Married Accident

Married Accident
Sebuah Informasi



Jery membangunkan Manda setelah ia memarkirkan mobilnya tepat di depan halaman rumah mereka berdua. Mayra pun sudah turun duluan.


"Sayang, bangun!!!. Kita sudah sampai dirumah".Ucap Jery dengan nada pelan nya. Bahkan Jery selalu menatap teduh wajah cantik istrinya.


" Aku lelah mas".Sahut Manda tanpa membuka matanya sama sekali. Entah sadar ataupun tidak Manda malah memeluk suaminya.


Jery sempat terkejut karena akhir akhir ini Manda seperti menjaga jarak dengannya. Tapi sekarang malah dia duluan yang mendekatkan dirinya pada suaminya. Sadar ataupun tidak bagi Jery tidak masalah. Yang penting ia bisa kembali berdekatan dengan istrinya meskipun dalam keadaan begini.


"Kamu bisa lanjutkan istirahat nya di kamar sayang".Ucap Jery sambil mengecup kening Manda pelan.


Sudah lama mereka tidak bermesraan seperti ini. Dan hampir empat bulan ini Manda seperti nya menghindari kontak fisik dengannya. Semua itu terlihat dari cara dan sikap Manda yang selalu menolak nya secara halus. Jika Jery sudah menjurus kearah itu.


Jery pun memutuskan untuk turun dari mobil lebih dulu. Karena ia berniat untuk menggendong tubuh istrinya sampai ke kamar mereka. Tapi begitu Jery membukakan pintu. Manda sudah membuka matanya. Dan bergegas turun lebih dulu.


"Maaf mas, aku ketiduran ya".Ucap Manda pelan. Tapi ia sama sekali tidak menatap wajah suaminya.


" Aku masuk duluan mas. Karena pesawat nya akan take out satu jam lagi".Sambung Manda sebelum Jery berhasil menjawab ucapan nya tadi.


"Apa kau masih ingin tetap untuk pergi??? ".Tanya Jery setelah Manda sudah naik ke atas teras rumah nya.


" Aku harap mas bisa menerima keputusan ku!. Dan aku juga berharap jika mas juga mau mempertimbangkan kata kata ku tadi pagi! ".Seru Manda dan langsung beranjak pergi tanpa menoleh saat Jery terus memanggil namanya.


Jery hanya bisa mengusap wajahnya kasar. Ia sudah tidak tahu lagi harus memperlakukan istrinya dengan cara apa. Agar Manda bisa paham dan mengerti.


Beberapa menit telah berlalu, Manda pun kini sudah nampak rapi dengan penampilan modisnya. Tapi tak mengurangi sedikitpun kesan syari nya.


Jery hanya menatap sendu akan sikap istrinya itu. Ia bahkan tidak beranjak dari tempat nya duduk. Jery hanya memandangi istrinya lewat camera CCTV dari ruangan kerjanya.


Bahkan Manda hanya terlihat berbicara sekilas dengan Mayra putrinya saat taxi sudah menunggu nya di depan sana.


Jery menatap dengan tatapan yang sulit di artikan. Sikap Jery berubah dingin. Ketika ia telah mendapatkan informasi yang dikirimkan oleh Evi sang asisten pribadinya di perusahaan.


"Ternyata ini yang membuat mu berubah akhir akhir ini".Guman Jery seraya terus memperhatikan layar monitor nya.


Jery memainkan ponsel nya. Seperti terlihat sedang menghubungi seseorang. Dan ketika telpon nya tersambung. Jery langsung berbicara serius.


" Evi, hubungi pemilik rumah sakit xxx!. Bilang pada direktur nya jika aku ingin bertemu dengan pemilik rumah sakit itu langsung! ".


" Baik tuan".


Setelah memerintahkan sang asisten untuk membuat janji temu dengan pemilik rumah sakit. Tempat Manda bekerja selama ini. Jery pun kembali menyenderkan tubuhnya pada badan kursi. Kepalanya terangkat menatap langit langit ruangan kerja nya.


Helaan nafas berulang kali ia hembuskan pelan. Otaknya terus berpikir keras. Untuk menyikapi semua masalah rumah tangganya saat ini.


Jery adalah pria yang tidak mau berlarut larut dan tidak bisa tegas dalam mengambil sikap. Tapi Jery adalah sosok yang terkenal kejam dan dingin. Ia tidak pernah mentoleransi siapapun yang berani berkhianat di belakang nya.


Jery mulai mengepalkan tangannya. Ketika membaca pesan dari Evi sang asisten. Yang memberitahu nya jika pemilik rumah sakit tersebut adalah Dokter Ridwan. Pria yang saat ini pergi ke luar Negeri dengan istrinya. Dengan alasan pelatihan Dinas.


"Halo tuan".


" Siapkan jet pribadi ku sekarang!. Aku ingin melihat nya langsung dengan jarak yang lebih dekat!!! ".Perintah Jery tegas.


" Baik tuan".


Evi hanya bisa mengupayakan yang terbaik untuk tuan nya itu. Dan tidak pernah membantah perintah Jery. Pria yang sudah membantunya ke luar dari arena gulat. Sampai sekarang kehidupan Evi jauh lebih baik. Semua itu berkat Jery.Bos sekaligus pimpinan nya di perusahaan.


TBC


DILARANG BACA SETENGAH JALAN. KARENA INI BARU AKAN DIMULAI GENGS. DAN AKAN ADA BANYAK KEJUTAN DI EPISODE EPISODE SELANJUTNYA.