Married Accident

Married Accident
Kontak Orang Ganteng



Dengan sedikit ragu Febby akhirnya turun dari mobil Naufal. Setelah tadi ia mengucapkan terima kasih pada Naufal karena sudah di antarkan pulang.


Febby menghela nafasnya kasar saat melihat ibunya langsung berdiri dari tempat duduknya. Ketika melihat Febby.


"Malam Om, tante... ".Naufal malah dengan gesit nya menyapa kedua orang tua Febby. Membuat Febby tersentak kaget karena tidak sadar sejak kapan Naufal ikut turun dari mobil. Padahal tadi hanya dirinya saja yang turun.


" Malam... "Jawab Kedua orang tua Febby ramah. Bahkan Febby tidak menyangka melihat ekspresi ibunya yang langsung berubah ramah ketika disapa oleh Naufal.


" Kenapa ikut turun sih, bukannya tadi...


"Febby, temen nya di ajak masuk dulu sana!!! ".Ibu Febby langsung ramah menyuruh Febby mempersilahkan Naufal untuk masuk kedalam rumahnya.


" Nggak papa tante, saya langsung pulang saja. Mungkin Febby harus istirahat juga udah malem".Ucap Naufal ramah.


"Ah, belum malam kok baru setengah sebelas. Ayo nak masuk dulu!. Masa langsung pulang gitu aja. Kita ngeteh dulu di dalam!!! ".Ibunya Febby nampak antusias sekali menyuruh Naufal untuk singgah.


Sedangkan Febby hanya mencelos melihat reaksi ibunya. Yang biasanya garang setengah mati. Begitu melihat Naufal langsung berpindah haluan menjadi ramah tak terhingga.


" Ibu, rumah Naufal itu jauh. Kasian kan kalo harus pulang larut malam. Nanti kalau ibu atau Ayahnya cariin gimana. Ibunya Naufal galak loh bu".Seru Febby sambil nyengir kuda kearah Naufal karena ia keceplosan menyinggung ibunya sendiri.


"Masa???. Emang iya ya nak??? ".Tanya ibu Febby memastikan pada Naufal.


Naufal malah menganggukkan kepalanya membuat Febby melotot sempurna. Karena Naufal malah ikut membelanya. " Kata Febby galaknya kayak mak erot dan lebih seram kayak pipiyot".Celetuk Naufal sambil mengulum senyumnya. Ketika melihat ekspresi wajah Febby yang terkejut akan ucapan nya.


"Hehehe... Gak kok bu, Febby gak bilang gitu".Elak Febby saat melihat tatapan tajam ibunya yang langsung mengarah padanya.


Sedangkan Naufal hanya mengulum senyum nya. Karena se bar bar apapun Febby ternyata masih takut juga dengan ibunya.


" Iya tante Febby gak pernah bilang gitu kok. Itu tadi saya hanya bercanda".Naufal kembali membela Febby. Karena Febby sudah mengepalkan tangannya membuat tinju kearah Naufal.


Ayahnya Febby pun akhirnya angkat bicara melihat putri dan juga istrinya yang sudah menunjukkan aura peperangan. Bahkan mereka juga tidak tahu siapa Naufal yang mengantar Febby pulang. Tapi dari penampilan nya Ayahnya Febby bisa menilai jika Naufal adalah pria baik baik.


"Yasudah nak Naufal. Lebih baik pulang saja!!!. Maaf om bukannya mengusir tapi ini kan sudah malam. Gak enak sama tetangga, lagian besok Febby juga mau kuliah pagi".Ucap Pak Anwar sopan. Naufal pun yang paham dan mengerti pun langsung manut.


Pak Anwar pun nampak tersenyum. Ia yakin pria seperti Naufal ini bukanlah pria sembarangan. Dilihat dari cara nya ia adalah pria berpendidikan dan pasti bukan dari keluarga sembarangan.


"Kapan kapan juga nak Naufal bisa berkunjung lagi kemari!!!. Om tidak akan melarang kalian berteman dengan Febby".Tutur Pak Anwar sambil tersenyum.


Febby pun ikut tercengang mendengar ucapkan Ayahnya. Sedangkan Ibu Febby mengangguk setuju dengan suaminya.


Akhirnya Naufal pun pamit pulang dengan sopan pada kedua orang tua Febby. Tapi sebelum masuk kedalam mobil Naufal kembali menoleh ke belakang.


"Om, tante bisa bicara dengan Febby sebentar!!! ".Izin Naufal sopan pada kedua orang tua Febby. Anggukan kepala Ayah dan Ibu Febby membuat Naufal tersenyum.


" Ayo sana feb!!!. Nak Naufal ingin bicara!!! ".Seru Ibunya Febby antusias. " Ayo yah kita masuk saja!!. Biarkan Febby dan Naufal bicara sebentar!!! ".Ibunya Febby langsung menarik tangan suaminya untuk masuk kedalam rumah.


Sedangkan Febby dengan langkah gontai nya. Kembali mendekati mobil Naufal. " Ada apa??? ".Tanya Febby santai setelah ia sudah berhadapan dengan Naufal.


" Sini ponsel kamu!!! ".Ucap Naufal sambil mengadahkan tangannya.


" Hah...?? ".Febby nampak bingung. " Buat apaan??? ".Tanyanya heran.


Naufal yang gak mau ribet langsung menarik tas Febby dan merogoh kedalam nya lalu ia mengambil benda pipih yang ada di dalam tas Febby.


" Iihhh... Fal buat apaan sih???. Sini balikin ponsel gue!!! ".Seru Febby sambil berusaha mengambil benda pipih itu ditangan Naufal.


Tapi karena Febby kalah tinggi dengan Naufal membuatnya kesulitan untuk meraih tangan Naufal yang di angkat ke atas oleh Naufal.


" Nih... Ponsel loe, gue kembalikan lagi".Naufal menyodorkan ponsel Febby kembali setelah ia memainkan nya beberapa detik.


"Buat apaan sih, aneh banget??? ".Ketus Febby sedikit kesal.


" Buat simpan kontak orang ganteng ".Jawab Naufal sambil mengedipkan matanya. Membuat Febby mencelos semakin kesal.