Married Accident

Married Accident
Pantai Parangtritis



Siangnya Naures dan Yuni hanya bersantai ria di rumah nya. Tanpa melakukan aktivasi apapun. Tapi aktivitas rutin nya selalu Naures tagih.


Seperti sekarang ini Naures selalu saja menempel pada istrinya. Bahkan tangannya sudah menjalar masuk kedalam dress istrinya.


"Kak... iihhh".Yuni berusaha menyingkirkan tangan suaminya yang sudah nakal di dalam sana. Menyentuh bukit sintalnya itu.


" Hanya begini saja sayang".Ucap Naures dengan santainya. Tapi Yuni yang tidak bisa santai. Bagaimana bisa santai kalau kelereng nya ikut dimainkan oleh Naures. Yang ada suara ******* yang keluar dari bibirnya.


Naures menarik sudut bibir nya saat sudah mendengar suara yang ingin sekali dia dengar sejak tadi. Tak membuang waktu lagi Naures kembali beraksi. Kini dia telah menyentuh area sensitif lainnya. Dan target uatamnya adalah si mekdi. Tempat dimana membenamkan si timun berurat itu.


"Akh... ".


Kembali lagi suara syahdu nan mendayu dayu itu lepas begitu saja. Kala jari Naures sudah memainkan kacang Almond yang lembab dibawah sana.


Niat awal hanya ingin istirahat dikamar. Malah sekarang beda istirahat nya kala timun nya sudah bangun kembali. Yang ada malah pertarungan timun jumbo dan kacang Almond terus berlanjut. Hingga menimbulkan suara suara merdu memenuhi kamar itu.


"Akh... ".


Yuni memejamkan matanya sambil menggigit bibir bawahnya saat Naures mulai menyatukan timun nya dengan kacang Almond dari arah belakang. Karena posisi Yuni saat ini tidur membelakangi suaminya.


" Oohhh... ".


Lenguhan Naures membuat Yuni gelisah. " Pelan pelan kak!!! ".Lirih Yuni sambil mencengkram ujung sperainya.


" Tenang sayang aku sudah terbiasa".Jawabnya sambil terus memompa tubuh istrinya.


Yuni kembali larut dalam permainan panas itu. Tak ada kata menyerah bagi Naures jika sudah menyangkut urusan ranjang. Dan benar saja, Mereka baru kelar saat sudah lewat jam makan siang. Dan Yuni pun melewatkan makan siangnya. Karena tubuhnya benar benar lelah habis dj gempur oleh Naures.


Bahkan mereka terbangun saat jam sudah menunjukkan pukul tiga sore. Itupun karena Yuni audah sangat kelaparan. Cacing di perutnya sudah berdisko riang.Meminta jatah makanan nya. Apalagi si baby mungkin juga sudah sangat lapar sejak tadi menahan dirinya agar tidak membangunkan istirahat Bundanya.


"Kak, bangun udah sore nih. Aku lapar".Ucap Yuni mengguncang bahu suaminya pelan.


Naures pun langsung mengerjapkan matanya.Lalu hal pertama yang dilihatnya adalah wajah cantik natural dari istrinya. " Jam berapa sekarang sayang??? ".


" Udah jam tiga sore kak. Ayo bangun, baby udah laper juga ".Ajak Yuni manja.


" Hem, iya sayang".Naures pun langsung bangkit dari tidurnya di ikuti oleh Yuni.


Sebelum nya mereka lebih dulu membersihkan diri. Karena mungkin sebenartar lagi pak tejo dan bu tejo akan datang. Karena mereka akan mulai pindah sore ini.


"Kak, kita jalan jalan ke pantai yuk sore ini. Aku udah lama banget gak lihat senja".Rengek Yuni.


" Siap Nyonya. Apa yang tidak untuk kamu sayang".Jawab Naures sambil tersenyum. Membuat Yuni langsung tersenyum bahagia.


🌿🌿🌿🌿🌿


Parangtritis, salah satu pantai di sisi selatan Jogja ini layaknya sebuah surga bermain bagi siapa pun yang datang. Senja yang romantis hingga suasana magis yang legendaris menjadi rangkaian cerita yang tak pernah habis. Garis pantai yang panjang dan landai tanpa karang menjadi panggung atraksi bagi banyak aksi menyenangkan.


