
Ketika Jery panik melihat istrinya yang tak sadarkan diri dalam gendongan nya. Dan bergegas menuju rumah sakit bersama sang sopir. Di tempat lain juga saat ini. Tepatnya di sebuah rumah sakit.
Nampak seorang gadis cantik sedang terlihat mondar mandir di depan ruangan dokter obgin. Ia terlihat begitu ragu untuk masuk kedalam sejak tadi ia maju mundur risau sendiri.
Hingga teriakan seorang gadis yang memanggil namanya,membuatnya langsung menoleh ke belakang.
"Evelyn... ".
"Bagaimana hasilnya???. Loe beneran hamil??? ".Tanya gadis itu terlihat sedikit khawatir akan nasib sahabat nya itu.
" Gue belum masuk. Takut".Jawab gadis cantik yang bernama Evelyn itu sambil menundukkan kepalanya.
"Oh astaga Velyn. Loe sendiri yang mengakibatkan kekacauan ini. Tapi loe sendiri yang ketakutan".Sahabat gadis itu sampai menepuk jidadnya sendiri.
"Ayo masuk!!!. Biar gue yang temenin".Gadis itu menarik tangan Velyn untuk masuk kedalam ruangan dokter khusus obgin.
Cukup lama mereka berdua berada di dalam ruangan dokter tersebut. Dan begitu keluar dari ruangan dokter tersebut. Wajah Evelyn berubah datar. Ia sibuk dengan pikiran nya sendiri. Dan tidak tahu apa yang harus ia lakukan saat ini. Terutama menghadapi keluarga nya.
" Ly, sekarang gue punya cara untuk batalin perjodohan ini".Serunya sambil tersenyum pada sahabatnya itu.
"Gue gak ngerti cara kerja otak loe Velyn".Jawab Lily merasa pusing sendiri. " Loe tahu kan bagaimana sifat kakek loe itu? ".Sambung Lily menghela nafasnya berat.
" Tapi gue gak mau menikah dengan Yohan Lily. Apalagi meminta pertanggungjawaban dari ayah bayi ini".Lirih Velyn pelan.
"Lagian loe juga kagak punya bukti apapun untuk meminta pertanggungjawaban darinya peak".Sentak Lily menggeleng kan kepalanya bingung".Loe juga kagak tahu siapa pria itu".Sambung Lily tak habis pikir.
Velyn hanya diam dengan pemikiran nya sendiri. Ia juga tak menyangka akan jadi seperti ini. Padahal ia hanya ingin one stand dengan pria yang bisa mengambil kesucian nya. Dan bahkan Velyn rela bayar gigolo hanya untuk merusak masa depan nya.
Paksaan dan tuntutan kakeknya untuk menjodohkan dirinya dengan pria yang sama sekali tidak ia cintai. Dan belum lagi karena ia dia dikhianati oleh sang kekasih membuat gadis cantik berdarah Tionghoa itu memutuskan untuk menghancurkan masa depannya sendiri.
Selain itu ia juga mau perjodohan nya dibatalkan oleh Yohanes. Saat ia mengatakan jika dirinya tidak suci lagi. Tapi semua itu sia sia, Yohanes malah tetap kekeh melanjutkan pernikahan dengan Velyn.
"Gue gak yakin kakek loe bisa menerima kenyataan ini Velyn".Ucap Lily ragu. Apalagi saat ia mengingat betapa keras kepalanya kakeknya sahabat nya itu.
" Tau ah gue juga pusing ".Sahut Velyn yang kini malah melangkah pergi meninggalkan sahabatnya yang masih berdiri di depan ruangan dokter obgin itu.
Ketika mereka sedang berjalan keluar rumah sakit. Tiba tiba dari arah depan nampak suster dan dokter sedang berlarian menuju arah luar dengan mendorong brankar pasien.
Membuat kedua gadis itu ikut melihat kearah mobil mewah yang baru saja tiba . Tak berselang lama team medis terlihat panik dan langsung membawa brankar kembali masuk dengan seorang wanita cantik berhijab yang nampak lemah di atas brankar.
Tapi mata Velyn malah tertuju pada Jery yang wajahnya nampak begitu khawatir sambil terus memanggil manggil nama Manda.
"Velyn... Loe kenapa??? ".Tanya Lily yang mengagetkan Velyn karena sahabat nya itu nampak bengong.
" Sepertinya gue pernah lihat wanita yang ada di atas brankar tadi Ly. Tapi dimana ya??? ".Jawabnya sambil berusaha mengingat wajah Manda.
" Halah udah!. Gak usah pusing pusing loe nginget wajah orang lain. Pikirin tuh nasib bayi yang ada di dalam perut loe kedepan nya nanti!!! ".Lyli mulai ikut pusing memikirkan nasib sahabatnya itu.
" Hahaha, gue masih bisa ngidupin dan biayain anak gue Ly. Tenang saja!!. Gue bukan seorang pengangguran ".Jawab Velyn sambil tersenyum. Sedikit pun gadis itu tak terlihat sedih.
Tapi beberapa kali ia terus menatap punggung Jery yang terlihat panik sambil terus menatap brankar pasien tadi.
" Ly, loe tunggu gue di mobil ya!!!. Gue mau ke toilet sebentar kebelet nih".Ucap Velyn sambil tersenyum.
"Jangan lama lama!!!. Gue masih banyak kerjaan nih".
" Oke... ".
Velyn pun kembali masuk kedalam rumah sakit. Membuat Lily sahabatnya menatap punggungnya sendu. " Gue gak tahu Velyn apa loe akan tetap sebaik ini sama gue, setelah tahu siapa wanita yang menjalin hubungan dengan David".
TBC