Married Accident

Married Accident
Saling Berkenalan



"Terimakasih ya... " Febby menggantung kata katanya karena bingung harus memanggil pria itu dengan sebutan apa. Karena sejak tadi mereka juga belum sempat berkenalan.


"Naufal.... panggil saja Naufal. Kayaknya umur kita gak jauh beda".potong pria yang bernama Naufal itu.


" Ah, iya kenalkan namaku febby ".Febby menyodorkan tangannya. Dan di jabat langsung oleh Naufal. Keduanya berkenalan di depan gang rumah Febby.


Febby sengaja tidak mau di antar sampai di depan rumahnya. Karena ia tahu betul bagaimana karakter ibunya. Yang super rempong itu. Apalagi dia pulang terlambat hanya sekedar membeli lauk saja.


"Udah woy... Ntar tuh cewek keburu di cariin emaknya".Ledek Pria yang ada di dalam mobil. Setelah ia membantu Febby memanggil tukang bengkel untuk membawa motor febby. Alhasil febby harus pulang di antar oleh Naufal.


"Bisa diem kagak loe Leon!!! ".Sentak Naufal kesal.


" Kagak".Jawab Leon sambil terkekeh. Membuat febby juga ikut mengulum senyumnya.


"Yaudah, gue cabut dulu ya. Btw beneran gak mau gue anterin sampai rumah nih??? ".Tanya Naufal sedikit khawatir.


" Eh, iya gak papa. Masuknya gak jauh kok, Aman".Jawab Febby meyakinkan.


"Udah udah... Halalin aja kalo kagak tahan buat jauhan lagi!!! ".Ledek Leon lagi sambil membenahi sisiran rambutnya di depan kaca spion mobilnya.


" Gak usah dengerin dia. Mulutnya memang sedikit lemes tuh orang. Resek juga tapi dia baik kok".Lirih Naufal pelan. Febby hanya mengangguk kan kepala nya saja.


Dan setelah itu Naufal pun langsung pamit pergi. Begitu pun dengan febby yang langsung melangkah masuk kedalam gang rumahnya. Padahal gang rumahnya juga bisa muat untuk jalan mobil. Tapi karena febby menghindari ke kepoan para tetangga dan juga hebohnya ibunya. Jadi febby memilih untuk jalan kaki saja. Walaupun seluruh tubuhnya sudah hampir basah kuyup.


"Assalamu'alaikum".


" Waalaikumsalam... Yaa Allah. Nih anak beli ayam bakar aja lama banget. Dimana sih belinya???. Memangnya warung mpok Ambar udah pindah ke Malaysia sono apa ya??? ".Cerocos ibunya febby panjang lebar tanpa jeda. Membuat Febby langsung menutup telinga mendengar ocehan ibunya dengan khas suara cempreng nya itu.


" Bu, anak pulang bukannya di ambilin handuk kok malah di omelin gitu sih???. Lihat febby udah basah kuyub begitu!!!".Pak Anwar membela putrinya. "Loh motor kamu kemana nak??? ".Tanya Pak Anwar lagi karena tak melihat motor febby terparkir di depan rumahnya.


"Jadi, kamu pulang naik apa feb??? ".Ibu Halimah ikut penasaran.


" Ojol bu. Udah ah febby mau mandi dulu. Nih bu pesanan nya tadi ".Febby langsung menyodorkan kantong kresek yang berisi Ayam bakar pesenan ibunya.


Febby tak memperdulikan suara cempreng ibunya. Yang terus saja mengomel, karena febby sudah kebal akan ocehan ibunya itu. Jadi ia anggap angin lalu saja. Dan biasanya juga setelah mengomel nanti juga ibu Halimah akan lupa .


🌿🌿🌿🌿🌿


Ketika Febby telinganya sampai panas mendengar omelan ibunya. Di tempat lain, di sebuah Cafe mewah yang tak lain dan tak bukan adalah cafe milik Naures. Saat ini Naufal dan juga Leon baru saja mendaratkan bokongnya duduk santai bersama teman teman nya.


"Kemana aja sih kalian berdua, lama amat??? ".Tabya salah satu teman Naufal dan Leon.


" Sorry, gue tadi nemenin -Naufal nganterin pacaranya dulu".Jawab Leon asal. Membuat ketiga teman mereka langsung menatap kearah Naufal.


"Beneran fal, loe udah punya cewek???. Kenalin dong ke kita kita!!!. Ya gak???".


" Iya nih, siapa tahu ada temennya juga kan".


"Tapi tahan dulu fal, kita masih pendidikan nih. Selesai pendidikan pun harus tunggu dua tahun dulu baru bisa menikah. Jangan bablas loe".Ledek salah satu teman Naufal ,membuat Leon langsung terkekeh senang.


" Udah, gak usah bahas masalah wanita dulu deh!!!. Niat kita kumpul disini kan buat happy, menikmati liburan weekend kita bro. Karena besok udah kembali ke barak lagi".Sahut Naufal datar.


"Yaelah, tadi giliran ma cewek aja bisa ramah, kagak kaku begini loe fal".Cibir Leon yang tak habis pikir akan sikap sahabatnya itu.


" Itu karena wanita ingin di lembutin bro".Jawab Salah satu teman mereka.


Suara canda tawa dari ke lima pria tampan itu membuat seisi cafe jadi rame. Bahkan mereka menjadi pusat perhatian pengunjung. Terutama kaum hawa. Pandangan mata mereka tertuju pada Naufal dan juga Leon. Walaupun masih pendidikan sebagai anggota polisi. Naufal dan Leon masih saja terlihat tampan dan menawan. Padahal di tempat pendidikan mereka selalu di jemur dan selalu dibawah trik matahari.