Married Accident

Married Accident
Rumah Sakit



Keesokan harinya saat jam makan siang. Joe menyempatkan diri untuk datang ke rumah sakit. Membesuk ibunya Rinda. Bahkan, saat Rinda juga sedang tidak ada di tempat. Joe membawakan makan siang dan juga parsel buah untuk ibunya Rinda.


Ayahnya Rinda pak Bayu pun langsung berdiri dari kursinya saat melihat pintu ruangan terbuka dan memperlihatkan wajah tampan Joe. Ibunya, Rinda pun hanya bisa tersenyum ramah menyambut Joe. Pria mapan yang rela dan ikhlas membayar semua biaya rumah sakit untuknya dengan cuma cuma.


" Assalamu'alaikum, siang Pak, Bu". Sapa Joe dengan sangat ramah. Jauh berbeda saat ia berada di perusahaan dan menghadapi kolega bisnis atasannya.


" Waalaikumsalam warohmatulohi wabarakatuh, tuan Joe, Kenapa mesti repot repot kesini segala? ". Pak Bayu merasa tidak enak karena mereka malah selalu merepotkan Joe.


Pria yang baru mereka kenal dalam beberapa waktu yang lalu. Dan kini malah semakin sering membesuk istrinya dirumah sakit. Untuk memastikan kondisi dan juga perawatan ibunya Rinda di perlakukan sebaik mungkin.


Apalagi kamar yang di pesan oleh Joe. Adalah kamar VIP kelas atas. Yang bisa di tebak biaya nya satu malam bisa seharga hotel bintang lima. Namun, semua itu tak ada artinya bagi Joe. Demi kesembuhan calon mertuanya Joe akan melakukan apapun. Bahkan, semua itu juga di dukung oleh Bara. Mungkin, Bara juga muak karena asistennya terus terusan menjomblo .


Jadi, setelah Joe jatuh cinta dan menaruh hatinya untuk Rinda. Bara sangat mendukungnya seribu persen. Bahkan, Bara juga menaikkan gaji Joe. Hidup Joe memang penuh keberuntungan semenjak ia kenal dan dekat dengan Rinda. Apalagi, Celine selalu cerita pada Bara jika Rinda adalah wali kelas nya dan juga sekaligus guru yang baik dan telaten pada semua murid muridnya si sekolah.


" Tidak apa apa pak, bu. Kebetulan saya juga ada perlu dengan bapak dan ibu ". Joe meletakkan parcel buah nya dan juga paper bag berisi makanan untuk Ayah dan Ibunya Rinda.


Joe menarik satu kursi dan ikut duduk di samping Ayahnya Rinda. Kini, malah membuat suasana semakin tegang. Namun, melihat wajah tegang kedua orang tua Rinda. Joe, malah tersenyum teduh. Seolah yang saat ini ada di hadapan kedua orang tua Rinda. Bukanlan Joehan asisten pribadinya Bara saja.


" Tidak usah tegang begitu Pak!. Saya bukan mau nagih hutang kok". Seloroh Joe mulai memecah suasana. Membuat Pak Bayu dan bu Sukma langsung lega.


" Hehe, bukan begitu tuan. Tapi, tak biasanya tuan Joe ingin bicara serius begini dengan kami". Pak Bayu sedikit kikuk jadinya.


" Pak, bu. Mulai hari ini tidak usah panggil saya tuan lagi. Panggil saja Joe!. Saya juga lebih muda dari Bapak dan Ibu kan? ". Rupanya asisten Joe tidak sedatar yang para orang orang tahu di luaran sana. Ia bisa melawak dan bikin lelucon juga ternyata.


" Tapi tuan kami ini ti...


" Saya juga manusia biasa Pak, bu. Hanya saja hidup saya sedang beruntung dan bisa bekerja pada tuan Bara. Kalau tidak bertemu beliau, mungkin saat ini saya masih terunta runta di jalanan ". Joe memotong ucapan pak Bayu. Membuat sepasang suami istri itu langsung sendu mendengar ucapan Joe.


Pak Bayu dan Bu Sukma, tidak menyangka jika Joe juga pernah mengalami kesusahan dan kesulitan . Yang mungkin jauh lebih mengenaskan dari mereka saat ini. Namun, Pria itu malah sekarang terlihat sangat berkuasa. Bahkan, direktur rumah sakit saja sampai membungkuk kan badan saat melihat Joe.