Married Accident

Married Accident
Ledekan Leon dan Yuni



Suasana di meja makan kediaman Naures dan Yuni, malam ini nampak sedikit ramai dan hangat karena kehadiran dua pria single yang tampan. Di tambah lagi dengan hadirnya Febby.


Leon sejak tadi selalu saja memperhatikan gerak gerik Naufal dan Febby tapi keduanya nampak biasa saja tak ada tanda tanda feeling in love di antara keduanya. Bahkan yang membuat Leon mengerutkan keningnya adalah sikap Febby yang nampak santai dan cuek seolah tak mengenal satu sama lainnya.


"Makan aja matanya gak usah kemana mana!!! ".Cibir Naufal tanpa melirik kearah Leon.


Leon langsung mendekatkan dirinya ke samping Naufal. Lalu ia berbisik".Kenapa kalian seperti tak saling kenal gini bro???. Bukankah dia itu cewek yang pernah loe anterin waktu itu??? ".Lirih Leon pelan.


" Ada apa eon, kok bisik bisik gitu??? ".Tanya Yuni membuat Naures dan Febby langsung menoleh kearah Naufal dan Leon.


" Gak da apa apa kok res. Iya kan fal".Leon malah menatap kearah Naufal meminta pembenaran.


Seketika wajah Febby terlihat terkejut dan langsung melotot tak percaya. Saat ia baru sadar dan baru mengingat Naufal dan juga Leon.


"Naufal... Kamu Naufal kan???? ".Tanya Febby tiba tiba.Yang membuat Yuni dan Nuares langsung terkejut bahkan Yuni sampai mengerutkan keningnya bingung. Kenapa sahabat nya itu bisa kenal dengan Naufal sepupu suaminya.


Leon langsung terkekeh pelan sambil menggelengkan kepalanya. " Busyet daritadi satu meja makan baru ingat sekarang???. Loe daritadi ngapain aja mpok??? ".Ledek Leon tak habis pikir.


" Maaf... Gue baru sadar".Febby hanya tersenyum kikuk sambil cengar cengir tidak karuan.


"Eh, tunggu... tunggu... Feb, loe kenal sama Naufal dimana??? ".Tanya Yuni mulai penasaran. Karena setahu Yuni Febby itu adalah cewek rumahan. Jangankan untuk dekat dengan pria. Orang keluar rumah aja jarang kalo gak ada kepentingan.


" Ceritanya panjang Yun, ntar deh kapan kapan gue ceritain kalo sempet".Sahut Febby asal. Membuat Naufal hanya menarik sudut bibirnya sambil menggelengkan kepalanya saja akan sikap Febby.


"Bakal ada bibit bibit kebucinan lagi nih kayaknya".Seloroh Leon sambil fokus pada makanan di piringnya.


Sedangkan Naufal dan Naures hanya setia memasang wajah datarnya saja. Tanpa ingin ambil pusing akan perkataan Leon yang menyindir mereka berdua.


Hingga makan malam itu selesai kelima orang itu pun diam tanpa ada topik pembicaraan kembali.


" Feb, Naufal ganteng kan??? ".Bisik Yuni sambil menggoda Febby.


Febby yang ditanya oleh Yuni hanya melirik sekilas kearah Naufal, lalu kembali fokus dengan si kembar. " Kagak tuh biasa aja".Sahut Febby cuek.


"Ah, masa sih???. Tapi banyak yang bilang kalau Naufal itu ganteng loh feb".Goda Yuni kembali.


" Oh ya... Tapi sayang dia gak mau sama gue Yun. Coba kalau mau sama gue pasti gantengnya nambah".Jawab Febby sambil terkekeh sendiri. Yang langsung di timpuk bantal sofa oleh Yuni.


"Loe demen ya sama Naufal??? ".Ledek Yuni sambil memainkan kedua alisnya.


" Yun, apaan sih???. Jangan aneh aneh deh!!!. Lagian siapa juga yang kagak demen sama cowok yang gantengnya kayak Naufal dan Leon tapi gue sadar diri Yun. Siapalah diri ini".Lirih Febby pelan.


Karena Febby juga tidak munafik, Hanya wanita bodoh yang menolak pesona Naufal. Tapi Febby sudah sadar dan minder. Jika wanita idaman Naufal dan Leon pasti bukan kelas rendah sepertinya. Apalagi tadi Febby tahu sendiri jika Naufal adalah Sepupu Naures. Yang artinya kehidupan mereka pasti tidak akan jauh berbeda. Dari segi penampilan saja Febby sudah bisa menilai jika Naufal dan Leon bukanlah orang susah.


Yuni tahu apa yang dirasakan oleh Febby saat ini. Karena dulu juga dirinya tidak jauh beda dengan Febby. Hanya anak yatim piatu dan dari kalangan kelas bawah. Yang jika dibandingkan dengan Naures maka tidak akan ada apa apanya.


"Udah gak usah pesimis gitu. Mana tau jodoh".Ucap Yuni membuyarkan lamunan Febby.


" Mungkin hanya dalam mimpi doang Yun".Febby langsung tertawa terbahak bahak. Begitupun dengan Yuni.


"Btw... Bukannya waktu USG si kembar itu salah satunya cowok ya Yun???. Kok lahirnya malah cewek semua??? ".Febby mengalihkan pembicaraan.


" Hasil USG juga bisa salah Feb. Yang begituan udah biasa kali. Padahal kami juga udah nyiapin nama buat si kembar itu cowok sama cewek. Eh taunya pas lahir cewek semua. Beruntung Ayahnya udah punya cadangan nama juga".Tutur Yuni menjelaskan. Sambil menatap si kembar yang saat ini sudah terlelap dalam box bayi yang ada di ruang keluarga.


Sedangkan para pria nampak mengobrol serius di ruang tamu. Mungkin membahas masa lalu atau mungkin juga sedang meledek satu sama lainnya. Entahlah hanya ketiga pria itu saja yang tahu.