Married Accident

Married Accident
Kedatangan Tamu



Sejak hari dimana Febby dan ketiga teman Yuni tahu jika Yuni adalah salah satu menantu keluarga Bagaskara. Dan sejak itu pula sekarang di kampus Yuni selalu diperlakukan istimewa oleh banyak orang. Hal itu justru membuat Yuni risih dan menjadi terkesan lebay. Begitupula dengan yang dirasakan oleh febby. Seakan semua orang ingin mencari muka saja saat didepan Yuni.


Bahkan sekarang celine dan juga teman temannya tidak pernah lagi mengusik Naura. Seakan semuanya sedang mencari aman saja.


Hari ini Yuni kebetulan free kuliah. Ia hanya mager di Apartemen saja. Sedangkan suaminya sudah berangkat bekerja sejak beberapa jam yang lalu.


Saat ini Yuni sedang sibuk berkutat di dapur. Ia ingin memasak menu makan siang untuk nya dan suaminya . Karena tadi sebelum berangkat bekerja, Naures sudah janji akan makan siang bersama istrinya di Apartemen saja.


Saat Yuni tinggal menyelesaikan menu terakhir nya. Tiba tiba dering ponsel miliknya berbunyi.


Drt... Drttt....


Senyum Yuni langsung mengembang saat ia melihat nama siapa yang tertera di layar ponsel miliknya.


"Assalamu'alaikum sayang".Sapa Yuni sambil menampilkan senyum termanis nya. Menyapa suaminya yang ikut tersenyum memenuhi layar ponsel miliknya. Karena saat ini Naures sedang melakukan panggilan video.


" Waalaikumsalam. Kamu lagi ngapain, hm??? ".Naures nampak memperhatikan istrinya dari seberang ponselnya.


" Lagi masak buat kita makan siang nanti kak".


"Bibik belum masuk lagi hari ini??? ".Naures bertanya sambil membereskan meja kerjanya.


" Iya sayang, katanya anaknya masih sakit. Apa kita perlu membesuknya kak??? ".


" Sore saja sayang!!!".Saran Naures pada istrinya. Yuni pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


Yuni melihat jam yang ada di dinding dekat meja makan. Yang sudah menunjukkan pukul 11 siang. "Kakak jadi kan makan siang di apartemen??? ".


" Hem... Maaf sayang aku...


"Yasudah kalo kakak sibuk, aku bisa makan siang sendiri kok".Potong Yuni lesu ia pun sudah memanyunkan bibirnya.


Membuat Naures langsung terkekeh. Karena reaksi perubahan wajah sang istri begitu.


" Sayang maaf aku tidak bisa untuk menolak makan siang bersama denganmu sayang".Tawa Naures langsung pecah setelah ia berhasil menggoda istrinya yang akhir akhir ini mudah sekali ngambek.


"Apaan sih kak, Suka banget deh ngeselin".Ketus Yuni masih saja mengerucutkan bibirnya.


Ucapan Naures membuat Yuni mengulum senyumnya. Suaminya itu selalu bisa membuat hatinya berbunga bunga. Bahkan Naures gampang sekali meluluhkan hatinya. Hingga rasa cinta keduanya semakin hari semakin bertambah saja.


Setelah mengucapakan kata cinta yang membuat istrinya tersipu malu. Naures pun pamit untuk mengakhiri panggil videonya. Karena ia juga akan segera pulang ke Apartemen.


🌿🌿🌿🌿🌿


Saat Yuni sedang menata makanan di meja makan. Bunyi bel apartemen membuat Yuni langsung tersenyum. Tapi saat melihat jam di dinding Yuni mengerutkan keningnya. Telpon dari suaminya baru beberapa menit yang lalu mati. Dan Yuni pikir tidak mungkin jika sekarang suaminya itu sudah sampai di apartemen mereka dalam waktu secepat ini.


Sedangkan dari Apartemen ke perusahaan Bagaskara itu memerlukan waktu 15-20 menit. Lagipula jika itu suaminya yang datang tidak mungkin juga tidak langsung masuk. Karena suaminya tahu password apartemen mereka.


Dengan langkah hati hati Yuni pun mulai berjalan kearah pintu. Dan melihat dari layar camera otomatis disamping pintu apartemen nya. Untuk mengetahui siapa yang datang.


Kening Yuni mengerut saat ia melihat dari layar. Sosok yang berdiri didepan pintu Apartemen nya adalah seorang wanita cantik.


Ceklek...


Yuni mulai membukakan pintu Apartemen nya. Dan kini tatapan wanita itu pun langsung tertuju pada Yuni. Gadis itu pun sempat terkejut saat melihat Yuni yang membukakan pintu. Tapi beberapa detik kemudian wanita itu nampak mengulas senyumnya.


"Maaf apa benar ini Apartemen nya Naures??? ".Tanya Wanita itu tanpa basa basi lagi.


Yuni pun nampak heran dan sempat bingung. Tapi Yuni selalu bisa menguasai dirinya. Dan ia juga masih nampak tenang. " Iya benar. Maaf mbak, ada perlu apa ya??? ".Tanya Naura balik tapi ia juga masih terlihat sopan dan ramah.


" Em, Naures nya ada nggak didalam???. Soalnya nomor ponselnya gak bisa dihubungi ".Wanita itu pun malah balik bertanya pada Yuni. Seakan ia tidak ingin menjawab langsung pertanyaan yang tadi dilontarkan oleh Yuni.


Dengan menarik nafasnya pelan. Yuni menjawab setenang mungkin. " Kak Naures nya masih dikantor. Sebentar lagi akan pulang. Maaf ya mbak ada perlu apa tanyain kak Naures???. Dan mbak tahu darimana ini Apartemen nya??? ".Selidik Yuni semakin penasaran.


" Boleh aku masuk dan menunggu didalam saja ??? ".Wanita itu malah dengan santainya menawarkan diri untuk masuk kedalam apartemen. Tanpa ingin menjawab terlebih dahulu pertanyaan dari Yuni.


Dengan rasa ramah dan sopannya yuni pun akhirnya menyuruh wanita itu untuk masuk kedalam Apartemen nya. Dan tanpa rasa curiga sedikitpun yuni pun membiarkan wanita yang tidak ia kenal sama sekali duduk di sofa ruang tamu.


"Silahkan duduk mbak!!!. Oh ya mau minum apa???. Biar saya buatin dulu, soalnya art kami tidak masuk kerja hari ini".Tutur yuni dengan senyum ramahnya.


Di ruang tamu Apartemen itu memang tidak ada foto pernikahan Naures dan Yuni. Karena foto pernikahan mereka hanya ada beberapa saja. Sebab dulu Naures pun tidak sempat untuk mengabadikan moment nya. Hanya ada dua foto yang di ambil oleh mami nya saat ijab qobul di rumah sakit. Dan itupun Naures pasang didalam kamar mereka saja.


"Tidak usah mbak, saya tidak bisa minum sembarangan".Jawab Wanita itu dengan sombongnya. Tanpa ia tahu jika wanita yang ada di depannya itu adalah istri sah Naures.