
Saat Febby dan juga ketiga temannya itu sedang sibuk membahas Naura putri bungsu Rayen. Yang tak lain dan tak bukan adalah adik ipar Yuni sendiri. Saudara kembar Naures.
Dari arah depan cafe terlihat Naures dan Yuni berjalan masuk kedalam cafe dengan bergandengan tangan. Bahkan semua pekerja Cafe itu nampak menyapa dan membungkuk sopan saat Naures dan Yuni sudah masuk kedalam.
Hal itu tentunya tidak lepas dari tatapan Febby dan juga ketiga temanya. Mereka semakin bingung dan bengong sendiri.
"Kenapa semua karyawan cafe pada hormat begitu saat Yuni dan Naures datang ya??? ".Guman Febby yang melongo masih dengan perasaan bingungnya.
" Sayang, aku tinggal dulu ya. Kalau udah selesai aku ada di ruang kerjaku".Ucap Naures saat sudah mengantar Yuni menemui teman temannya yang ada di meja pojok.
Yuni hanya mengangguk kan kepalanya saja sambil tersenyum. Lalu Naures pun sempat mengecup kening dan bibir istrinya di depan semua orang bahkan tepat di depan keempat teman Yuni. Membuat Febby dan ketiga gadis itu melongo tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.
Belum juga Febby dan ketiga temannya masih syok akan perlakuan Naures. Kini mereka dibuat kembali melongo dan terkejut saat Naures berjongkok dan malah mengelus dan mencium perut yuni.
"Ayah tinggal keruang kerja ayah dulu ya sayang. Jagain Bunda!!! ".Ucap Naures sambil mengecup perut yuni yang masih rata itu.
" Oh my god ".Lirih Febby membulatkan matanya tak percya akan apa yang di katakan Naures.
" Kalau mau pesan makan atau cemilan panggil saja pelayan!!!. Maaf saya tinggal dulu ya. Titip istri saya!!! ".Ucap Naures sebelum pergi beranjak dari tempat itu.
Febby dan ketiga temannya hanya mengangguk kan kepalanya saja canggung. Karena mereka sebenarnya juga masih sangat syok dengan apa yang mereka lihat barusan.
Dan setelah Naures pergi Febby yang sudah sangat kepo dan penasaran. Kini langsung menyuruh yuni untuk duduk dan mencecar yuni dengan begitu banyak pertanyaan nya.
Dan yuni pun dengan jujur mulai menceritakan semuanya pada Febby sahabat nya dan juga ketiga temanya itu. Karena menurut yuni sudah tidak ada lagi yang perlu di rahasiakan. Sebab penghuni kampus juga sudah banyak yang tahu kebenarannya.
"Apa.... ".Febby langsung terpekik saat tahu kebenaran yang sesungguhnya. Tentang hubungan nya dengan Naures.
" Terus apa hubungannya kalian sama keluarga Bagaskara Yun???. Soalnya tadi ada tuan jery juga yang turun dari mobil yang sama dengan suami kamu itu??? ".Tanya salah satu teman yuni.
" Suami gue itu cucu dari Opa Bagaskara dan adik kandung kak Jery ".Jawab Yuni jujur.
" What???. Coba loe ulangi lagi yun!!!. Gue kurang denger nih".Seru Febby masih belum percaya dengan kebenaran tentang Naures dan yuni.
" Yaa Allah gue rasanya mau pingsan nih. Tolong bantu gue please!!!. Gue gak mimpi kan Yun??? ".Febby sampai tak bisa berkata kata lagi. Begitupun dengan ketiga gadis itu.
Mereka sama sama seperti orang gila yang baru saja mendapatkan berita yang membuat sport jantung. Bahkan kini febby seakan ingin ambruk saking terkejutnya. Ia masih tak menyangka jika sahabat nya Yuni selama ini adalah menantu dari Keluarga Tuan Rayen.
"Jadi loe itu kenal dong sama Naura yang suaminya seorang pengusaha dan pembisnis hebat itu Yun??? ".Selidik Febby yang diam diam sangat mengagumi sosok Naura yang bisa dinikahi oleh pengusaha hebat bahkan seorang bule lagi.
Yuni menganggukkan kepala nya ".Iyalah kenal Naura dan adik nya suami gue. Lebih tepatnya lagi saudara kembar kak Naures".Jawab Yuni
" Hah... Saudara kembar???".Ulang Febby melotot tak percaya.
"Iya, Suami gue itu kembar dan Kembarannya itu Naura yang kini tinggal di Paris sama suaminya".Yuni pun terlihat sangat santai ketika mengatakan itu.
" Gue nggak lagi mimpi kan Yun???".Febby masih saja ambigu dengan semua cerita yuni.
"Sini gue cubit!!! ".Sentak Yuni kesal karena febby seakan tidak percaya dengan semua ceritanya tadi. Sedangkan ketiga teman mereka hanya terkekeh saja. Mereka sangat percaya dengan apa yang Yuni bilang pada mereka.
Saat Yuni dan ke empat temannya sedang sibuk mengobrol. Datanglah seorang pelayan wanita dengan membawa segelas susu hangat dan beberapa cemilan.
"Maaf Bu, ini susu nya. Kata Pak Naures anda harus habiskan susunya!!! ".
" Makasih ita".Ucap Yuni sambil tersenyum. Dan pelayan wanita itu pun hanya mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
"Susu apaan sih Yun. Siang siang begini kok malah minum susu hangat lagi".Ledek Febby sambil menggelengkan kepala nya.
" Susu hamil lah. Ini semua untuk kesehatan janin gue".Sahut Yuni setelah ia selesai meneguk habis susu yang disodorkan oleh ita.
"Apa???. Loe lagi hamil sekarang??? ".Lagi lagi Febby sangat terkejut. Padahal tadi ia sudah melihat sendiri bagaimana Naures menyentuh dan menciumi perut rata Yuni.
TBC