
Keesokan harinya, sesuai rencana. Hari ini mereka berempat, baik Naufal, Febby, Leon dan juga Hani. Akan berkunjung kerumah Naures dan Yuni.
Mereka sudah janjian sejak semalam. Dan Naufal pun sudah diberitahu oleh Leon setelah Leon pulang dari apartemen Hani. Karena semalam ia gagal untuk menginap lagi disana.
Disinilah sekarang mereka berada, di sebuah supermarket yang terletak tidak jauh dari arah komplek perumahan Naures. Hari ini mereka akan mengadakan acara bakar bakaran dirumah Naures.
"Gimana??? ".Febby bertanya sambil menaik turunkan alisnya .
"Gimana apanya feb??? ".Hani malah balik bertanya.
" Yah, apalagi dong?. Kalau bukan kalian berdua".Febby kembali menarik sudut bibirnya.
"Berdua??? ".Hani semakin mengerutkan keningnya bingung. Lalu Febby dengan genitnya melirik kearah Leon sambil memoyongkan bibirnya.
" Haiss... Jangan aneh aneh deh Loe!!!. Gue sama Leon itu cuma temenan aja kali ".Hani berusaha menjelaskan tentang kedekatan nya dengan Leon selama ini.
" Halah, awalnya juga temen lama lama jadi demen loe. Hati hati loh ya!!! ".Ledek Febby yang memang sudah bisa menebak jika Leon dan Hani. Adalah orang yang sama sama gengsian dan juga sama sama egois.
Jadi, tidak heran jika keduanya sama sama tidak mau mengakui dan tidak mau mengungkapkan lebih dulu apa yang mereka rasakan.
" Ngaco loe Feb".Sahut Hani sambil tertawa. Febby juga tak henti hentinya menggoda Hani. Hingga tawa keduanya pecah di sela tangan mereka yang aktif mengambil beberapa daging dan juga sosis.
"Kalian berdua kenapa???. Kayak orang kesurupan saja".Cibir Leon yang memang suka asal jeplak kalau ngatain orang.
" Ini lagi, dateng dateng bikin mood orang buruk aja".Ketus Febby membuat Hani hanya tersenyum. Sedangkan Leon hanya mengangkat bahunya acuh.
"Ayo sayang sudah belum???. Kalau sudah lebih baik kita bayar sekarang! Biar gak kelamaan".Naufal langsung menghampiri Febby yang terlihat berdebat dengan Leon.
" Iya bang, sebentar!!! ".Febby pun langsung berjalan melewati Leon begitu saja. Dan ikut menghampiri Naufal. Meninggalkan Hani dan Leon ditempat daging.
" Galak amat si Febby. Aneh kenapa juga Naufal bisa tergila gila sama si cewek galak kayak Febby".Cibir Leon lagi dengan gambalangnya.
" Iyalah, enak cewek kalem, manut biar tenang. Kalau galak kan serem".Jawab Leon tanpa dipikir dulu. Membuat Hani langsung menatap nya penuh kekesalan.Hani pun langsung bergegas pergi meninggalkan Leon sendiri. Dan menyerahkan semua barang belanjaannya pada pria itu.
"Nih, pilih aja sendiri!!! ".Hani langsung kabur seraya dengan hati yang dongkol. Saat mendengar pengakuan Leon barusan.
" Eh... Loe mau kemana Hani???. Bantuin gue dong!!! ".Teriak Leon saat Hani sudah jauh meninggalkan dirinya seorang diri. Di tengah tengah para ibu ibu yang juga sedang memilih beberapa daging di tempat itu.
" Salah lagi. Wanita memang aneh. Tak bisa ditebak".Leon menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Saat sadar akan ucapan nya barusan yang membuat Hani jadi bete gitu dengannya.
🌿🌿🌿🌿🌿
"Loe kenapa Hani??? ".Tanya Febby ketika mereka berdua sudah sampai di parkiran supermarket.
Hani dan Febby berdiri di depan supermarket. Sambil menunggu Naufal memasukkan barang belanjaannya tadi kedalam mobil dibantu oleh Leon. Sejak keluar dari supermarket Hani terus saja cemberut. Bahkan ia terlihat kesal acapkali melihat kearah Leon. Tentu saja itu menjadi tanda tanya oleh Febby.
Febby yang memang suka kepo. Membuatnya ingin selalu tahu apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Apalagi Hani dan Leon adalah sahabatnya juga.
"Dia lagi ngambek, makanya jangan di gangguin dulu!!! ".Sahut Leon sambil memasukkan kantong kresek berukuran besar kedalam bagasi mobilnya.
" Nanti kalau diganggu, malah taringnya makin keluar lagi. Kan gue juga yang repot".Sambung Leon lagi. Membuat Hani semakin kesal saja.
Sedangkan Febby yang sudah paham hanya bisa terkekeh saja. Naufal hanya menggeleng kan kepalanya. Ia tidak habis pikir dengan Leon. Padahal selama ini ia begitu pandai menaklukkan hati wanita manapun. Tapi ketika di pertemukan dengan Hani. Kenapa Leon malah jadi tidak bisa berkutik begini.
"Sabar bro!!!. Wanita itu ingin dimengerti!!! ".Bisik Naufal menepuk bahu Leon.
" Karena wanita ingin di mengerti. Haiss... Itu mah lagunya ada band men".Jawab Leon lantang.
Naufal pun hanya tersenyum seraya masuk kedalam mobilnya sendiri. Sedangkan Hani sudah masuk duluan kedalam mobil Leon.
TBC