Married Accident

Married Accident
Perlu Extra Kesabaran



"Besok kita jadi kan main kerumah Yuni??? ".Hani bertanya sambil melirik Leon yang kini sedang fokus menyetir.


" Jadi dong, gue sudah rindu sama si kembar".Leon menjawab dengan senyum di bibirnya.


Mereka memang sudah lama tidak berkumpul. Karena rutinitas masing masing yang menyita waktu mereka. Begitu pun dengan Yuni dan Naures, Sedangkan weekend. Naures juga harus menyempatkan diri untuk kuliah. Pulang kuliah dia juga sudah sore hari. Jadi, mana ada waktu luang lagi untuk sekedar meet up dengan teman temannya.


"Naufal dan Febby gimana?. Jadi ikutan juga??? ".Hani kembali bertanya pada Leon.


" Hm, sepertinya jadi. Nanti biar gue yang telpon lagi si Naufal. Dan kalau urusan Febby itu kayaknya akan lebih baik loe aja deh yang ngabarin!!!. Daripada Naufal bunuh gue gara gara gue nelpon pacarnya".Seloroh Leon dengan candaannya. Membuat Hani langsung menlengos mendengar penuturan Leon.


Pria itu memang selalu percaya diri sekali. Dimana pun tempat ia selalu saja merasa paling tampan. Kadang itu juga yang membuat Hani kesal. Akan sikap Leon yang menurut nya nampak sengaja. Untuk tebar pesona, dan sengaja pula ingin menjadi pusat perhatian semua orang terutama para kaum hawa.


Ya walaupun Hani akui, jika Leon memang tampan, Apalagi pria itu sangat pandai dalam segi berpenampilan. Leon memang tak perlu di ragukan lagi. Tapi itu juga karena keuangan nya pun mendukung.


Cukup lama Hani bergelut dengan pemikiran nya sendiri. Dan bahkan Hani kini bingung dengan kedekatan nya dengan Leon selama ini. Belum lagi, tadi tiba tiba Leon menyerahkan ATM gajinya pada dirinya. Padahal ia sudah menolaknya, tapi tetap saja Leon memaksanya.


"Ternyata seorang cewek pemarah dan galak kayak loe bisa melamun juga ya??? ".Ledek Leon sambil tersenyum mengejek. Karena sejak tadi ia sudah beberapa kali bilang pada Hani. Jika mereka sudah sampai apartemen. Tapi Hani malah diam saja dan sedikitpun tak mendengar kata kata Leon.


Hani yang baru sadar, jika mereka saat ini sudah berada di parkiran depan Apartemen nya. Langsung menatap Leon dengan tatapan bingung nya.


" Kenapa??.Gue udah bilang daritadi kalau kita udah sampe. Loe nya aja yang keasyikan ngelamun. Makanya gue panggil panggil kagak denger loe".


"Emangnya kalau boleh tahu lagi ngelamun apaan sih???. Jangan jangan lagi ngelamun jorok tentang kita berdua ya?? ".Goda Leon sambil menaik turunkan alisnya.


" Otak loe tuh yang jorok".Jawab Hani sedikit ketus. Bisa bisanya Leon meledek nya dikala hati dan pikirannya sedang tertuju pada pria itu.


Saking banyaknya barang belanjaan Hani. Membuatnya pun kesulitan membawanya. Padahal itu juga sudah dibantu oleh Leon.


"Sini, biar gue yang bantu bawain lagi".Leon kembali mengambil dua paperbag di tangan Hani. Lalu mereka kembali melangkah menuju arah lift.


🌿🌿🌿🌿🌿


" Sana langsung pulang saja!!!. Malam ini gue kagak terima tamu dulu".Seru Hani ketika mereka sudah di depan pintu apartemennya.


Hani sengaja belum membuka pintunya. Agar Loen tidak nyelonong masuk seperti sebelum sebelum nya. Karena jika pria itu sudah masuk maka Hani pun akan kesulitan untuk mengusirnya.


Sebab, Leon terlalu licik untuk dihadapi. Bahkan ia tidak kekurangan akal sedikit pun untuk membuat Hani bungkam. Memang pria seperti Leon itu jangan diremehkan. Selain mantan playboy Leon juga pandai bersilat lidah.


Rayuan Leon bagaikan bisa yang membunuh keyakinan seseorang. Apalagi kaum hawa, yang sangat mudah ia takhlukan. Jadi jika, berhadapan dengannya jangan di remehkan.


Daripada kena bualan dan terkena bisa gombalannya. Mending lebih baik mengihindar saja, jika masih bisa di hindari.


"Yaelah, gue kagak di tawarin kopi dulu nih??? ".Protes Leon mulai sedikit beraksi.


" Kagak, gula nya lagi habis. Besok besok aja deh".Jawab Hani cepat.


"Yakin??? ".


Leon kembali mengeluarkan jurus tipu dayanya. Yang bisa saja membuat jiwa perempuan goyah. Tapi sayangnya kali ini ia berhadapan dengan wanita yang salah. Karena Hani bukanlah tipe wanita yang gampang di takluk kan. Dengan kata lain, Leon harus punya banyak stock kesabaran untuk meluluhkan hati nya.