salah kan Leon jika Clara salah pergaulan ".


Leon langsung beranjak pergi meninggalkan kedua orang tuanya setelah ia mengutarakan semua apa yang ia pendam selama ini. Bahkan Leon sangat merasa bersalah karena tidak bisa jadi kakak yang baik untuk adiknya. Bahkan ia juga merasa gagal tidak bisa menjaga sang adik. Disaat ia sibuk pendidikan dan sangat jarang bisa pegang ponsel. Sedangkan kedua orang tuanya masih sama seperti sebelumnya. Sibuk dengan pekerjaan dan urusan bisnis mereka.


Hingga Leon menerima kabar jika adiknya rela menyerah kan kehormatan nya demi karir nya di dunia hiburan. Demi menjadi model yang membintangi sebuah produk Clara rela melepaskan kehormatan nya pada seorang yang memegang kekuasaan di brand tersebut.


TBC