
Setelah menunggu hampir dua jam akhirnya pintu ruangan UGD terbuka dari dalam. Jery yang sudah tidak sabaran langsung menghampiri Sang dokter. Dan langsung melayangkan banyak pertanyaan.
"Bagaimana dok???. Istri saya baik baik saja kan???. Dia bisa di selamat kan kan??? ". Cecar Jery tidak sabaran lagi.
Rayen pun ikut bangkit dari tempat duduknya. Lalu mulai mendekati Sang dokter yang merupakan orang yang sangat mereka kenal.
Helaan nafas Sang dokter mulai membuat Jery ketar ketir. Tapi kemudian Sang dokter malah menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman.
" Semua ini adalah keajiban dari Allah". Ucap sang Dokter sambil tersenyum menatap wajah Jery yang masih bingung akan kata katany.
Belum juga Jery sempat membuka suaranya lagi untuk bertanya. Dari dalam ruangan itu terdengar suara tangisan bayi. Hal itu membuat semua orang yang ada disana langsung melotot tak percaya. Sedangkan Jery malah semakin dilanda kepanikan.
Jery yang menduga jika istrinya kenapa kenapa. Kini malah langsung masuk kedalam ruangan itu. Tanpa ingin mendengarkan penjelasan dari dokter terlebih dahulu.
"Sa...
Mata Jery langsung berkaca kaca saat ia melihat wajah istrinya yang saat ini baru saja membuka matanya. Setelah operasi dan juga pengaruh obat bius. Karena tadi ia juga tak sadar saat operasi karena ia tidak sadarkan diri.
Jery langsung menghampiri istrinya. Dan mengecup pipi dan bibir istrinya begitu saja. Tanpa memperdulikan masih ada dua orang suster di dalam sana. Mereka sedang memeriksa tabung inkubator Sang baby.
Karena lahir prematur Sang baby boy masih harus masuk tabung inkubator. Jery masih belum beralih menatap wajah Sang istri. Ia sangat takut jika sampai Velyn harus pergi seperti Manda. Kekhawatiran dan pikiran itu sejak tadi, Selalu ada dalam otaknya.
Mungkin jika itu sampai terjadi kembali. Mungkin Jery akan ikut mengakhiri hidup nya juga. Bahkan sejak tadi Jery telah mengutuk dirinya sendiri. Hingga ia tidak lagi berpikir jika masih ada Mayra yang harus tetap ia jaga.
" Putra kita mas". Seru Velyn tersenyum dengan bibir pucatnya. Membuat Jery menoleh ke tabung inkubator dengan sebuah tangisan. Tapi, saat ini tangisan itu adalah tangisan kebahagiaan nya.
"Kenapa kamu menyembunyikan semua ini??? ". Kini tatapan Jery beralih pada wanita nya. Ia masih saja tidak habis pikir akan pikiran bodoh para istrinya itu.
" Apa kau tidak mempercayai suamimu ini??? ". Jery kembali bertanya. Tapi, ia juga sambil menyimpan amarahnya. Ada perasaan kesal dan marah dalam dirinya. Namun, ia juga tidak bisa untuk melupakan nya di depan istrinya yang saat ini kondisinya juga sedang tidak baik baik saja.
" Maaf". Hanya itu kata yang bisa Velyn lontarkan karena ia juga salah sebab tidak jujur akan kondisi nya.
Takut karena sudah pernah kehilangan janin nya. Velyn malah membuat keputusan yang malah membahayakan dirinya sendiri. Velyn tidak mau ia kembali kehilangan. Bahkan ia tidak perduli jika ia harus kehilangan nyawanya sendiri. Tanpa berpikir panjang bagaimana perasaan suami dan anak sambungnya.
Jika dibilang egois, Velyn memang egois. Tapi, semua itu ia lakukan hanya untuk menyelamatkan janin nya. Dan ia juga tidak mau mengorbankan janin nya kembali. Hanya untuk kebahagiaan nya saja.
"Aku takut mas. Aku takut jika aku harus kehilangan anak ku lagi.Dia... " . Velyn langsung terisak ia tidak bisa membayangkan saat janin nya kembali hilang. Ia beragap jika dirinya akan jadi manusia sangat kejam karena menumbalkan seorang janin darah dagingnya .
Jery memeluk tubuh istrinya. Dan Jery pun mengecupi pucuk kepala Sang istri. Jery juga tidak akan sanggup mengorbankan anaknya. Tapi jika saja Velyn jujur, mungkin ia akan berusaha untuk mencari dokter terbaik demi keselamatan keduanya.
Tapi apa yang sudah terjadi sudah terlanjur terjadi. Dan Allah juga maha segalanya. Buktinya sekarang mereka tetap ada di samping Jery. Selamat dua duanya. Itu jauh lebih dari cukup untuk Jery saat ini.
Melihat anak dan menantunya saling berpelukan membuat Rayen dan Lea ikut menitikkan air matanya. Mereka juga ikut terharu bahagia karena Allah masih sayang pada mereka.
TBC
SATU BAB DULU YA GENGS HARI INI, MAAFKANLAH BUND OTHOR SEDANG TIDAK FOKUS🙏🙏🙏🤭🤭