
Naures langsung pergi sambil menggandeng tangan istrinya. Meninggalkan Ajeng yang masih berdiri tak bergeming. Mendengar jawaban Naures yang membuatnya malu. Dan merasa terhina akan ucapan Naures padanya.
"Sayang, siapa dia???. Kayaknya tuh manusia planet tidak menyukai kamu??? ".Tebak Naures bertanya. Saat mereka berdua sudah berada di dalam mobil.
" Siapa, Ajeng???? ".Yuni melirik kearah suaminya yang mulai fokus pada setir mobilnya.
" Iya sayangku. Siapa lagi kalau bukan manusia planet Annabelle tadi".Naures sepertinya benar benar kesal dan tidak menyukai Ajeng.
"Ya Ampun sayang, nggak boleh ngomong gitu ah!!!".Ucap Yuni sambil menggeleng kan kepalanya.
" Habisnya bikin geram aja sih. Untung perempuan, kalau laki laki udah habis dia".Seru Naures kesal. "Siapa sih dia sayang??? ".
" Ajeng itu temen sekolah aku dulu kak. Waktu masih sekolah disini. Orang nya memang resek sih, Ajeng memang gitu sifatnya, Padahal dulu kan aku sama Deri tidak ada hubungan apapun. Kami hanya berteman saja tapi Ajeng salah sangka. Makanya dia sampai sekarang masih benci tuh sama aku".Jawab Yuni panjang lebar menjelaskan.
"Yakin gak ada hubungan apapun???? ".Selidik Naures sedikit cemburu.
" Hahaha... Ayah lucu ya sayang. Masa sama teman satu SMA bunda aja cemburu".Ledek Yuni sambil terkekeh dan mengelus perut nya yang mulai buncit.
"Siapa yang cemburu. Aku hanya bertanya saja sayang".Elak Naures sambil fokus pada setir mobilnya. Membuat Yuni semakin terkekeh geli.
" Makasih sayang".Seru Yuni tulus.
"Untuk???? ".Tanya Naures bingung sambil mengerutkan keningnya bingung. Karena tiba tiba saja istrinya mengucapkan Terima kasih padanya.
" Sudah mencintai ku dengan tulus".Jawab Yuni sambil tersenyum. Bahkan Yuni kini bersender dengan bahu kekar suaminya.
Naures pun ikut tersenyum dan tangan kirinya ia gunakan untuk mengelus kepala istrinya itu dengan gerakan pelan. "Sama sama sayang. Tetaplah berada di samping ku apapun yang terjadi kedepan nantinya!!!. Kuharap kamu selalu percaya padaku sayang. Karena satu yang harus kamu tahu, Aku tidak akan pernah berpaling ataupun sampai membagi cinta ini. Hatiku sudah sepenuhnya untuk mu Yunita".Tutur Naures serius.
" Aku tahu sayang. Dan aku janji akan selalu mempercayai kakak. Sebab, Hanya kakak dan baby hal yang paling berharga di dunia ini. Bahkan keluarga kamu sayang orang orang yang sudah berbesar hati menerima ku menjadi bagian keluarga besar ini. Aku sangat bersyukur akan hal itu".Yuni tersenyum bahagia. "I love you".Ucap Yuni
Naures tersenyum dan mengecup kening istrinya sekilas sambil terus fokus pada setir mobilnya. " Love you too sayang ".Balas Naures dengan sangat tulus dan dari lubuk hatinya yang paling dalam.
🌿🌿🌿🌿🌿
Hari ini Yuni tidak mau gagal lagi untuk masak gudek. Karena kemarin ia sudah gagal akan ulah suami mesumnya itu.
Bahkan saat di pasar Naures terus saja ngedumel. Sebab, seumur umur baru kali ini dia masuk pasar tradisional seperti itu. Apalagi saat Yuni membeli ikan. Naures malah menjadi pusat perhatian orang orang yang ada dipasar.
Hal itu menjadi hiburan tersendiri untuk Yuni. Saat melihat wajah kesal suaminya itu. " Udah dong kak, masa mukanya masih aja di Tekuk sih??? ".Goda Yuni sambil tersenyum.
" Kamu harus membayar semuanya sayang!!!. Gara gara kamu wajah tampan ku ini jadi bahan cubit menyubit para ibu ibu di pasar ikan".Ucap Naures beralasan.
"Hahaha... Makanya punya muka jangan ganteng ganteng amat kak. Jadi susah sendiri kan".Jawab Yuni sambil menata makanan di atas meja.
" Bukannya kamu senang melihat muka suami tampan mu ini, hm??? ".Goda Naures balik.
" Siapa yang senang???. Was was iya ".Sahut Yuni kesal.
" Tenang sayang cintaku ini hanya untukmu!!! ".Gombal Naures sambil tersenyum.
" Sejak kapan kutub utara bisa ngegombal??? ".Ledek Yuni sambil mengulum senyumnya.
" Oh jadi sekarang sudah berani ngatain suami sendiri ya???. Mau kena hukuman lagi nih kayaknya".Naures tak henti henti nya membuat Yuni kesal. Semakin kesal istrinya semakin gemas saja Naures melihatnya.
"Apa kita ke Yogyakarta untuk baby moon sayang??? ".Tanya Yuni memastikan.
" Anggap saja ini bonusnya sayang".Jawab Naures dengan santainya.
Tak mau ambil pusing dengan semua rencana suaminya itu. Yuni langsung mengalihkan pembicaraan. Ia mengajak suaminya untuk sarapan sekalian makan siang. Karena jam sudah menunjukkan pukul 10.
Akhirnya hari ini Yuni berhasil memasak gudek juga. Setelah melewati berbagai hambatan. Dan melihat suaminya yang makan dengan lahab membuat Yuni merasa bahagia. Karena sejak awal Naures selalu saja menerima semua masakan nya.
Bunda othor lagi kagak mood buat adegan yang lebih panas panas Nih. Karena othor mau bikin otak para readers waras dulu🤪🤪. Jangan ikutan bunda othor yang rada bar bar alias grantangan yakðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