Married Accident

Married Accident
Datang Ke Perusahaan Papi



Siang harinya Calista yang jenuh karena ia tidak melakukan apapun di mension mewah itu. Begitu Celine pulang sekolah dua wanita berbeda usia itu hanya menghabiskan waktu di depan televisi saja. Bahkan cemilan Calista sudah penuh di atas meja di hadapan nya saat ini.


" Mami, Celine bosan nih". Celine juga merasakan hal yang sama dengan Maminya.


" Sama sayang, Mami juga bosan parah malah". Jawab Calista yang memanyunkan bibirnya. Namun sedetik kemudian Calista langsung menarik sudut bibirnya.


" Sayang, gimana kalau kita ke perusahaan Papi saja?. Setelah itu kita jalan jalan ke Mall ajak Papi! ".Seru Calista merayu putrinya.


" Apa Papi tidak sibuk Mi?. Nanti Papi malah marah kalalu di ganggu ". Celine yang sudah hafal betul bagaimana sifat Bara.


" Tenang sayang!. Selama ada Mami semua akan aman terkendali ". Seru Calista sambil menaik turunkan alisnya. Sehingga membuat Celine langsung tertawa akan ekspresi wajah Calista saat ini.


" Baiklah, Celine ikut Mami".


Akhirnya Celine pun menyetujui usul Maminya. Dan saat ini mereka berdua pun sedang bersiap siap sebelum mereka pergi ke perusahaan Barra.


🌿🌿🌿🌿🌿


" Tuan, Nyonya dan nona muda keluar dari mension". Ucap Joe yang memberikan tablet nya pada Bara. Memperlihatkan rekaman CCTV yang di pasang di mension mewah Bara.


" Mau kemana mereka?. Sial, kenapa tidak meminta izin padaku? ".Bara langsung merogoh ponselnya dan ingin menghubungi Calista tapi Joe langsung membuka suaranya.


" Nyonya dan Nona muda ingin kemari tuan. Barusan bodyguard yang di rumah memberitahu saya".


Bara malah langsung mengulum senyumnya. Membuat Asisten Joe bergumam di dalam hatinya. " Orang jatuh Cinta itu memang kadang seperti orang gila". Batin Joe menggeleng kan kepalanya.


Sudah bertahun tahun ia ikut dengan Bara. Tapi, Baru kali ini ia melihat Bara seperti bukan Bara saja. Bahkan bos nya itu sekarang lebih sering terlihat tersenyum. Mungkin efek bahagia Bara setelah hidup bersama dengan Calista. Membuat nya sedikit hangat saat ini.


" Kau sedang mengupatku Joe? ". Tanya Bara yang kini malah menatap tajam pada sang asisten.


🌿🌿🌿🌿🌿


" Selamat siang Nyonya, nona muda". Sapa security saat melihat istri atasanya datang bersama putri nya.


" Siang Pak ucup". Jawab Calista sambil terkekeh membuat security itu mengernyit kan dahinya.


" Wah, tuan dan Nyonya adalah dua manusia yang sangat berlawanan namun bisa menyatu ". Guman security tersebut ketika Calista dan juga Celine sudah berdiri di depan lift untuk menuju lantai dimana ruangan kerja Bara berada.


Bahkan semua karyawan tampak begitu ramah dan sopan saat melihat dan bertemu dengan Calista. Sifat ramah dan juga murah senyum Calista. Membuat para karyawan Bara begitu mengagumi karakter Calista. Dan mereka juga tak segan untuk tersenyum. Sebab, Calista juga sangat ramah pada siapapun juga. Sangat jauh berbeda dengan pimpinan mereka yang dingin, kaku serta Arogant tingkat dewa.


Ting...


Begitu pintu lift terbuka, Calista dan Celine pun langsung keluar. Mereka berdua rupanya begitu kompak. Yang kadang membuat Bara heran akan istri dan anaknya itu. Dimana Celine yang selalu ingin meniru gaya Maminya. Sedangkan Calista juga sangat mendukung sang putri dan tak jarang selalu membeli barang yang sama saat ia sedang shoping untuk Celine juga.


Ceklek...


" Papi... " Seru Calista dan Celine secara bersamaan. Bahkan keduanya saat ini langsung melangkah dan menghampiri Bara. Dimana Bara sedang memeriksa beberapa file di layar laptopnya dengan asisten Joe yang tetap berdiri di samping Bara.


Celine langsung naik ke pangkuan Bara. Membuat Calista langsung berhenti di tempat dan menatap suami serta putri sambungnya dengan tatapan yang dibuat seolah sedang kesal.


" Trus Mami duduk dimana dong? ".seloroh Calista melirik kearah Celine.


" Celine bisa geser Mi. Dan Mami bisa duduk di sebelah Celine sini!. Iya kan pi? ".Sahut Celine dengan santainya. Yang ia pikir paha Papi Bara mungkin sama kuatnya dengan sofa yang ada di mension mereka.


" Sayang, kaki Papi masih berguna loh". Calista terkekeh. Tak bisa membayangkan jika dirinya ikutan duduk di paha suaminya saat ini. Sedangkan perutnya sudah membuncit seperti ini. Berat badan Calista juga sudah naik lima kilo saat ini. Belum bobot baby twin's.