Married Accident

Married Accident
Yogyakarta



"Kak kenapa??? ".Tanya Yuni saat mereka berdua sudah berada didalam pesawat.


Yuni melihat sejak tadi suaminya itu terlihat seperti memikirkan sesuatu. Bahkan yuni juga melihat jika sepanjang perjalanan dan juga ketika mereka akan menaiki pesawat. Naures selalu saja menempel pada papa mertuanya.


" Tidak ada apa apa sayang".Elak Naures sedikit berbohong. Agar istrinya tidak curiga jika saat ini ia sedang memikirkan semua yang dikatakan oleh papanya tadi.


Naures berpikir hal apa yang akan ia lakukan pada citra. Jika papanya saja sampai menasehati nya begitu. Pasti orang orang papanya selalu mengawasi wanita itu.


"Yakin??? ".Desak Yuni sembari menatap lekat pupil mata suaminya.


" Iya sayang... "Naures mencubit gemas hidung istrinya. Lalu membawa tubuh istrinya kedalam pelukan nya. Naures menciumi pucuk kepala sang istri. Hingga aksi Naures menjadi pembahasan orang orang yang ada didalam pesawat tersebut.


Karena Naures dan yuni memilih untuk naik oeswat umum saja. Dibandingkan pergi dengan jet pribadi keluarganya sendiri. Tapi Naures dan yuni juga memesan tiket bussiness. Agar perjalanan mereka lebih nyaman sampai tujuan.


"Kau lelah sayang??? ".Naures bertanya sambil terus menciumi pucuk kepala istrinya. Membuat penumpang pesawat dikelas bisnis itu pun iri serta senyam senyum sendiri. Melihat aksi romantis Naures terhadap pasangan nya itu.


" Sedikit".Sahut yuni pelan.


"Tidurlah sayang!!!. Supaya nanti tiba di yogya lebih rilexs!!! ".Seru Naures.


Yuni hanya bisa menurut saja pada suaminya. Karena memang ia juga akhir akhir ini mudah lelah. Dan selalu saja mengantuk dibawah jam 12 siang. Sebab pada umumnya para ibu hamil juga mengalami hal yang sama.


🌿🌿🌿🌿🌿


Naures selalu menggenggam tangan istrinya sejak turun dari pesawat sampai kini mereka sudah berada didalam mobil. Selama berada di Yogyakarta Naures akan menyewa hotel yang tidak jauh dari rumah lama istrinya.


Bahkan Naures juga sudah menyewa kendaraan. Untuk mereka jalan jalan ataupun sekedar berpergian nantinya.


"Kak, kenapa kita tidak tinggal saja dirumah Ayah selama disini??? ".Tanya Yuni pada suaminya.


Naures langsung menarik tubuh istrinya masuk kedalam pelukan nya. " Apa kau sangat merindukan mereka sayang??? ".Naures malah mengajukan pertanyaan balik untuk istrinya.


Melihat anggukan kepala istrinya membuat Naures tersenyum. " Maka dari itu aku tidak mau membuat istriku terlalu berlarut mengulang kesedihan nya. Jika kita tinggal di rumah sana, maka secara tidak langsung kamu pasti akan mengingat semuanya sayang. Momen dimana kamu masih bersama Ayah dan ibu".Naures bicara sangat pelan dan hati hati. Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.


"Aku tidak melarang mu untuk merasa rindu ataupun kangen pada mendiang Ayah dan Ibu sayang. Tapi yang aku takutkan adalah perasaan mu sayang Aku tidak mau semua kenangan itu membuatmu menjadi kembali tidak ikhlas jika mereka telah tiada".Sambung Naures sambil menangkup kedua wajah istrinya.


Yuni lagi lagi kembali mengangguk kan kepalanya. Karena apa yang dikatakan suaminya bisa saja terjadi.


"God girl... Tapi besok kita akan melihat rumah Ayah ya!!!. Sekalian kita ziarah ke makam mereka".


" Baik suamiku".Jawab Yuni sambil tersenyum.


Yuni bukannya tidak sedih, rasa harunya bisa menginjakkan kembali kakinya dj kota kelahiran ya ini. Bahkan ia sampai terus berterima kasih pada suaminya itu. Karena berkat suaminya juga ia bisa sampai ke Yogyakarta.


"Apa kau bahagia sayang???".Tanya Naures sambil ikut tersenyum saat istrinya menatap wajah tampan nya.


" Tentu sayang, aku sangat bahagia sekali".Jawab Yuni sambil terkekeh.


"Tapi Semua ini tidak ada gratis sayang".Bisik Naures dengan suara nakalnya. Membuat yuni meremang seketika. Ia sudah bisa menebak imbalan apa yang diinginkan oleh suaminya nanti.


" Kita sudah sampai tuan, Nyonya".Ucap sang sopir ketika mereka sudah berada di depan hotel mewah yang sudah dipesan oleh evi sebelum mereka pergi ke Yogyakarta tadi.


Naures hanya mengangguk pelan sambil membantu istrinya untuk turun dari mobil. Sang sopir pun ikut turun membantu menurunkan semua barang barang Naures dan Yuni.


Kedatangan Naures sudah disambung hangat dan sopan oleh kepala manager hotel . Dimana membuat Yuni sedikit tidak enak dan terasa tidak sopan jika mereka diperlakukan sangat berlebihan begitu.


"Selamat datang Tuan Muda dan nona muda".Sapa pak kepala manajer sambil membungkan tubuhnya.


Hingga gosip mulai muncul kembali di sana. Apalagi saat melihat wajah tampan Naures yang banyak di gilai oleh kaum hawa.


Tapi rasa kagum itu langsung pudar ketika mereka melihat wanita cantik yang ada disamping Naures. Bahkan perut yuni sudah terlihat membuncit.


"Mari tuan muda, ikuti saya!!!. " Ucap pak manager sambil melangkah masuk kedalam hotel.


Naures dan yuni pun hanya menunggukkan kepala .Lalu mengikuti langkah pak manager hotel menuju arah lift.


TBC