
Ceklek....
Pintu ruangan VIP itu langsung saja dibuka oleh Naufal. Membuat pengsisi ruangan pun ikut menoleh kearah pintu masuk.
"Hais... Sial.Dia ngapain lagi pake acara kesini segala". Gerutu Leon yang sudah mulai mencium bau bau mencurigakan dari sahabat nya itu.
" Wah... Leon, lagi sama siapa tuh??? ".Seru Febby mulai kepo. Membuat Naufal kembali tersenyum licik.
Naufal malah mengedipkan matanya pada Febby membuat Febby paham. Dan langsung mengulum senyumnya.
" Mereka mau ngapain lagi sih?. Memang mereka berdua sangat cocok wajar saja semakin lengket begitu ".Guman Leon sambil memijit pelipisnya.
Hani mengerutkan dahinya saat melihat siapa yang datang dan masuk untuk ikut bergabung dengan mereka. Hani tahu bagaimana karakter seorang Naufal karena dulu mereka juga sempat akrab sebelum tamat SMA.
" Leon siapa lagi nih cewek???. Tobat eon!!!. Udah berapa cewek kamu php. in??? ".Ledek Naufal sambil mengulum senyum jahilnya.
" Apaan sih loe bro. Jangan jadi kompor deh!! ".Leon menjawab dengan nada penuh kekesalan.
" Mbak mending jauh jauh deh dari nih Cowok!!!. Soalnya dia itu buaya kali".Cibir Febby sambil mendaratkan pantat nya untuk duduk di salah satu kursi di samping Hani.
"Come on bro, calon istri loe tuh di kontrol sedikit bicaranya!!! ".Leon semakin kesal saat Febby malah ikut ikutan Naufal. Membuat Naufal langsung terkekeh. Sedangkan Hani hanya mengulum senyumnya.
" Naufal udah punya calon istri. Terus loe kapan buaya kali??? ".Tanya Hani dengan nada meledek nya.
"Gue kan udah punya elo. Buat apa cari yang lain lagi".Jawab Leon santai membuat Naufal dan Febby langsung melengos meremehkan Leon. " Bukankah elo sendiri tadi yang bilang pada semua orang kalau kita itu udah tunangan?. Hm?? ".Leon kembali mengingatkan Hani, yang kini giliran Hani yang langsung mencebikkan bibirnya.
" Eh, tunggu dulu!!. Tadi kamu sebut nama gue. Apa kita pernah saling kenal??? ".Tanya Naufal sambil memperhatikan wajah Hani yang menurutnya tidak asing lagi. Tapi belum juga Hani sempat menjawab Naufal sudah lebih dulu berucapa.
" Loe Hani kan??. Hani temennya Yuni waktu SMA dulu??? ".Seru Naufal yang baru saja mengenali wajah gadis yang sejak tadi duduk bersama Leon.
"Iya gak usah cemburuan gitu lah. Ntar cantiknya ilang loh".Goda Hani sambil terkekeh. Membuat Febby tersenyum kaku karena ketahuan cemburuan tak beralasan. Tapi hal itu justru membuat Naufal semakin menarik sudut bibirnya karena senang jika Febby cemburu berarti gadis itu juga sudah mulai ada rasa padanya.
" Kapan loe balik Han?. Soalnya menurut kabar yang gue denger loe kan kerja di luar kota? ".Tanya Naufal mulai penasaran.
" Baru satu minggu ini fal. Dan mulai sekarang gue udah mantap di Jakarta lagi soalnya gue udah mutasi ke kantor pusat. Makanya kuliah juga gue harus pindah ".Sahut Hani jujur.
" Kenapa loe senyam senyum gitu eon??? ".Ledek Naufal saat Leon langsung mengembangkan senyumnya ketika mendengar penuturan Hani.
" Kepo banget sih loe fal. Mah tahu aja urusan gue. Lagian emangnya ada larangan nya kalau gue senyum??? ".Leon memukul lengan kekar Naufal dengan sedikit pelan.
Membuat Naufal langsung terkekeh. Dan sangat paham apa yang ada di dalam otak Leon saat ini. Sedangkan Hani dan Febby hanya menatap kearah dua pria yang ada di hadapan nya dengan tatapan yang hanya mereka sendiri yang tahu.
Setelah sedikit mengobrol santai . Mereka berempat pun langsung memesan makanan untuk mereka santap bersama. Bahkan hanya dengan hitungan detik Febby dan Hani terlihat langsung akrab. Mereka seperti sudah berteman lama. Bahkan saking asyik dan nyambung nya mengobrol mereka berdua jadi mengabaikan dua pria tampan yang sejak tadi selalu memperhatikan mereka berdua.
"Wah, kita berdua di anggap patung bro oleh mereka".Bisik Leon sambil menggeleng kan kepalanya.
Naufal hanya mengangkat bahunya cuek. Ia malah bertanya hal lain pada Leon. " Sejak kapan kalian berdua dekat???. Setahu gue loe dulu sering ngatain Hani loh eon".Ledek Naufal berbisik agar tidak di dengar dua wanita yang juga sedang asyik mengobrol sambil menikmati hidangan di atas meja itu.
"Itu kan dulu Fal. Sekarang udah beda lagi. Loe kagak lihat sekarang Hani itu gimana??? ".Bisik Leon sambil melirik kearah Hani. " Body nya fal aduhay banget. Lucia aja kalah bro".Sambung Leon sambil menahan senyumnya.
"Gila loe ya. Masih aja mandang cewek dari fisik. Kagak kapok loe udah di...
" Udah deh Fal jangan bahas itu lagi!!!. Gue sekarang hanya ingin menikmati hidup gue. Lagian kehadiran Hani bisa jadi jalan terang buat gue".Bisik Leon lagi sambil mengedipkan matanya pada Naufal. Membuat Naufal menautkan kedua alisnya bingung.
"Kalian berdua lagi bahas apaan sih??? ".Tanya Hani mulai curiga.
" Ah, tidak ada. Iya kan fal??? ".Leon langsung menyenggol lengan Naufal. Sehingga mau tidak mau Naufal ikutan berbohong agar kedua wanita super aktif dan sedikit bar bar itu tidak curiga.