Menyusuri tiap sisi pantai dengan naik andong atau kuda, melayang bebas dengan paralayang dan merasakan indahnya pantai dari ketinggian menjadi hal menyenangkan yang menantang. Atau, kita bisa duduk santai sambil menikmati jagung bakar sembari menyaksikan manisnya langit senja yang kemudian berubah gelap dan bertabur bintang. Semuanya bisa dilakukan di pantai eksotis ini.


Pantai Parangtritis merupakan salah satu spot tandem paralayang di tanah Jawa dan menjadi satu-satunya yang ada di Jogja. Ketika nyali kita kuat, sekuat hembusan angin yang akan membuat kita terbang melayang, maka cobalah nikmati keindahan Pantai Parangtritis ini dari ketinggian 200 meter dari permukaan laut.


Menyusuri permukaan pasir yang mulus disapu ombak dengan kereta kuda beroda dua akan mengantar kita ke ujung timur Pantai Parangtritis, sebuah tempat gugusan karang tampak begitu indah. Tak heran jika tempat ini sering dijadikan spot pemotretan foto pre-wedding. Senja yang remang-remang dan bayangan matahari berwarna keemasan di permukaan air semakin membangkitkan suasana romantis.


Selain menyusuri pantai dengan menggunakan bendi, kita juga dapat mencoba rasanya menaklukkan kuda dan membiarkannya membawa kita berkeliling pantai. Ini akan menjadi salah satu hal menantang yang patut dicoba. Rasakanlah sensasi menjadi koboi pelintas pantai di sana.


Ketika matahari semakin condong ke barat, cuacapun berubah menjadi semakin bersahabat. Desiran angin dan suara debur ombak mengantarkan matahari pulang keperaduan, dan kita akan sampai pada saat paling romantis di pantai. Senja. Semburat jingganya akan semakin tegas melukis langit, sehingga tak heran jika Pantai Parangtritis menjadi salah satu spot terbaik untuk menikmati senja di Jogja. Duduklah di pantai dan nikmatilah senja manis dan romantis di Parangtritis.


Itulah yang dilakukan Naures dan Yuni saat ini. Mereka berdua sedang duduk di hamparan pasir putih di pinggiran pantai. Sambil melihat senja yang akan tenggelam. Bahkan keduanya sempat mengabadikan moment mereka saat ini di ponsel mereka.


"Kamu bahagia sayang??? ".Tanya Naures sambil merangkul pinggang istrinya. Sedangkan Yuni bersender di bahu kekar suaminya.


" Aku sangat bahagia sayang. Dan kebahagiaan itu sudah aku rasakan sejak kakak menjadi suamiku".Jawab Yuni sambil mengeratkan pelukan nya pada tubuh suaminya itu.


Cup...


Satu kecupan mendarat di kening Yuni. Tentu saja Naures yang melakukan nya. Ia juga sangat bahagia saat Yuni kini semakin terbuka padanya. Tak adalagi kecanggungan di antara keduanya.


Masih enggan untuk pulang walau matahari sudah terbenam.Tak lama beberapa penjual jagung bakar akan menggelar tikar di pinggir pantai, Semua orang bisa bersantai di sana hingga larut malam. Dan jika masih juga belum mau pulang. Jangan khawatir, di Pantai Parangtritis tersedia puluhan losmen dan penginapan dengan harga yang terjangkau.Tapi itu tidak berlaku untuk Naures dan Yuni karena mereka sudah ada penginapan sendiri yang juga jaraknya tak begitu jauh dari sana.


Udara malam di pinggiran Pantai Parangtritis.Terasa semakin dingin, Naures memutuskan untuk mengajak pulang istrinya. Karena Yuni juga sedang hamil muda.


Tanpa mereka sadari ternyata sejak tadi. Kegiatan Naures dan Yuni selalu saja di pantau oleh seseorang. Bahkan orang itu melihat dengan jelas jika Yuni sangat dekat dan berjarak sangat intens dengan Naures.


"Apa benar kau sudah menikah Yunita??? ".Lirih Orang itu sendu. Lalu ikut meninggalkan pantai saat Naures dan Yuni sudah menjauh dari pantai Parangtritis.


TBC